Kompas.com - 26/03/2021, 07:07 WIB
Gerbang kehormatan Tionghoa di Kesawan saat perayaan 25 tahun pemerintahan Ratu Wilhelmina ada September 1923. COLLECTIE TROPENMUSEUMGerbang kehormatan Tionghoa di Kesawan saat perayaan 25 tahun pemerintahan Ratu Wilhelmina ada September 1923.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution membenahi kawasan heritage Kesawan.

Ia berencana akan menjadikan Kesawan sebagai pusat kuliner untuk mewujudkan Medan The Kitchen of Asia.

Kesawan adalaa salah satu kawasan Pecinan di Kota Medan yang berada di sepanjang Jalan Ahmad Yani.

Baca juga: Ubah Kesawan Jadi Pusat Kuliner, Langkah Bobby Jadikan Medan The Kitchen of Asia

Jalan yang dulu dikenal dengan Jalan Kesawan tersebut adalah jalan tertua di Kota Medan yang dipenuhi dengan bangunan bersejarah.

Hal tersebut dijelaskan oleh Betsy Edith Christie dan Wiwin Djuwita Sudjana Ramelany pada tulisan yang berjudul Pemukiman Etnis China di Medan Pada Akhir Abad ke-19 Sampai Awal Abad ke-20.

Mereka menyebut nama Jalan Kesawan berganti menjadi Jalan Ahmad Yani pada 1 Maret 1966.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 36 Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe Dipindahkan ke Medan

Jalan tertua di Kota Medan

Foto toko buku dan kertas Hallerman di Kesawan yang diambil antara tahun 1900-1930COLLECTIE TROPENMUSEUM Foto toko buku dan kertas Hallerman di Kesawan yang diambil antara tahun 1900-1930
Kesawan merupakan jalan tertua dan pusat pemukiman masyarakat Cina.

Sebagian besar adalah kuli Cina yang semula bekerja di Pekan Labuhan. Saa kontrak kerja sudah habis dan modal sudah terkumpul, mereka pindah ke kota dan mulai berdagang.

Dijelaskan dalam catatan mereka, pada tahun 1590-1837 di kawasan Jalan Kesawanterdapat banyak sawah serta rumah dan kedai yang berderet. Serta ada Masjid Bengkok yang sekarang berada di Jalan Masjid.

Baca juga: Duduk Perkara Penemuan Granat Manggis di Medan Timur, Awalnya Dikira Kelereng, Ternyata Masih Aktif

Di antara yahun 1838-1887, jalan setapak di kawasan tersebut mulai diperkeras dengan batu dan rumah kedai dibangun lebih baik dengan menggunakan bahan papan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang Sudah Memelas, tapi Ketua Ormas Tetap Memaksa Minta Uang dan Bilang 'Enggak Kau Hargai Aku'

Pedagang Sudah Memelas, tapi Ketua Ormas Tetap Memaksa Minta Uang dan Bilang "Enggak Kau Hargai Aku"

Medan
Kronologi Seorang Pria di Medan Tembak Paha Temannya dengan Airsoft Gun, Pelaku Ditangkap

Kronologi Seorang Pria di Medan Tembak Paha Temannya dengan Airsoft Gun, Pelaku Ditangkap

Medan
Preman yang Tantang Semua Polisi dan Peras Pedagang Ditangkap, Ngaku Uangnya untuk Pembinaan

Preman yang Tantang Semua Polisi dan Peras Pedagang Ditangkap, Ngaku Uangnya untuk Pembinaan

Medan
Pedagang di Medan Tiap Hari Wajib Setor Uang ke Preman yang Tak Takut Polisi: Pas Makan Pun Diminta

Pedagang di Medan Tiap Hari Wajib Setor Uang ke Preman yang Tak Takut Polisi: Pas Makan Pun Diminta

Medan
Medan Kini PPKM Level 3, Tempat Keramaian dan Lokasi Wisata Masih Disekat

Medan Kini PPKM Level 3, Tempat Keramaian dan Lokasi Wisata Masih Disekat

Medan
Peras Pedagang, Preman Tantang Seluruh Polisi dan Bilang 'Panggil Semua Orang Polsek, Enggak Takut Aku'

Peras Pedagang, Preman Tantang Seluruh Polisi dan Bilang "Panggil Semua Orang Polsek, Enggak Takut Aku"

Medan
Bioskop di Medan Sudah Boleh Buka, Ini Syaratnya

Bioskop di Medan Sudah Boleh Buka, Ini Syaratnya

Medan
Ingat, Operasi Patuh Toba di Sumut Digelar 14 Hari, Jangan Lupa Bawa Surat Kendaraan

Ingat, Operasi Patuh Toba di Sumut Digelar 14 Hari, Jangan Lupa Bawa Surat Kendaraan

Medan
Kalapas Tanjung Gusta Medan Masih Selidiki HP yang Dipakai Napi Terkait Beredarnya Video Dugaan Penganiayaan di Lapas

Kalapas Tanjung Gusta Medan Masih Selidiki HP yang Dipakai Napi Terkait Beredarnya Video Dugaan Penganiayaan di Lapas

Medan
Napi Mengaku Diperas dan Dianiaya Oknum Petugas Lapas Tanjung Gusta Medan, Ini Kata Kalapas

Napi Mengaku Diperas dan Dianiaya Oknum Petugas Lapas Tanjung Gusta Medan, Ini Kata Kalapas

Medan
3 Preman yang Palak Warga Saat Sedang Renovasi Rumah Ditangkap Polisi

3 Preman yang Palak Warga Saat Sedang Renovasi Rumah Ditangkap Polisi

Medan
Viral, Video Napi Lapas Tanjung Gusta Medan Ngaku Dianiaya, Dipukuli jika Tak Bayar Rp 40 Juta ke Petugas

Viral, Video Napi Lapas Tanjung Gusta Medan Ngaku Dianiaya, Dipukuli jika Tak Bayar Rp 40 Juta ke Petugas

Medan
'Ini Tindakan Pegawai Lapas Medan, Kami Bukan Binatang, Dimintai Rp 40 Juta, Dipukuli kalau Tak Dikasih'

"Ini Tindakan Pegawai Lapas Medan, Kami Bukan Binatang, Dimintai Rp 40 Juta, Dipukuli kalau Tak Dikasih"

Medan
Saat Jokowi Tegur Bobby Nasution dan Seluruh Kepala Daerah di Sumut karena Triliunan APBD Mengendap di Bank

Saat Jokowi Tegur Bobby Nasution dan Seluruh Kepala Daerah di Sumut karena Triliunan APBD Mengendap di Bank

Medan
Ditegur Jokowi, Bobby Jawab Alasan Rp 1,6 Triliun APBD Medan Masih Mengendap di Bank

Ditegur Jokowi, Bobby Jawab Alasan Rp 1,6 Triliun APBD Medan Masih Mengendap di Bank

Medan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.