Kerumunan di Kesawan City Walk Bikin Gubernur Sumut Berencana Panggil Wali Kota Bobby, Ini Penjelasan Pemkot Medan

Kompas.com - 20/04/2021, 22:40 WIB
Wali Kota Medan Bobby Nasution merevitalisasi Kota Lama Kesawan, yakni kawasan ikonik sarat nilai sejarah yang ada di Kota Medan. 
Dok. Human Pemkot MedanWali Kota Medan Bobby Nasution merevitalisasi Kota Lama Kesawan, yakni kawasan ikonik sarat nilai sejarah yang ada di Kota Medan.

 

Tanggapan pemkot Medan

Bak berbalas pantun, menanggapi ucapan gubernur, Pemkot Medan melalui Benny Iskandar dalam keterangan tertulisnya mengatakan, sudah melaksanakan prokes yang ketat bagi pedagang maupun pengunjung. Apalagi, petugas dari Dinas Pariwisata Kota Medan, Satpol PP serta jajaran kelurahan setempat rutin berpatroli untuk memastikan prokes tetap dilaksanakan.

“Seluruh pedagang dan pengunjung selalu kita ingatkan untuk melaksanakan prokes dengan baik, terutama menggunakan masker dan menjaga jarak,” kata pria yang juga ditunjuk sebagai Person In Charge (PIC) KCWini, Selasa (20/4/2021).

Mengantisipasi penyebaran virus, masih kata Benny, ada sepuluh tempat mencuci tangan disediakan di sejumlah titik agar memudahkan pengunjung mencuci tangan sebelum maupun sesudah makan. Artinya, tangan para pengunjung senantiasa higienis sehingga tidak menjadi media penyebaran virus.

Dalam rangka mendukung PPKM, sekitar 15 menit sebelum pukul 22.00 WIB, petugas berulang kali mengingatkan kepada pedagang dan pengunjung bahwa jam operasional berakhir. Supaya pengunjung cepat menyelesaikan makanan dan minumannya, sedangkan pedagang mengemasi barang-barangnya.

Penyebab kerumunan di Kesawan, Sabtu, 17 April,  malam

Terjadinya kerumunan pada Sabtu (17/4/2021) malam, dia menduga karena bertepatan dengan malam Minggu pertama di bulan puasa sehingga antusiasme pengunjung yang datang lebih banyak dari bias dan lebih lama meningalkan lokasi. Soalnya, pada Senin (19/4/2021) malam, pedagang dan pengunjung sudah membubarkan diri sesuai waktu yang ditentukan. 

"Kita beri kesempatan setengah jam kepada pedagang untuk mengemasi barang dagangannya. Setelah itu, lokasi harus bersih kembali. Sejauh ini, belum ada sanksi kepada pedagang maupun pengunjung karena tidak ditemukan pelanggaran yang massif. Terkait masker, terkadang pengunjung harus membuka karena mau makan atau minum," kata Benny.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Upaya memaksimalkan PPKM, akan dilakukan sejumlah perubahan seperti jarak antar stand yang sebelumnya sekitar enam meter menjadi sepuluh meter. Penambahan jarak ini, otomatis menambah panjang ruas jalan yang digunakan yang selama ini limpahan pedagang berada di Jalan Masjid, Perdana dan Ahmad Yani.

Juga akan ditempatkan petugas Satgas Covid-19 untuk menjaga sepuluh pintu masuk KCW yang dilengkapi dengan thermogun untuk mengecek suhu tubuh setiap pegunjung. Kesepuluh pintu masuk tersebut adalah simpang Palang Merah, Balai Kota, GwangZhou, Kumango, Ahmad Yani 1 sampai 4.

Sekretaris Satgas Covid-19 Sumut Arsyad Lubis saat dihubungi wartawan mengatakan, apabila KCW telah sesuai pedoman dan aturan PPKM mikro seperti yang diinstruksikan Menteri Dalam Negeri, gubernur Sumut dan wali kota, maka tidak ada masalah lagi.

“Besok kami akan rapat dan mengundang delapan kabupaten dan kota pelaksana PPKM mikro, termasuk Kota Medan. Untuk melakukan pengamatan di lapangan, sejauh ini belum kita lakukan. Itu kan, masih berkembang di media sosial. Makanya kita mengundang rapat, minta dijelaskan apa yang kira-kira dilaksanakan di lapangan serta bagaimana penerapan protokol kesehatannya,” kata Arsyad.

Kesawan,  kawasan yang baru dibenahi Walkot Bobby

Kawasan Kesawan adalah tempat berdirinya puluhan gedung-gedung bersejarah peninggalan Belanda yang akan direvitalisasi ke bentuk semula. Kesawan City Walk adalah satu dari lima program prioritas Pemkot Medan. Wali Kota Medan Bobby Nasution membenahi kawasan heritage ini, kemudian menjadikannya pusat kuliner untuk mewujudkan Medan The Kitchen of Asia.

