Mengaku Cinta dan Akan Tanggungjawab, Guru Muda Cabuli Murid Sendiri

Kompas.com - 17/02/2021, 21:53 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual. Ilustrasi pelecehan seksual.

MEDAN, KOMPAS.com - Modus menangis dan tak mau kehilangan, seorang guru berinisial AS (18) mencabuli murid didiknya yang masih di bawah umur di rumahnya di Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan.

Orangtua korban tak terima anaknya dicabuli kemudian membuat laporan ke Polres Asahan. 

Dihubungi melalui telepon pada Rabu (17/2/2021) sore, Kasatreskrim Polres Asahan, AKP Ramadhani menjelaskan, perbuatan tersangka dilakukan pada bulan Januari di rumah korban.

Saat itu, sekitar pukul 22.00 WIB, tersangka menghubungi korban melalui aplikasi percakapan WhatsApp dan mengatakan hendak datang ke rumahnya. 

Saat itu, korban yang masih berusia 15 tahun itu membukakan pintu untuk tersangka yang mengaku ingin mengatakan sesuatu lalu masuk ke dalam kamar karena tidak ingin dilihat orang lain.

"Di dalam kamar, tersangka nangis lalu mengatakan kepada korban 'jangan pernah ninggalkan aku, aku enggak rela kau sama orang lain'," ujarnya menirukan perkataan tersangka. 

Baca juga: Modus Ajak Nonton Film Porno di Ponsel, Oknum Guru Ini Cabuli 5 Muridnya

Mengaku cinta dan sayang

Dijelaskannya, berdasarkan keterangan tersangka, motif yang pencabulan dilakukan karena tersangka sayang dan cinta kepada korban sehingga tersangka merasa nafsu untuk melakukan persetubuhan terhadap korban.

Tersangka juga selalu mengatakan kepada korban tidak usah takut karena dia akan bertanggung jawab. 

"Katanya nanti 8 tahun lagi selesai pendidikan, siap kuliah, tersangka akan menikahi korban, menurut tersangka, korban adalah masa depannya," katanya.  

Dijelaskannya, orangtua korban melaporkan pencabulan tersebut pada Rabu (10/2/2021) sekitar pukul 12.13 WIB ke Polres Asahan.

Sehari kemudian, orangtua korban membawa tersangka ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Asahan.

"Kedatangan mereka untuk melaporkan perbuatan tersangka selaku guru pendidik terhadap korban selaku murid didiknya," katanya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 81 ayat (3) Jo Pasal 81 ayat (2) dari UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar. 

Baca juga: Belasan Kali Cabuli Anak Tetangganya, Seorang Oknum Guru di Buton Ditangkap



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Regional
Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Regional
Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Regional
Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Regional
Satu Tahun Pandemi, Mengingat Kota Tegal yang  Pertama Kali Terapkan 'Local Lockdown' di Tanah Air

Satu Tahun Pandemi, Mengingat Kota Tegal yang Pertama Kali Terapkan "Local Lockdown" di Tanah Air

Regional
Kunjungi Paguyuban Penyandang Disabilitas, Hendi Berikan Kursi Roda yang Pernah Dipakainya

Kunjungi Paguyuban Penyandang Disabilitas, Hendi Berikan Kursi Roda yang Pernah Dipakainya

Regional
Namanya Dicatut untuk FWB, Nora Istri Jerinx Lapor ke Polda Bali

Namanya Dicatut untuk FWB, Nora Istri Jerinx Lapor ke Polda Bali

Regional
Satgas Covid-19 Babel Berlakukan Patroli, Pejabat Tak Taat Prokes Kena Denda hingga Rp 10 Juta

Satgas Covid-19 Babel Berlakukan Patroli, Pejabat Tak Taat Prokes Kena Denda hingga Rp 10 Juta

Regional
Setahun Pandemi,  Pasien Covid-19 di RS Rasidin Padang Menurun, Layanan Umum Kembali Dibuka

Setahun Pandemi, Pasien Covid-19 di RS Rasidin Padang Menurun, Layanan Umum Kembali Dibuka

Regional
172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Warga, Difoto Lalu Dilepaskan

172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Warga, Difoto Lalu Dilepaskan

Regional
Gegara Suara Klakson, Devian Basry Dipukul Oknum TNI hingga Babak Belur

Gegara Suara Klakson, Devian Basry Dipukul Oknum TNI hingga Babak Belur

Regional
Tersinggung Ditanyai Kunci Motor, Seorang Kakek Aniaya Pekerja Bangunan Hingga Tewas

Tersinggung Ditanyai Kunci Motor, Seorang Kakek Aniaya Pekerja Bangunan Hingga Tewas

Regional
Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X