Cerita Bocah 13 Tahun Temukan Mayat Ibunya di Bak Mandi, Curiga Toko Tutup, Diduga Dibunuh Ayah Tiri

Kompas.com - 01/04/2021, 08:08 WIB
Ilustrasi tewas SHUTTERSTOCKIlustrasi tewas
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - NA bocah 13 tahun asal Medan menemukan ibunya, Jamilah tewas di dalam bak mandi, Sabtu (27/3/2021) malam.

Diduga kita, Jamilah dibunuh suaminya sekaligus ayah tiri NA yang bernama Syaiful alias Ipul (45).

Pembunuhan dilakukan di Toko Bunga Rampe Jalan Pembangunan KM 12, Desa Paya Geli, Kecaatan Sunggal.

Baca juga: Istri Diduga Dibunuh Suami di Medan, Jasad Ditemukan Anak di Bak Mandi

NA bercerita selama ini ibunya tinggal bersama Syaiful. Sementara ia tinggal bersama neneknya di kawasan Kampung Lalang.

"Di sini yang tinggal cuma mama sama suaminya. Saya tinggal di rumah nenek. Suaminya mama itu ayah tiri saya," ungkapnya dikutip dari Tribun Medan.

Menurut NA di hari kejadian ia curiga saat melihat kedai ibunya belum buka. Siang hari ia ditemani kerabat mendatangi rumah Jamilah namun rumah dalam keadaan tertutup.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kecurigaan semakin kuat karena hingga jam 22.000 WIB, kedai Jamilah masih belum buka. NA dan keluarganya juga tak bisa masuk karena kunci dibawa oleh Syaiful.

Baca juga: Gara-gara Tak Dibelikan Sepatu, Suami Bunuh Istri Lalu Serahkan Diri ke Polisi

"Kan Sabtu itu, dia enggak buka kedainya, biasanya pagi udah buka. Kami periksa ke mari sama kakak sepupu, rupanya enggak buka juga sampai jam 12.00 WIB."

"Kami gedor enggak dibuka, enggak ada suara, terus sampai jam 22.00 WIB kami enggak bisa buka pintu, karena kunci dibawa (Syaiful)," kata NA.

Lalu anak tunggal Jamilah tersebut mendobrak pintu rumah sekaligus kedai milik ibunya.

Saat masuk rumah dan mencari keberadaan sang ibu, NA melihat ibunya di bak mandi dalam keadaan meninggal dunia.

"Habis itu didobraklah pintu ini, masuklah semua, selama dua tahun mama disini enggak pernah lampu dimatikan, ini kok mati. Udah gitu kami masuk ke dalam, kami liat engga ada ditempat tidurnya langsung ke kamar mandi, rupanya dia (Korban) udah dimasukkan ke dalam bak," tuturnya.

Baca juga: Gara-gara Chatting, Suami Bunuh Istri di Bone: Isinya Mesra Sekali

Sang ibu ingin bercerai

Ilustrasi kesunyianISTOCKPHOTO/ANTONIGUILLEM Ilustrasi kesunyian
NA menyebutkan bahwa ayah tirinyalah yang telah membunuh ibunua.

Kecurigaan ini muncul karena ia mendengar kabar jika ibunya ingin pisah dengan suaminya. Selain itu, di rumah tersebut hanya Jamila dan Syaiful yang tinggal.

Ta hanya itu. NA mengatakan sepeda motor dan sejumlah uang juga telah dilarikan oleh suami kedua ibunya tersebut.

"Ya ayah tiri itu pelakunya. Karena orang inikan cuma berdua, karena sebelum di bunuh itu, mama saya mau minta cerai, cuma dia enggak terima. Habis dibunuhnya itu, dibawa lari sepeda motor dan uang mama saya sampai ke Aceh sana," kata dia.

Baca juga: Fakta Istri Dibunuh Suaminya gegara Uang Habis Dipakai untuk Belanja, Pelaku Ditangkap

Korban adalah istri ketiga

Agus Gunawan, Kepala Dusun IV, membenarkan jika Jamila ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di bak kamar mandi.

"Semalam (Sabtu 27 Maret 2021) sekitar 21.00 WIB saya sudah di TKP. Jamila tewas di bak kamar mandi tapi tak terlihat ada lukanya. Darah juga tidak ada," kata Agus, Minggu (28/3/2021).

