Pasutri Tertangkap Bawa 10 Kg Sabu, Upah Kurir Belum Dibayar, Terancam Hukuman Seumur Hidup

Kompas.com - 03/06/2021, 13:47 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Dua warga Kelurahan Perdagangan II, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun berinisial AN (48) dan YU (24) ditangkap Personel Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan pada Rabu (26/5/2021) di Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai.

Keduanya mengaku sebagai suami istri, terancam hukuman pidana seumur hidup atau paling singkat 20 tahun karena kedapatan memiliki narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 10 kg. 

Saat konferensi pers di Mapolrestabes Medan pada Rabu (2/6/2021) sore, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko menjelaskan, penangkapan kedua tersangka merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan kasus 40 kg sabu-sabu yang disembunyikan dalam mobil yang sudah dimodifikasi, tepatnya di bawah penyimpanan ban dengan tersangka MH.  

"(Kita) berhasil mengamankan 2 orang, laki dan perempuan, yang mengaku suami istri di Jalan Nangka, daerah Perbaungan (Serdang Bedagai)," katanya.

Baca juga: Kronologi Penggerebekan Sindikat Penyelundup 1 Kg Sabu di NTB, Diringkus di Hotel, Barang Disembunyikan di Bawah Bantal

Dijelaskannya, informasi yang didapatkan informasi adanya transaksi narkotika jenis sabu-sabu puluhan kilogram di Hotel R di Jalan Adam Malik Medan pada Rabu (26/5/2021) sekitar pukul 21.00 WIB. Setelah diselidiki di lokasi, tersangka AN dan YU melarikan diri. 

"Setelah dilakukan pengejaran oleh Satres Narkoba Polrestabes Medan berhasil mmenangkap tersangka di Jalan Nangka, dengan barang bukti 10 kg sabu dan uang tunai Rp 5.920.000 termasuk mobil Ford Everest dan BPKB," katanya. 

Dari hasil keterangan kedua tersangka, sebelumnya sudah melakukan kegiatan ini sebanyak 3 kali. Namun demikian, tersangka mengaku tidak mengetahui berapa banyak yang dikirimnya. Tersangka merupakan jaringan yang sama dengan tersangka MH yang membawa 40 kg. 

Baca juga: Kronologi Penangkapan Tukang Parkir yang Simpan Sabu di Masker

Upah belum dibayar

Tersangka mengakui saat pertama mengantar langsung diberi satu mobil Ford Everest warna hijau metalik beserta BPKB-nya dan uang Rp 5 juta.

"Upah antar berikutnya belum dikasih, cuman masih dijanjikan dan disuruh antar lagi," katanya.

Kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 2 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 20 tahun penjara. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencandu Narkoba di Sumut 10 Persen dari Populasi, Hanya dalam 4 Bulan Sabu Senilai Rp 253 M Diamankan

Pencandu Narkoba di Sumut 10 Persen dari Populasi, Hanya dalam 4 Bulan Sabu Senilai Rp 253 M Diamankan

Medan
Dituding Edy Rahmayadi Tak Dukung Pembangunan, Golkar: Kami Diajarkan Sopan Santun, Tahu Diri jika Diusung...

Dituding Edy Rahmayadi Tak Dukung Pembangunan, Golkar: Kami Diajarkan Sopan Santun, Tahu Diri jika Diusung...

Medan
Gempa M 5,5 di Nias Barat, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 di Nias Barat, Tak Berpotensi Tsunami

Medan
Tolong Keponakan yang Terseret Arus Sungai Kasindir Simalungun, Paman Ikut Terbawa Arus

Tolong Keponakan yang Terseret Arus Sungai Kasindir Simalungun, Paman Ikut Terbawa Arus

Medan
Paman yang Bunuh Siswa SD Saat Belajar di Kelas Ditangkap, Polisi: Dilatarbelakangi Dendam

Paman yang Bunuh Siswa SD Saat Belajar di Kelas Ditangkap, Polisi: Dilatarbelakangi Dendam

Medan
Sakit Hati Ditegur karena Ambil Daun Pisang, Doman Bakar Rumah Kades di Deli Serdang

Sakit Hati Ditegur karena Ambil Daun Pisang, Doman Bakar Rumah Kades di Deli Serdang

Medan
Jimmy Dipenjarakan Adik Kandungnya, Kerap Curi Barang Keluarga hingga Lempar Ponakan Pakai Batu

Jimmy Dipenjarakan Adik Kandungnya, Kerap Curi Barang Keluarga hingga Lempar Ponakan Pakai Batu

Medan
Akhirnya Polisi Tangkap Paman yang Tikam Bocah SD hingga Tewas di Dalam Kelas, Diduga ODGJ

Akhirnya Polisi Tangkap Paman yang Tikam Bocah SD hingga Tewas di Dalam Kelas, Diduga ODGJ

Medan
Hendak ke Kamboja, 212 Calon Pekerja Migran Ilegal Diamankan, Mengaku Akan Melancong ke Luar Negeri

Hendak ke Kamboja, 212 Calon Pekerja Migran Ilegal Diamankan, Mengaku Akan Melancong ke Luar Negeri

Medan
Berharap Upah Rp 1,5 Juta, Penarik Becak di Medan Jadi Kurir Sabu 8,8 Kg, Kini Divonis 20 Tahun Penjara

Berharap Upah Rp 1,5 Juta, Penarik Becak di Medan Jadi Kurir Sabu 8,8 Kg, Kini Divonis 20 Tahun Penjara

Medan
Siswa SD di Deli Serdang Tewas Ditikam Paman di Kelas, Korban Pernah Diancam Akan Dicelakai

Siswa SD di Deli Serdang Tewas Ditikam Paman di Kelas, Korban Pernah Diancam Akan Dicelakai

Medan
Fenomena Dukungan Marga Hutabarat dan Simanjuntak dalam Kasus Brigadir J, Sejarawan: Asosiasi Klan yang Kuat

Fenomena Dukungan Marga Hutabarat dan Simanjuntak dalam Kasus Brigadir J, Sejarawan: Asosiasi Klan yang Kuat

Medan
Kalimat Terakhir Bocah SD Sebelum Tewas Ditusuk Paman di Ruang Kelas: Tolong Aku Bu...

Kalimat Terakhir Bocah SD Sebelum Tewas Ditusuk Paman di Ruang Kelas: Tolong Aku Bu...

Medan
Pembunuh Siswa SD di Kelas Masih Diburu, Sekolah Tempat Kejadian Diliburkan Sepekan

Pembunuh Siswa SD di Kelas Masih Diburu, Sekolah Tempat Kejadian Diliburkan Sepekan

Medan
Banyak PHK Sepihak, 16 Serikat Buruh di Sumut Demo Minta Presiden Cabut UU Cipta Kerja

Banyak PHK Sepihak, 16 Serikat Buruh di Sumut Demo Minta Presiden Cabut UU Cipta Kerja

Medan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.