Misteri Pembunuhan Suami Istri di Binjai Terungkap, 3 Orang Ditangkap

Kompas.com - 01/03/2021, 15:27 WIB
Proses evakuasi korban pembegalan di kebun tebu di PTPN II, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai pada Senin (22/2/2021) pagi. Sepeda motor korban dilarikan dan mayatnya dibuang di parit di kebun tebu. IstimewaProses evakuasi korban pembegalan di kebun tebu di PTPN II, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai pada Senin (22/2/2021) pagi. Sepeda motor korban dilarikan dan mayatnya dibuang di parit di kebun tebu.

MEDAN, KOMPAS.com - Misteri pembunuhan suami istri yang jenazahnya ditemukan di perkebunan tebu PTPN II, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Sumatera Utara, mulai terungkap.

Polisi sudah menangkap 3 orang pria yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. 

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai AKP Yayang Rizky Pratama menjelaskan, pihaknya saat ini sudah menangkap 3 orang pria.

Baca juga: Suami Istri di Binjai Jadi Korban Begal, Jenazahnya Dibuang ke Kebun Tebu

Namun, polisi belum bisa menjelaskan kepada media mengenai peran masing-masing pria yang ditangkap.

"Iya benar. Sudah kita tangkap 3 orang pria," kata Rizky ketika dikonfirmasi melalui telepon, Senin (1/3/2021).

Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap ketiga pelaku.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satu pelaku yang ditangkap, terpaksa ditembak di bagian kakinya oleh polisi.

"Kita periksa, kita sedang lakukan pengembangan sekarang ini. Besok pagi kita rilis," kata Rizky.

Baca juga: Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Sebelumnya, jenazah pasangan suami istri berinisial SDA (56) dan AST (59) ditemukan dengan luka di bagian kepala pada Senin (22/2/2021).

Kedua korban merupakan warga Dusun 7, Kampung Banten, Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang.

Jenazah keduanya ditemukan oleh Yamin dan Syamsudin, kerabat korban yang sedang menyisir sepanjang Jalan Gajah Mada untuk mencari keberadaan pasangan suami istri itu.

Setelah dilakukan penyelidikan awal, polisi menduga suami istri itu merupakan korban begal.

Sepeda motor milik korban diduga dirampas oleh para pelaku pembunuhan.

Korban AST mengalami luka bacok di leher serta memar di kepala. Sedangkan SGA mengalami luka di kepala akibat benda tumpul.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anaknya Meninggal Digigit Anjing Tetangga, Lia: Pemiliknya Kami Jumpai, Dimediasi, Malah Tak Terima...

Anaknya Meninggal Digigit Anjing Tetangga, Lia: Pemiliknya Kami Jumpai, Dimediasi, Malah Tak Terima...

Medan
Sambil Menangis, Lia Ceritakan Detik-detik Anaknya Meninggal Usai Digigit Anjing Tetangga

Sambil Menangis, Lia Ceritakan Detik-detik Anaknya Meninggal Usai Digigit Anjing Tetangga

Medan
Sekda Nias Utara Positif Gunakan Narkoba, Saat Dirazia Mengaku ASN Dinkes Kabupaten

Sekda Nias Utara Positif Gunakan Narkoba, Saat Dirazia Mengaku ASN Dinkes Kabupaten

Medan
Anak Bunuh Ayahnya karena Disebut Tak Berguna, Kaki dan Tangan Korban Diikat

Anak Bunuh Ayahnya karena Disebut Tak Berguna, Kaki dan Tangan Korban Diikat

Medan
Laporan Ombudsman soal Tabung Oksigen Kosong RS Pirngadi: Tak Dikalibrasi 3 Tahun hingga Tak Ada Catatan Penggunaan

Laporan Ombudsman soal Tabung Oksigen Kosong RS Pirngadi: Tak Dikalibrasi 3 Tahun hingga Tak Ada Catatan Penggunaan

Medan
Tampung Hampir 2.000 Pengungsi Termasuk dari Rohingya, Pemko Medan Khawatirkan Dampak Sosial

Tampung Hampir 2.000 Pengungsi Termasuk dari Rohingya, Pemko Medan Khawatirkan Dampak Sosial

Medan
PPDB Sumut 2021, Pilih SMA di Medan, Malah Hasilnya SMA Deli Serdang, Ini Penjelasannya

PPDB Sumut 2021, Pilih SMA di Medan, Malah Hasilnya SMA Deli Serdang, Ini Penjelasannya

Medan
Sebelum Ditemukan Tewas, Wanita Sopir Taksi Online Antar Penumpang dari Medan ke Aceh

Sebelum Ditemukan Tewas, Wanita Sopir Taksi Online Antar Penumpang dari Medan ke Aceh

Medan
Gebrakan 100 Hari Bobby Nasution, Pecat Pejabat Pungli hingga Jadikan Medan The Kitchen of Asia

Gebrakan 100 Hari Bobby Nasution, Pecat Pejabat Pungli hingga Jadikan Medan The Kitchen of Asia

Medan
Cerita Camat Medanbaru Ikuti 'Gercep' Walkot Bobby Tangani Sampah di Wilayahnya

Cerita Camat Medanbaru Ikuti "Gercep" Walkot Bobby Tangani Sampah di Wilayahnya

Medan
Gagal Berangkat Haji meski 9 Tahun Menanti, Mulia dan Istri Ikhlas, Memang Berharap Dibatalkan

Gagal Berangkat Haji meski 9 Tahun Menanti, Mulia dan Istri Ikhlas, Memang Berharap Dibatalkan

Medan
Walkot Bobby Kebut Vaksinasi Covid-19 di Medan, dari Target 1,8 Juta Jiwa Baru Divaksin 41,2 Persen

Walkot Bobby Kebut Vaksinasi Covid-19 di Medan, dari Target 1,8 Juta Jiwa Baru Divaksin 41,2 Persen

Medan
Pasutri Tertangkap Bawa 10 Kg Sabu, Upah Kurir Belum Dibayar, Terancam Hukuman Seumur Hidup

Pasutri Tertangkap Bawa 10 Kg Sabu, Upah Kurir Belum Dibayar, Terancam Hukuman Seumur Hidup

Medan
Vaksinasi Massal di Lanud Soewondo Medan Ciptakan Kerumunan, Wali Kota Bobby hingga Petugas Kewalahan

Vaksinasi Massal di Lanud Soewondo Medan Ciptakan Kerumunan, Wali Kota Bobby hingga Petugas Kewalahan

Medan
Penangkapan Begal Sadis di Medan Dibantu 25 Kamera CCTV

Penangkapan Begal Sadis di Medan Dibantu 25 Kamera CCTV

Medan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X