Dia menjelaskan, Syaiful dan istrinya sering terdengar cekcok.

Baca juga: Istri Dibunuh dan Terbakar dalam Mobil di Sukoharjo, Suami: Saya Minta Pelaku Dihukum Mati

Menurut Agus, Syaiful dikenal warga sebagai perantau dan ia juga sudah berkali-kali menikah. Korban Jamila itu diketahui warga sebagai istri ketiga Syaiful.

Istri pertama Syaiful tinggal tidak jauh dari lokasi pembunuhan. Sedangkan istri kedua berada di Sibolga dan sudah memiliki anak tiga.

"Setelah selesai dengan istri kedua. Syaiful balik lagi ke sini dan kembali ke istri pertama. Tapi, tak lama kemudian malah pacaran dengan si Jamila ini. Sampai istri pertamanya menegur saya karena melihat Syaiful dan Jamila sudah satu rumah," katanya.

Baca juga: Fakta Pembunuhan Wanita Pemandu Karaoke, Ditabrak Truk Kekasihnya lalu Diperkosa

Sebagai kepala dusun, Agus kemudian menegur Syaiful agar tidak melakukan perbuatan asusila.

Belakangan, Syaiful mengajak Jamila berumah tangga. Sepengetahuan Agus, keduanya nikah siri di Aceh.

Karena tahu Syaiful nikah lagi, istri pertamanya minta cerai.

Baca juga: Dengar Akan Dibunuh, Pemuda Ini Nekat Lawan Tiga Begal, Satu Tertusuk

"Syaiful ini seperti numpang hidup aja. Itu sepeda motor yang baru dibeli (korban) dibawanya," kata Agus.

Disinggung mengenai sosok Jamila, Agus mengaku tidak terlalu kenal. Sebab, Jamila bukan warga asli Dusun IV.

"Kalau Syaiful ini orangnya nganggur. Dia itu malas kerja juga," kata Agus.

Bahkan, Agus menyebut Syaiful itu manusia keji tidak punya perasaan. "Kejam dia itu, barang-barang istrinya diambil (semua)," kata Agus.

Baca juga: Kronologi Kakek 70 Tahun Dibunuh karena Dugaan Selingkuh, Pelaku Cemburu Leher Istrinya Merah

Pelaku ditangkap di Aceh

Ilustrasi.Shutterstock Ilustrasi.
Tak menunggu lama, keberadaan Syaiful berhasil terendus kepolisian di Aceh. Ia ternyata kabur pada pagi hari setelah menghabisi Jamilah.

Tim Reskrim Polsek Sunggal pun menembak pelaku tiga kali untuk melumpuhkannya.

Dua peluru bersarang di kaki kiri pelaku, sedangkan satu peluru lagi menembus kaki kanannya.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal, AKP Budiman Simanjuntak mengutarakan masih belum bisa memberikan statement secara mendetail.

Baca juga: Fakta Pemandu Lagu Ditemukan Tewas Tanpa Busana, Diduga Dibunuh, Terduga Pelaku Ditangkap

"Belum, lagi proses pengerjaan," ungkapnya di depan Polsek Sunggal tergesa-gesa, Senin (29/3/2021).

Dalam foto yang bereda, Syaiful diamankan bersama barang barang bukti sepeda motor bernopol BK 6864 AGF, STNK Motor dan uang puluhan lembar pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu.

Sementara itu NA anak korban mengatakan jika polisi telah memberitahu keluarga, bahwa pelaku ditangkap di Aceh.

Baca juga: Ayah Pria yang Jatuh ke Sungai dan Ditemukan Tewas Usai Dikejar Polisi: Aku Curiga Anakku Dibunuh

"Udah ditangkap pelakunya di Aceh. Harapan saya apa yang dirasain sama mama saya, dia juga harus ngerasainnya, pokoknya matilah dia di kantor polisi," ujar dia.

