Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tari Zapin: Asal-usul, Iringan, Properti, Gerak, dan Keunikan

Kompas.com - 29/01/2022, 17:16 WIB
Puspasari Setyaningrum

Penulis

KOMPAS.com - Tari Zapin dikenal sebagai salah satu tarian Melayu yang dipengaruhi oleh budaya Islam.

Tari tradisional ini berkembang di Sumatera namun identik sebagai tarian dari daerah Siak, Provinsi Riau.

Baca juga: Tari Sekapur Sirih: Asal, Makna, Gerakan, dan Cerita

Melansir laman Kemendikbud, tari Zapin bisa juga dijumpai di Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara dengan nama berbeda-beda.

Baca juga: Tari Tortor: Sejarah, Asal Daerah, Gerakan, dan Fungsi

Sebutan tarian Zapin sendiri berasal dari bahasa arab yaitu “Zafn” yang berarti pergerakan kaki cepat mengikut rentak pukulan.

Baca juga: 65 Nama Tari di Indonesia dan Asal Daerahnya

Asal-usul Tari Zapin

Tari Zapin merupakan salah satu jenis tarian rakyat Melayu yang masih eksis dan sering dipertontonkan sampai sekarang.

Asal-usul tarian Zapin bermula pada awal abad ke-16 sebagai tarian hiburan di istana yang dibawa dari Hadramaut, Yaman oleh para pedagang Arab.

Awalnya, kesenian ini dibawa oleh pedagang-pedagang Arab dari Gujarat dalam perdagangan rempah.

Dalam persinggahannya di negeri Nusantara, terjadi akulturasi sehingga perkembangan kreasi tari Zapin menjadi identik dengan budaya Melayu.

Seiring berjalannya waktu, tarian tradisional ini tak hanya sebagai hiburan namun juga memiliki sifat edukatif.

Hal ini karena tari Zapin digunakan sebagai media dakwah Islam melalui syair lagu-lagu yang didendangkan.

Iringan dan Properti Tari Zapin

Tarian Zapin dikenal dengan iringan musik yang khas sehingga orang dengan mudah mengingatnya.

Musik pengiringnya menggunakan perpaduan berbagai alat musik yaitu gambus, rebana, gendang, rebab, dan alat musik tabuh gendang kecil yang disebut marwas atau marakas.

Adapun properti tari Zapin yang biasa digunakan adalah selendang dan sampur.

Gerakan Tari Zapin

Tari Zapin identik dengan gerakannya yang dirangkai dari gerakan-gerakan kaki.

Sementara gerak tangan dalam tarian ini merupakan pengaruh gerak badan yang diakibatkan oleh gerakan-gerakan kaki.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Alasan Edy Rahmayadi Ambil Formulir Pilkada di PDI-P: Banyak Keputusan yang Selaras

Alasan Edy Rahmayadi Ambil Formulir Pilkada di PDI-P: Banyak Keputusan yang Selaras

Medan
Tujuh Wisatawan Terseret Banjir di Obyek Wisata Pelaruga, Satu Orang Tewas

Tujuh Wisatawan Terseret Banjir di Obyek Wisata Pelaruga, Satu Orang Tewas

Medan
Tim Edy Rahmayadi Ambil Formulir Pendaftaran Pilkada Sumut di Kantor PDI-P

Tim Edy Rahmayadi Ambil Formulir Pendaftaran Pilkada Sumut di Kantor PDI-P

Medan
Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Medan
Buaya Muara Muncul di Sungai Medan, BBKSDA: Itu Lokasi Perlintasannya, Waspada

Buaya Muara Muncul di Sungai Medan, BBKSDA: Itu Lokasi Perlintasannya, Waspada

Medan
Disdik Sumut Sebut Ada Informasi Simpang Siur soal Kematian Siswa SMK di Nias

Disdik Sumut Sebut Ada Informasi Simpang Siur soal Kematian Siswa SMK di Nias

Medan
Bobby Tanggapi Wakilnya yang Ingin Maju Jadi Calon Wali Kota Medan

Bobby Tanggapi Wakilnya yang Ingin Maju Jadi Calon Wali Kota Medan

Medan
10 Lurah di Medan yang Naikkan Harga Sembako di Pasar Murah Diperiksa, Terancam Dicopot

10 Lurah di Medan yang Naikkan Harga Sembako di Pasar Murah Diperiksa, Terancam Dicopot

Medan
Nakes di Simalungun Diperkosa di RS, 3 Pelaku Dibekuk Selang 5 Bulan

Nakes di Simalungun Diperkosa di RS, 3 Pelaku Dibekuk Selang 5 Bulan

Medan
Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Jumat 19 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Jumat 19 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Medan
Jejak Penipuan Masuk Akpol Rp 1,3 M Iptu Supriadi dan Nina Wati di Sumut Sejak 2014

Jejak Penipuan Masuk Akpol Rp 1,3 M Iptu Supriadi dan Nina Wati di Sumut Sejak 2014

Medan
Jenazah Siswa SMK di Nias Korban Penganiayaan Kepsek Diotopsi

Jenazah Siswa SMK di Nias Korban Penganiayaan Kepsek Diotopsi

Medan
Pencuri Rokok Terjebak Jadi Biang Keladi Kebakaran 6 Ruko di Deli Serdang

Pencuri Rokok Terjebak Jadi Biang Keladi Kebakaran 6 Ruko di Deli Serdang

Medan
Kepsek di Nias Penganiaya Siswa sampai Tewas Dibebastugaskan

Kepsek di Nias Penganiaya Siswa sampai Tewas Dibebastugaskan

Medan
Bus Rombongan Pelajar ke Berastagi Terbakar di Simalungun

Bus Rombongan Pelajar ke Berastagi Terbakar di Simalungun

Medan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com