Asal-usul Sawahlunto Kota Tambang Batu Bara, Kisah Orang Rantai dan Lubang Mbah Suro

Kompas.com - 13/03/2021, 07:07 WIB
Patung orang rantai terpasang di kompleks Museum Tambang Lobang Mbah Soero yang merupakan tambang pertama Belanda di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASAPatung orang rantai terpasang di kompleks Museum Tambang Lobang Mbah Soero yang merupakan tambang pertama Belanda di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo megeluarkan keputusan mengeluarkan limbah abu terbang dan abu dasar hasil pembakaran batu bara, yang disebut FABA (fly ash and bottom ash) dari kategori limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Peraturan tersebut ada di Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan disahkan awal Februari 2021.

Ini termasuk Peraturan Turunan dari Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Baca juga: Tambang Batu Bara di Sawahlunto Runtuh, 3 Pekerja Tewas Tertimbun

Sebelumnya, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 101 Tahun 2014 masih menggolongkan FABA sebagai limbah B3.

Berbicara batu bara, tak bisa dilepaskan dengan Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.

Pada tahun 2019 lalu, warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto ditetapkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto cukup unik dan disebut-sebut mirip tambang batubara Belgia.

Baca juga: Semua Sekolah di Sawahlunto Kembali Ditutup

Tak hanya itu. Sawahlunto adalah situs tambang batu bara tertua di Asia Tenggara yang terletak di lembah yang sempi di sepanjang pegunungan Bukit Barisan.

Kota Sawahlunto dikelilingi oleh beberapa bukit, yaitu Bukit Polan, Bukit Pari, dan Bukit Mato.

Selain itu Sawahlunto juga dikeliling 3 kabupaten yakni Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Solok, dan Kabupaten Sijunjung.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang Sudah Memelas, tapi Ketua Ormas Tetap Memaksa Minta Uang dan Bilang 'Enggak Kau Hargai Aku'

Pedagang Sudah Memelas, tapi Ketua Ormas Tetap Memaksa Minta Uang dan Bilang "Enggak Kau Hargai Aku"

Medan
Kronologi Seorang Pria di Medan Tembak Paha Temannya dengan Airsoft Gun, Pelaku Ditangkap

Kronologi Seorang Pria di Medan Tembak Paha Temannya dengan Airsoft Gun, Pelaku Ditangkap

Medan
Preman yang Tantang Semua Polisi dan Peras Pedagang Ditangkap, Ngaku Uangnya untuk Pembinaan

Preman yang Tantang Semua Polisi dan Peras Pedagang Ditangkap, Ngaku Uangnya untuk Pembinaan

Medan
Pedagang di Medan Tiap Hari Wajib Setor Uang ke Preman yang Tak Takut Polisi: Pas Makan Pun Diminta

Pedagang di Medan Tiap Hari Wajib Setor Uang ke Preman yang Tak Takut Polisi: Pas Makan Pun Diminta

Medan
Medan Kini PPKM Level 3, Tempat Keramaian dan Lokasi Wisata Masih Disekat

Medan Kini PPKM Level 3, Tempat Keramaian dan Lokasi Wisata Masih Disekat

Medan
Peras Pedagang, Preman Tantang Seluruh Polisi dan Bilang 'Panggil Semua Orang Polsek, Enggak Takut Aku'

Peras Pedagang, Preman Tantang Seluruh Polisi dan Bilang "Panggil Semua Orang Polsek, Enggak Takut Aku"

Medan
Bioskop di Medan Sudah Boleh Buka, Ini Syaratnya

Bioskop di Medan Sudah Boleh Buka, Ini Syaratnya

Medan
Ingat, Operasi Patuh Toba di Sumut Digelar 14 Hari, Jangan Lupa Bawa Surat Kendaraan

Ingat, Operasi Patuh Toba di Sumut Digelar 14 Hari, Jangan Lupa Bawa Surat Kendaraan

Medan
Kalapas Tanjung Gusta Medan Masih Selidiki HP yang Dipakai Napi Terkait Beredarnya Video Dugaan Penganiayaan di Lapas

Kalapas Tanjung Gusta Medan Masih Selidiki HP yang Dipakai Napi Terkait Beredarnya Video Dugaan Penganiayaan di Lapas

Medan
Napi Mengaku Diperas dan Dianiaya Oknum Petugas Lapas Tanjung Gusta Medan, Ini Kata Kalapas

Napi Mengaku Diperas dan Dianiaya Oknum Petugas Lapas Tanjung Gusta Medan, Ini Kata Kalapas

Medan
3 Preman yang Palak Warga Saat Sedang Renovasi Rumah Ditangkap Polisi

3 Preman yang Palak Warga Saat Sedang Renovasi Rumah Ditangkap Polisi

Medan
Viral, Video Napi Lapas Tanjung Gusta Medan Ngaku Dianiaya, Dipukuli jika Tak Bayar Rp 40 Juta ke Petugas

Viral, Video Napi Lapas Tanjung Gusta Medan Ngaku Dianiaya, Dipukuli jika Tak Bayar Rp 40 Juta ke Petugas

Medan
'Ini Tindakan Pegawai Lapas Medan, Kami Bukan Binatang, Dimintai Rp 40 Juta, Dipukuli kalau Tak Dikasih'

"Ini Tindakan Pegawai Lapas Medan, Kami Bukan Binatang, Dimintai Rp 40 Juta, Dipukuli kalau Tak Dikasih"

Medan
Saat Jokowi Tegur Bobby Nasution dan Seluruh Kepala Daerah di Sumut karena Triliunan APBD Mengendap di Bank

Saat Jokowi Tegur Bobby Nasution dan Seluruh Kepala Daerah di Sumut karena Triliunan APBD Mengendap di Bank

Medan
Ditegur Jokowi, Bobby Jawab Alasan Rp 1,6 Triliun APBD Medan Masih Mengendap di Bank

Ditegur Jokowi, Bobby Jawab Alasan Rp 1,6 Triliun APBD Medan Masih Mengendap di Bank

Medan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.