Pebalap Liar Tewas Ditembak OTK di Kepala, Saksi Dengar Letusan 2 Kali, lalu Korban Jatuh

Kompas.com - 30/03/2021, 22:00 WIB
Ilustrasi tempat kejadian perkara. SHUTTERSTOCKIlustrasi tempat kejadian perkara.

MEDAN, KOMPAS.com - Pebalap liar yang sedang beraksi teas ditembak orang tak dikenal (OTK) di depan SPBU di Kecamatan Medan Labuhan, Medan. Kasus ini ditangani Polda Sumatera Utara (Sumut). 

Polda Sumut mengirimkan barang bukti selongsong peluru bekas penembakan ke laboratorium untuk diuji balistik.

Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan untuk mengungkap kasus ini, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan bukti dan memeriksa beberapa orang saksi.

Baca juga: Penembakan Misterius di Medan Tewaskan Pebalap Liar, Selongsong Peluru Diuji Balistik

Salah satu barang bukti yakni selongsong peluru bekas penembakan, sedang dikirim ke laboratorium untuk diuji balistik.

"Sejauh ini, Tim Dit Reskrimum Polda Sumut masih bekerja dan terus mendalami untuk mengungkap pelaku penembakan yang menewaskan M Ridho Gufa," kata Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja melalui rilis pers, Selasa siang.

"Intinya kasus penembakan itu masih dalam penyelidikan, Tim masih terus di lapangan dan Mohon doanya agar kasusnya segera terungkap dan pelaku dapat kita amankan," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Terjadi Penembakan Misterius di Medan, Seorang Pebalap Liar Tewas

Pebalap liar ditembak OTK saat beraksi depan SPBU

Diberitakan sebelumnya, M Ridho Gufa (37) tewas ditembak orang tak dikenal (OTK) pada bagian kepala belakang dan menembus ke keningnya di depan SPBU, tepatnya di Jalan KL Yos Sudarso, KM 13, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan.

Kasus penembakan ini terjadi saat mengikuti balap liar. Korban sendiri adalah warga Kecamatan Medan Labuhan.

Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan saat ini telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi.

Masing-masing yakni AP (20), Mahatir ALV (24), SG (35), AL (20 tahun), serta MH (33).

Berdasarkan hasil interogasi para saksi, diketahui bahwa sebelum terjadi penembakan, korban sedang melakukan balap liar bersama beberapa orang rekannya.

Baca juga: Seorang Pebalap Liar di Medan Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal, Begini Kronologinya

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang Sudah Memelas, tapi Ketua Ormas Tetap Memaksa Minta Uang dan Bilang 'Enggak Kau Hargai Aku'

Pedagang Sudah Memelas, tapi Ketua Ormas Tetap Memaksa Minta Uang dan Bilang "Enggak Kau Hargai Aku"

Medan
Kronologi Seorang Pria di Medan Tembak Paha Temannya dengan Airsoft Gun, Pelaku Ditangkap

Kronologi Seorang Pria di Medan Tembak Paha Temannya dengan Airsoft Gun, Pelaku Ditangkap

Medan
Preman yang Tantang Semua Polisi dan Peras Pedagang Ditangkap, Ngaku Uangnya untuk Pembinaan

Preman yang Tantang Semua Polisi dan Peras Pedagang Ditangkap, Ngaku Uangnya untuk Pembinaan

Medan
Pedagang di Medan Tiap Hari Wajib Setor Uang ke Preman yang Tak Takut Polisi: Pas Makan Pun Diminta

Pedagang di Medan Tiap Hari Wajib Setor Uang ke Preman yang Tak Takut Polisi: Pas Makan Pun Diminta

Medan
Medan Kini PPKM Level 3, Tempat Keramaian dan Lokasi Wisata Masih Disekat

Medan Kini PPKM Level 3, Tempat Keramaian dan Lokasi Wisata Masih Disekat

Medan
Peras Pedagang, Preman Tantang Seluruh Polisi dan Bilang 'Panggil Semua Orang Polsek, Enggak Takut Aku'

Peras Pedagang, Preman Tantang Seluruh Polisi dan Bilang "Panggil Semua Orang Polsek, Enggak Takut Aku"

Medan
Bioskop di Medan Sudah Boleh Buka, Ini Syaratnya

Bioskop di Medan Sudah Boleh Buka, Ini Syaratnya

Medan
Ingat, Operasi Patuh Toba di Sumut Digelar 14 Hari, Jangan Lupa Bawa Surat Kendaraan

Ingat, Operasi Patuh Toba di Sumut Digelar 14 Hari, Jangan Lupa Bawa Surat Kendaraan

Medan
Kalapas Tanjung Gusta Medan Masih Selidiki HP yang Dipakai Napi Terkait Beredarnya Video Dugaan Penganiayaan di Lapas

Kalapas Tanjung Gusta Medan Masih Selidiki HP yang Dipakai Napi Terkait Beredarnya Video Dugaan Penganiayaan di Lapas

Medan
Napi Mengaku Diperas dan Dianiaya Oknum Petugas Lapas Tanjung Gusta Medan, Ini Kata Kalapas

Napi Mengaku Diperas dan Dianiaya Oknum Petugas Lapas Tanjung Gusta Medan, Ini Kata Kalapas

Medan
3 Preman yang Palak Warga Saat Sedang Renovasi Rumah Ditangkap Polisi

3 Preman yang Palak Warga Saat Sedang Renovasi Rumah Ditangkap Polisi

Medan
Viral, Video Napi Lapas Tanjung Gusta Medan Ngaku Dianiaya, Dipukuli jika Tak Bayar Rp 40 Juta ke Petugas

Viral, Video Napi Lapas Tanjung Gusta Medan Ngaku Dianiaya, Dipukuli jika Tak Bayar Rp 40 Juta ke Petugas

Medan
'Ini Tindakan Pegawai Lapas Medan, Kami Bukan Binatang, Dimintai Rp 40 Juta, Dipukuli kalau Tak Dikasih'

"Ini Tindakan Pegawai Lapas Medan, Kami Bukan Binatang, Dimintai Rp 40 Juta, Dipukuli kalau Tak Dikasih"

Medan
Saat Jokowi Tegur Bobby Nasution dan Seluruh Kepala Daerah di Sumut karena Triliunan APBD Mengendap di Bank

Saat Jokowi Tegur Bobby Nasution dan Seluruh Kepala Daerah di Sumut karena Triliunan APBD Mengendap di Bank

Medan
Ditegur Jokowi, Bobby Jawab Alasan Rp 1,6 Triliun APBD Medan Masih Mengendap di Bank

Ditegur Jokowi, Bobby Jawab Alasan Rp 1,6 Triliun APBD Medan Masih Mengendap di Bank

Medan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.