Ratusan pedagang dengan gaya lesehan dan angkringan menggelar lapak di pinggir jalan dan sebagian koridor bangunan. Peraturan Wali Kota Nomor 12 Tahun 2021 memungkinkan penutupan jalan untuk kegiatan ekonomi, budaya dan olahraga.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sudah berkunjung dan menikmati makan malam di sini. Terakhir yang singgah adalah Wakil Wali Kota sekaligus Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Suami Antar Anak ke Sekolah, Rumahnya Didatangi Pencuri, Istri Diperkosa dan Dibunuh

Saat Suami Antar Anak ke Sekolah, Rumahnya Didatangi Pencuri, Istri Diperkosa dan Dibunuh

Medan
Daftar 22 Lokasi E-Parking di Kota Medan dan Tarifnya

Daftar 22 Lokasi E-Parking di Kota Medan dan Tarifnya

Medan
Kapolsek Percut Sei Tuan Menangis Saat Pamit dan Bilang ke Anak Buah 'Maaf Sering Marah, tapi agar Kita Berhasil'

Kapolsek Percut Sei Tuan Menangis Saat Pamit dan Bilang ke Anak Buah "Maaf Sering Marah, tapi agar Kita Berhasil"

Medan
Usai Dicopot, Eks Kapolsek Percut Sei Tuan Dimutasi ke Yanma Polda Sumut

Usai Dicopot, Eks Kapolsek Percut Sei Tuan Dimutasi ke Yanma Polda Sumut

Medan
Dicopot Usai Jadikan Pedagang Tersangka, Kapolsek Percut Sei Tuan Janpiter Menangis Saat Tinggalkan Kantornya

Dicopot Usai Jadikan Pedagang Tersangka, Kapolsek Percut Sei Tuan Janpiter Menangis Saat Tinggalkan Kantornya

Medan
Pedagang Pasar dan Penganiaya Sama-sama Jadi Tersangka, Ini Duduk Perkaranya

Pedagang Pasar dan Penganiaya Sama-sama Jadi Tersangka, Ini Duduk Perkaranya

Medan
Aipda Roni Syahputra Perkosa dan Bunuh Remaja 13 Tahun, Ibu Korban: Makan Masih Disulangi, Rambutnya Ku Sisiri

Aipda Roni Syahputra Perkosa dan Bunuh Remaja 13 Tahun, Ibu Korban: Makan Masih Disulangi, Rambutnya Ku Sisiri

Medan
BNN Sebut Peredaran Narkoba di Kampus FIB USU Sudah Berlangsung 4 Bulan

BNN Sebut Peredaran Narkoba di Kampus FIB USU Sudah Berlangsung 4 Bulan

Medan
Fakta BNN Gerebek Kampus FIB USU, Amankan 508 Gram Ganja, 31 Positif Narkoba, 3 Pengedar Jadi Tersangka

Fakta BNN Gerebek Kampus FIB USU, Amankan 508 Gram Ganja, 31 Positif Narkoba, 3 Pengedar Jadi Tersangka

Medan
BNN Gerebek FIB USU, 14 Mahasiswa dan 6 Alumni Positif Gunakan Narkotika, 508 Gram Ganja Diamankan

BNN Gerebek FIB USU, 14 Mahasiswa dan 6 Alumni Positif Gunakan Narkotika, 508 Gram Ganja Diamankan

Medan
BNN Gerebek FIB USU, Belasan Mahasiswa Ditangkap, Rektor Angkat Bicara

BNN Gerebek FIB USU, Belasan Mahasiswa Ditangkap, Rektor Angkat Bicara

Medan
'Inilah Hukum di Indonesia, Aku Korban yang Dianiaya Preman, Aku Pula Jadi Tersangka...'

"Inilah Hukum di Indonesia, Aku Korban yang Dianiaya Preman, Aku Pula Jadi Tersangka..."

Medan
Satu Pegawai Lapas Tanjung Gusta Terbukti Aniaya Napi yang Videonya Viral, Kemenkumham: Kita Bina

Satu Pegawai Lapas Tanjung Gusta Terbukti Aniaya Napi yang Videonya Viral, Kemenkumham: Kita Bina

Medan
Pedagang Sudah Memelas, tapi Ketua Ormas Tetap Memaksa Minta Uang dan Bilang 'Enggak Kau Hargai Aku'

Pedagang Sudah Memelas, tapi Ketua Ormas Tetap Memaksa Minta Uang dan Bilang "Enggak Kau Hargai Aku"

Medan
Kronologi Seorang Pria di Medan Tembak Paha Temannya dengan Airsoft Gun, Pelaku Ditangkap

Kronologi Seorang Pria di Medan Tembak Paha Temannya dengan Airsoft Gun, Pelaku Ditangkap

Medan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.