Kompas.com - 08/04/2022, 16:15 WIB
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Kabupaten Langkat, Dewa Peranginangin ditahan polisi terkait kasus kerangkeng manusia Bupati Langkat.

Dewa Peranginangin diketahui merupakan anak dari Bupati nonaktif Langkat, Terbit Rencana Peranginangin.

Ia dihadirkan saat Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menggelar konfrensi pers.

Ketika ditahan polisi, Dewa Peranginangin menggunakan pakaian kemeja tahanan warna merah. Kedua tangannya diikat pakai borgol plastik warna hitam.

Baca juga: Polisi Resmi Tahan Anak Bupati Nonaktif Langkat dan 7 Tersangka Kerangkeng Manusia Lainnya

Saat digiring petugas Polda Sumut ke depan Aula Tri Brata, Dewa Peranginangin yang memakai celana pendek warna cokelat berusaha menyembunyikan wajahnya.

Dewa Peranginangin yang memakai masker putih juga berusaha memalingkan wajahnya dari kamera awak media.

Dia berkali-kali menundukkan kepala, agar wajahnya tidak disorot dan dijepret kamera wartawan.

"Terhitung sejak tadi malam, delapan tersangka yang sudah kami tetapkan, baik itu perannya selaku orang yang turut serta terjadinya tindak pidana yang mengakibatkan orang meninggal dan tindak pidana perdagangan orang kami tahan setelah dilakukan gelar perkara," kata Kapolda Sumut, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak, Jumat (8/4/2022).

Baca juga: Soal Kerangkeng Manusia, Penasehat Hukum Sebut Bupati Nonaktif Langkat Tak Tahu

Ia mengatakan Polda Sumut memiiki waktu 20 hari untuk menyelesaikan kasus tersebut.

"Penahanan di rutan Polda Sumut selama 20 hari ke depan. Ini artinya waktu sudah mulai berjalan, karena argo kita harus menyelesaikan tepat waktu, meskipun masih ada mungkin hal-hal lain yang belum kami temukan," kata Panca.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bongkar Sarang Judi dan Sabu di Sumut, Polisi Sempat Diadang Orang Bersenjata

Bongkar Sarang Judi dan Sabu di Sumut, Polisi Sempat Diadang Orang Bersenjata

Medan
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 2 Desember 2022: Pagi Hujan Sedang, Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 2 Desember 2022: Pagi Hujan Sedang, Malam Hujan Ringan

Medan
1 Perempuan dan 2 Pria Diamankan Saat Transaksi Narkoba di Binjai

1 Perempuan dan 2 Pria Diamankan Saat Transaksi Narkoba di Binjai

Medan
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 1 Desember 2022: Pagi Hujan Ringan, Siang Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 1 Desember 2022: Pagi Hujan Ringan, Siang Hujan Sedang

Medan
Bobby Sebut Ustaz, Penggali Kubur, dan Bilal Mayit di Medan Akan Dicover BPJS Ketenagakerjaan

Bobby Sebut Ustaz, Penggali Kubur, dan Bilal Mayit di Medan Akan Dicover BPJS Ketenagakerjaan

Medan
Polda Sumut Sita 21 Jetski, 1 Kapal, dan 2 Speedboat Milik Apin BK, Bos Judi Terbesar di Sumut, Ini Penampakannya

Polda Sumut Sita 21 Jetski, 1 Kapal, dan 2 Speedboat Milik Apin BK, Bos Judi Terbesar di Sumut, Ini Penampakannya

Medan
2.000 Babi di Kota Medan dan Deli Serdang Mati Mendadak, Dipastikan karena Wabah Flu Babi

2.000 Babi di Kota Medan dan Deli Serdang Mati Mendadak, Dipastikan karena Wabah Flu Babi

Medan
Dari Kompol hingga AKBP, 6 Perwira Polisi di Sumut Tiba-tiba Dicopot dari Jabatan dan Diperiksa, Ada Apa?

Dari Kompol hingga AKBP, 6 Perwira Polisi di Sumut Tiba-tiba Dicopot dari Jabatan dan Diperiksa, Ada Apa?

Medan
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 30 November 2022: Siang Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 30 November 2022: Siang Hujan Sedang

Medan
Di Medan dan Deli Serdang, Ada 2000 Ekor Babi Mati Mendadak, Diduga karena Virus

Di Medan dan Deli Serdang, Ada 2000 Ekor Babi Mati Mendadak, Diduga karena Virus

Medan
Dituduh Aniaya Warga, 2 Anggota Dewan Mengaku Diperas hingga Rp 3 Miliar, Kini Saling Lapor Polisi

Dituduh Aniaya Warga, 2 Anggota Dewan Mengaku Diperas hingga Rp 3 Miliar, Kini Saling Lapor Polisi

Medan
Daftar UMP 2023 di Sumatera, Sumbar Catat Kenaikan Tertinggi

Daftar UMP 2023 di Sumatera, Sumbar Catat Kenaikan Tertinggi

Medan
UMP Sumut 2023 Naik Menjadi Rp 2.710.493

UMP Sumut 2023 Naik Menjadi Rp 2.710.493

Medan
Warga Medan Bisa Berobat ke RS Hanya Modal KTP, Berikut Penjelasannya

Warga Medan Bisa Berobat ke RS Hanya Modal KTP, Berikut Penjelasannya

Medan
Mulai 1 Desember, Warga Medan yang Mau Berobat Cukup Bawa KTP

Mulai 1 Desember, Warga Medan yang Mau Berobat Cukup Bawa KTP

Medan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.