Diduga Gara-gara Klakson, Pasangan Suami Istri di Medan Dianiaya Tetangga, Polisi: Mereka Saling Lapor

Kompas.com - 13/01/2022, 05:30 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Sebuah video viral memperlihatkan seorang pria dan perempuan dirangkul, seseorang diduga untuk menenangkannya. Darah terlihat di wajah, tangan dan baju.

Tidak jelas yang diucapkannya karena di dalam video itu orang berbicara dengan bahasa daerah.

Di sekitarnya, terdengar suara teriakan. Tak jauh dari situ, terlihat seorang pria menggenggam sesuatu. 

Baca juga: Anak 8 Tahun di Medan Diduga Dianiaya Ibu Angkatnya dengan Penggaris 1 Meter hingga Lebam

Video itu diunggah di sejumlah akun Instagram. Salah satunya di @tkpmedan. Akun tersebut mengunggah dua video berkaitan dari dua sisi berbeda.

Tertulis di keterangannya, 'Gara- Klakson, Suami Berlumuran Darah dan Istri Patah Tangan Dihajar Tetangga."

Di video kedua, tertulis keduanya saling lapor polisi

Klakson

Kasus itu terjadi di sebuah komplek perumahan di Lingkungan III, Jalan Platina Raya, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Labuhan pada Minggu (9/1/2022) pagi.

Tertulis di keterangannya, pria yang terluka itu berinisial D (42) dan istrinya berinisial A (35). Sementara pria yang diduga sebagai lawannya berinisial R (47)

Dikonfirmasi di Mapolda Sumut pada Rabu (12/1/2022) petang, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, dari kasus itu, kedua pihak saling lapor.

Untuk yang pasangan suami istri, membuat laporan di Polres Pelabuhan Belawan sedangkan yang pihak lainnya membuat laporan di Polsek Labuhan. 

"Keduanya sudah ditangani oleh penyidik di Polsek Labuhan dan Polres Pelabuhan Belawan," katanya. 

Baca juga: Aniaya 3 Anggota Keluarga, Pria Ini Hantam Kepala Ayahnya Pakai Helm

Dijelaskannya, sampai saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Begitupun mengenai motif kejadian tersebut, sampai saat ini masih didalami oleh penyidik.

Berdasarkan hasil keterangan sementara dari pasangan suami istri tersebut, saat itu sang suami yang mengemudikan mobil membunyikan klakson panjang yang mengagetkan. 

"Itu keterangan dari pasutri. Sementara dari keterangan satunya (terlapor) belum kita gali. Kita belum sampai mendetail. Kita masih menggali laporan awal saja," katanya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paman yang Bunuh Siswa SD Saat Belajar di Kelas Ditangkap, Polisi: Dilatarbelakangi Dendam

Paman yang Bunuh Siswa SD Saat Belajar di Kelas Ditangkap, Polisi: Dilatarbelakangi Dendam

Medan
Sakit Hati Ditegur karena Ambil Daun Pisang, Doman Bakar Rumah Kades di Deli Serdang

Sakit Hati Ditegur karena Ambil Daun Pisang, Doman Bakar Rumah Kades di Deli Serdang

Medan
Jimmy Dipenjarakan Adik Kandungnya, Kerap Curi Barang Keluarga hingga Lempar Ponakan Pakai Batu

Jimmy Dipenjarakan Adik Kandungnya, Kerap Curi Barang Keluarga hingga Lempar Ponakan Pakai Batu

Medan
Akhirnya Polisi Tangkap Paman yang Tikam Bocah SD hingga Tewas di Dalam Kelas, Diduga ODGJ

Akhirnya Polisi Tangkap Paman yang Tikam Bocah SD hingga Tewas di Dalam Kelas, Diduga ODGJ

Medan
Hendak ke Kamboja, 212 Calon Pekerja Migran Ilegal Diamankan, Mengaku Akan Melancong ke Luar Negeri

Hendak ke Kamboja, 212 Calon Pekerja Migran Ilegal Diamankan, Mengaku Akan Melancong ke Luar Negeri

Medan
Berharap Upah Rp 1,5 Juta, Penarik Becak di Medan Jadi Kurir Sabu 8,8 Kg, Kini Divonis 20 Tahun Penjara

Berharap Upah Rp 1,5 Juta, Penarik Becak di Medan Jadi Kurir Sabu 8,8 Kg, Kini Divonis 20 Tahun Penjara

Medan
Siswa SD di Deli Serdang Tewas Ditikam Paman di Kelas, Korban Pernah Diancam Akan Dicelakai

Siswa SD di Deli Serdang Tewas Ditikam Paman di Kelas, Korban Pernah Diancam Akan Dicelakai

Medan
Fenomena Dukungan Marga Hutabarat dan Simanjuntak dalam Kasus Brigadir J, Sejarawan: Asosiasi Klan yang Kuat

Fenomena Dukungan Marga Hutabarat dan Simanjuntak dalam Kasus Brigadir J, Sejarawan: Asosiasi Klan yang Kuat

Medan
Kalimat Terakhir Bocah SD Sebelum Tewas Ditusuk Paman di Ruang Kelas: Tolong Aku Bu...

Kalimat Terakhir Bocah SD Sebelum Tewas Ditusuk Paman di Ruang Kelas: Tolong Aku Bu...

Medan
Pembunuh Siswa SD di Kelas Masih Diburu, Sekolah Tempat Kejadian Diliburkan Sepekan

Pembunuh Siswa SD di Kelas Masih Diburu, Sekolah Tempat Kejadian Diliburkan Sepekan

Medan
Banyak PHK Sepihak, 16 Serikat Buruh di Sumut Demo Minta Presiden Cabut UU Cipta Kerja

Banyak PHK Sepihak, 16 Serikat Buruh di Sumut Demo Minta Presiden Cabut UU Cipta Kerja

Medan
Kronologi Siswa SD Dibunuh Pamannya di Deli Serdang, Korban Ditikam di Kelas, Murid dan Guru Teriak Histeris

Kronologi Siswa SD Dibunuh Pamannya di Deli Serdang, Korban Ditikam di Kelas, Murid dan Guru Teriak Histeris

Medan
Siswa SD di Deli Serdang Dibunuh Pamannya Saat Belajar di Kelas, Disaksikan Guru dan Murid Lain

Siswa SD di Deli Serdang Dibunuh Pamannya Saat Belajar di Kelas, Disaksikan Guru dan Murid Lain

Medan
Hendak Jual Sisik Trenggiling dan Paruh Burung Rangkong Senilai Rp 2 Miliar, 2 Pria di Tapanuli Utara Ditangkap

Hendak Jual Sisik Trenggiling dan Paruh Burung Rangkong Senilai Rp 2 Miliar, 2 Pria di Tapanuli Utara Ditangkap

Medan
Konvoi Bawa Senjata Tajam dan Merampok di Binjai, 2 Orang Ditangkap

Konvoi Bawa Senjata Tajam dan Merampok di Binjai, 2 Orang Ditangkap

Medan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.