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Pelarian Suami yang Tega Bunuh Istri Berakhir, Tim Reskrim Polsek Sunggal Tangkap Pelaku di Aceh

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Suami Antar Anak ke Sekolah, Rumahnya Didatangi Pencuri, Istri Diperkosa dan Dibunuh

Saat Suami Antar Anak ke Sekolah, Rumahnya Didatangi Pencuri, Istri Diperkosa dan Dibunuh

Medan
Daftar 22 Lokasi E-Parking di Kota Medan dan Tarifnya

Daftar 22 Lokasi E-Parking di Kota Medan dan Tarifnya

Medan
Kapolsek Percut Sei Tuan Menangis Saat Pamit dan Bilang ke Anak Buah 'Maaf Sering Marah, tapi agar Kita Berhasil'

Kapolsek Percut Sei Tuan Menangis Saat Pamit dan Bilang ke Anak Buah "Maaf Sering Marah, tapi agar Kita Berhasil"

Medan
Usai Dicopot, Eks Kapolsek Percut Sei Tuan Dimutasi ke Yanma Polda Sumut

Usai Dicopot, Eks Kapolsek Percut Sei Tuan Dimutasi ke Yanma Polda Sumut

Medan
Dicopot Usai Jadikan Pedagang Tersangka, Kapolsek Percut Sei Tuan Janpiter Menangis Saat Tinggalkan Kantornya

Dicopot Usai Jadikan Pedagang Tersangka, Kapolsek Percut Sei Tuan Janpiter Menangis Saat Tinggalkan Kantornya

Medan
Pedagang Pasar dan Penganiaya Sama-sama Jadi Tersangka, Ini Duduk Perkaranya

Pedagang Pasar dan Penganiaya Sama-sama Jadi Tersangka, Ini Duduk Perkaranya

Medan
Aipda Roni Syahputra Perkosa dan Bunuh Remaja 13 Tahun, Ibu Korban: Makan Masih Disulangi, Rambutnya Ku Sisiri

Aipda Roni Syahputra Perkosa dan Bunuh Remaja 13 Tahun, Ibu Korban: Makan Masih Disulangi, Rambutnya Ku Sisiri

Medan
BNN Sebut Peredaran Narkoba di Kampus FIB USU Sudah Berlangsung 4 Bulan

BNN Sebut Peredaran Narkoba di Kampus FIB USU Sudah Berlangsung 4 Bulan

Medan
Fakta BNN Gerebek Kampus FIB USU, Amankan 508 Gram Ganja, 31 Positif Narkoba, 3 Pengedar Jadi Tersangka

Fakta BNN Gerebek Kampus FIB USU, Amankan 508 Gram Ganja, 31 Positif Narkoba, 3 Pengedar Jadi Tersangka

Medan
BNN Gerebek FIB USU, 14 Mahasiswa dan 6 Alumni Positif Gunakan Narkotika, 508 Gram Ganja Diamankan

BNN Gerebek FIB USU, 14 Mahasiswa dan 6 Alumni Positif Gunakan Narkotika, 508 Gram Ganja Diamankan

Medan
BNN Gerebek FIB USU, Belasan Mahasiswa Ditangkap, Rektor Angkat Bicara

BNN Gerebek FIB USU, Belasan Mahasiswa Ditangkap, Rektor Angkat Bicara

Medan
'Inilah Hukum di Indonesia, Aku Korban yang Dianiaya Preman, Aku Pula Jadi Tersangka...'

"Inilah Hukum di Indonesia, Aku Korban yang Dianiaya Preman, Aku Pula Jadi Tersangka..."

Medan
Satu Pegawai Lapas Tanjung Gusta Terbukti Aniaya Napi yang Videonya Viral, Kemenkumham: Kita Bina

Satu Pegawai Lapas Tanjung Gusta Terbukti Aniaya Napi yang Videonya Viral, Kemenkumham: Kita Bina

Medan
Pedagang Sudah Memelas, tapi Ketua Ormas Tetap Memaksa Minta Uang dan Bilang 'Enggak Kau Hargai Aku'

Pedagang Sudah Memelas, tapi Ketua Ormas Tetap Memaksa Minta Uang dan Bilang "Enggak Kau Hargai Aku"

Medan
Kronologi Seorang Pria di Medan Tembak Paha Temannya dengan Airsoft Gun, Pelaku Ditangkap

Kronologi Seorang Pria di Medan Tembak Paha Temannya dengan Airsoft Gun, Pelaku Ditangkap

Medan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.