Pencuri Kotak Amal yang Viral di Medan Mengaku Beraksi karena Terhimpit Ekonomi, Polisi: Dia Residivis

Kompas.com - 07/01/2021, 17:52 WIB
Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin berbicara dengan IHH (34) yang mencuri uang di kotak infak di Masjid Al Amin, Kecamatan Medan Timur pada 31 Desember 2020. Aksi pencurian IHH viral di media sosial. Pelaku mengaku anaknya sakit dan sudah dua kali mencuri di masjid. IstimewaKapolsek Medan Timur Kompol M Arifin berbicara dengan IHH (34) yang mencuri uang di kotak infak di Masjid Al Amin, Kecamatan Medan Timur pada 31 Desember 2020. Aksi pencurian IHH viral di media sosial. Pelaku mengaku anaknya sakit dan sudah dua kali mencuri di masjid.

MEDAN, KOMPAS.com - Pencurian uang kotak amal di Masjid Al Amin, di Jalan Bilal Dalam, Kecamatan Medan Timur viral di media sosial.

Pelaku yang berhasil diringkus personel Unit Reskrim Polsek Medan Timur mengaku karena terhimpit ekonomi dan anaknya sedang sakit dan sudah dua kali mencuri di masjid.

Aksi pencurian itu terekam kamera pengawas (CCTV) masjid dan viral. Salah satu akun Instagram yang mengunggah yakni @medanheadlines.news lima hari yang lalu.

Video tersebut sudah tayang hingga 12.544 kali dengan puluhan komentar. Terlihat dalam video tersebut, seorang pria bertopi masuk ke halaman masjid dan tampak celingak-celinguk.

Beberapa saat kemudian dia duduk jongkok di samping kotak infak dan terlihat seperti sempat kesusahan mengutak-atik kotak infak setinggi sekitar 1 meter itu sambil melihat sekeliling.

Setelah berhasil membongkar kota infak, dia pun berdiri lalu membukanya dan buru-buru mengambil isinya. Tampak diduga uang kertas dari dalam kotak infak digenggamnya lalu pergi.

Baca juga: Curi Uang Rp 123.000 dari Kotak Amal Anak Yatim, Seorang Pria Ditangkap

Pura-pura ke kamar mandi

Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin mengatakan, pelaku berinisial IHH (34), warga Jalan Rahmat Pik, Kecamatan Medan Denai. Dia ditangkap setelah video aksi pencuriannya viral di media sosial pada Kamis (31/12/2020).

"Lalu pihak mesjid membuat pengaduan kepada pihak kepolisian," sebutnya didampingi Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu ALP Tambunan, Kamis (7/1/2021).

Dari laporan yang diterima dan melihat video itu, pihaknya langsung mnengecek TKP dan memutar rekaman CCTV di mashjid tersebut. Berdasarkan penyelidikan, tim kemudian mengetahui tersangka pencurian itu.

Setelah mengetahui keberadaan tersangka di kediamannya, Rabu (6/1/2021), polisi langsung bergerak cepat untuk melakukan penangkapan.

"Saat ditangkap pelaku berpura-pura ingin buang air besar dan ternyata berusaha melarikan diri," katanya.

Baca juga: Ditangkap saat Beraksi, Maling Kotak Amal Masjid di Pondok Aren Pura-pura Kesurupan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Regional
Cerita Warga Teluk Dawan, Bertahun-tahun Diteror Buaya, Pemerintah Hanya Pasang Spanduk

Cerita Warga Teluk Dawan, Bertahun-tahun Diteror Buaya, Pemerintah Hanya Pasang Spanduk

Regional
Awan Panas Guguran Muncul di Gunung Merapi, Jarak Luncur 1,5 Kilometer

Awan Panas Guguran Muncul di Gunung Merapi, Jarak Luncur 1,5 Kilometer

Regional
Kemensos dan Dinsos Sulsel Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di Sulbar

Kemensos dan Dinsos Sulsel Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di Sulbar

Regional
Cerita Wali Kota Bandung Oded 8 Hari Melawan Covid-19, Batal Jadi Penerima Vaksin Tahap Pertama

Cerita Wali Kota Bandung Oded 8 Hari Melawan Covid-19, Batal Jadi Penerima Vaksin Tahap Pertama

Regional
Wali Kota Jambi Tunda Sistem Belajar Tatap Muka, Ini Alasannya

Wali Kota Jambi Tunda Sistem Belajar Tatap Muka, Ini Alasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X