Medan Berubah Status Jadi Zona Oranye, Sumut Bebas dari Zona Merah

Kompas.com - 07/01/2021, 11:18 WIB
Ilustrasi pasien Covid-19, pasien virus corona, isolasi mandiri Shutterstock/KhosroIlustrasi pasien Covid-19, pasien virus corona, isolasi mandiri

MEDAN, KOMPAS.com - Kota Medan, Sumatera Utara, kini berstatus sebagai zona oranye, atau risiko sedang dalam tingkat penyebaran virus corona.

Sebelumnya, Kota Medan berada di zona merah, atau risiko tinggi penyebaran virus corona.

Sebagaimana dikutip dari Antara, Rabu (6/1/2021), perubahan status itu tertera dalam situs resmi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

Baca juga: Jumlah Kasus Covid-19 di Sumut Mendekati 19.000

Dengan perubahan tersebut, Provinsi Sumatera Utara dinyatakan bebas dari zona merah penyebaran Covid-19

Namun, terdapat 26 kabupaten/kota yang termasuk dalam zona oranye, yakni Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Langkat, Karo, Deli Serdang, Asahan, Labuhan Batu, Dairi, Toba Samosir, Sibolga, Tanjung Balai, Kota Medan.

Kemudian, Binjai, Tebing Tinggi, Gunung Sitoli, Mandailing Natal, Pakpak Bharat dan Humbang Hasundutan.

Selain itu, Samosir, Serdang Bedagai, Batu Bara, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu Utara dan Pematang Siantar.

Baca juga: Edy Rahmayadi Ingin Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Covid-19

Selanjutnya, untuk daerah dengan risiko rendah penyebaran Covid-19 atau zona kuning, terdapat 4 kabupaten/kota, yakni Tapanuli Utara, Simalungun, Padang Sidempuan dan Nias Utara.

Kemudian, untuk daerah yang masuk dalam zona hijau masih tetap tiga daerah, yakni Nias, Nias Selatan dan Nias Barat.

Sementara itu, berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sumut, jumlah kasus Covid-19 totalnya mencapai 18.586 kasus.

Dari jumlah tersebut, 15.836 orang sembuh dan 686 orang meninggal.

Saat ini, jumlah pasien yang masih terpapar virus sebanyak ada 2.064 orang.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X