Komnas HAM Turunkan 2 Tim ke Langkat Selidiki Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Nonaktif Langkat

Kompas.com - 26/01/2022, 11:22 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Menindaklanjuti laporan dari Migrant Care atas dugaan perbudakan modern di kerangkeng yang ada di rumah Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin-angin, Komnas HAM menurunkan dua tim melakukan penyelidikan. 

Dikonfirmasi melalui telepon pada Rabu (26/1/2022) pagi, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan, setelah mendapat laporan itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan KPK karena Bupati Langkat menjadi tahanan KPK. 

"Kita koordinasi, kita dapat banyak informasi juga dari penyidik mereka yang turun ke Langkat tempo hari. Kemudian kordinasi dengan Mabes Polri, hari ini sudah berangkat timnya. Ada dua tim yang ke lokasi," katanya.

Baca juga: Kesaksian 2 Penghuni Kerangkeng di Rumah Bupati Nonaktif Langkat, Berharap Sembuh dan Dipekerjakan  

Taufan memastikan bahwa timnya akan mendatangi lokasi kerangkeng.

Rehabilitasi atau perbudakan

Namun, menurutnya, tak hanya itu, timnya juga akan mencari informasi dari berbagai pihak karena ada yang mengatakan bahwa kerangkeng itu adalah panti rehabilitasi dan ada yang mengatakan itu perbudakan. 

"Hanya kalau panti rehabilitasi apakah sesuai dengan standar. Ada yang mengatakan ini perbudakan. Kan check point-nya berbeda," katanya.

Tim dari Komnas HAM akan mengecek mana yang betul karena dua-duanya memberikan argumentasi. Dalam hal ini, Komnas HAM menerima semua pandangan.

"Yang bilang ini panti rehabilitasi berikan argumentasi dan keterangan. Yang mengatakan ini adalah perbudakan, berarti konteksnya soal isu perburuhan. Itu juga berikan bukti-bukti," katanya.

Baca juga: Kisah Manusia dalam Kerangkeng Rumah Bupati Nonaktif Langkat, Datang Diantar Orangtua, Bekerja Tanpa Gaji, Diduga Disiksa

Komnas HAM, kata dia, menggunakan metode kerja yang sudah lazim yakni mengumpulkan semua fakta dan informasi untuk membuat kesimpulan.

Termasuk memanggil pihak kepolisian yang tempo hari datang pertama ke lokasi tersebut maupun penyidik KPK.

Mengenai 41 orang yang tidak hadir dalam assesment BNNK Langkat di Kantor Camat Kuala pada Selasa (25/1/2022), pihaknya akan mencari tahu.

"Kita cari informasinya. Tim sudah berangkat ke Medan terus langsung ke Langkat," ujarnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PMK Terkendali, Edy Rahmayadi: Jangan Ada yang Membuat Rakyat Stres...

PMK Terkendali, Edy Rahmayadi: Jangan Ada yang Membuat Rakyat Stres...

Medan
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 25 Mei 2022: Pagi Cerah Berawan, Siang dan Malam Hujan

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 25 Mei 2022: Pagi Cerah Berawan, Siang dan Malam Hujan

Medan
1.054 Sapi di Langkat Terpapar PMK, Kapolda Sumut Sidak Peternakan

1.054 Sapi di Langkat Terpapar PMK, Kapolda Sumut Sidak Peternakan

Medan
Kerangkeng Manusia Bupati Langkat, 10 Prajurit TNI Jadi Tersangka, 5 Polisi Disanksi

Kerangkeng Manusia Bupati Langkat, 10 Prajurit TNI Jadi Tersangka, 5 Polisi Disanksi

Medan
Tak Lapor Soal Kerangkeng Manusia Langkat, 5 Polisi Dijatuhi Hukuman Disiplin

Tak Lapor Soal Kerangkeng Manusia Langkat, 5 Polisi Dijatuhi Hukuman Disiplin

Medan
Polda Sumut Akan Gelar Rekonstruksi Kasus Kerangkeng Manusia di Langkat

Polda Sumut Akan Gelar Rekonstruksi Kasus Kerangkeng Manusia di Langkat

Medan
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 24 Mei 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore dan Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 24 Mei 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore dan Malam Hujan Ringan

Medan
Air Terjun Sipiso Piso, Pesona Destinasi Wisata di Kabupaten Karo

Air Terjun Sipiso Piso, Pesona Destinasi Wisata di Kabupaten Karo

Medan
Kesedihan Peternak yang Sapinya Terjangkit PMK: Sebagian Sudah Diberi Panjar

Kesedihan Peternak yang Sapinya Terjangkit PMK: Sebagian Sudah Diberi Panjar

Medan
Pulau Berhala, Pulau Terluar Indonesia yang Penuh Pesona

Pulau Berhala, Pulau Terluar Indonesia yang Penuh Pesona

Medan
Petani di Sumut Resah Ratusan Sapi Terjangkit PMK, Sebagian Sudah Dipesan untuk Kurban

Petani di Sumut Resah Ratusan Sapi Terjangkit PMK, Sebagian Sudah Dipesan untuk Kurban

Medan
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 23 Mei 2022: Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 23 Mei 2022: Cerah Berawan Sepanjang Hari

Medan
Keindahan Air Terjun Situmurun yang Mengalir turun ke Danau Toba

Keindahan Air Terjun Situmurun yang Mengalir turun ke Danau Toba

Medan
Taman Wisata Merci: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Taman Wisata Merci: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Medan
Satu Keluarga di Langkat Berkomplot Bunuh Sopir Travel, Kerangka Korban Ditemukan 4 Tahun Setelah Dibunuh

Satu Keluarga di Langkat Berkomplot Bunuh Sopir Travel, Kerangka Korban Ditemukan 4 Tahun Setelah Dibunuh

Medan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.