Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Buru Pembunuh 3 Harimau Sumatera di Aceh Timur

Kompas.com - 26/04/2022, 12:41 WIB
Masriadi ,
Reni Susanti

Tim Redaksi

ACEH TIMUR – Tim identifikasi Polres Aceh Timur dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mulai nekropsi (bedah bangkai) dan mengusut kasus kematian 3 harimau Sumatera

Seperti diketahui 3 harimau sumatera ditemukan mati di area perkebunan sawit milik PT Aloe Timur, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.

Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, AKP Miftahuda Dizha Fezuono menyebutkan, nekropsi dilakukan untuk memastikan penyebab kematian satwa yang dilindungi negara itu.

Baca juga: 2 Pemuda di Bondowoso Satroni Rumah Mantan Gurunya, Curi Barang Senilai Rp 18,3 Juta

Dia menjelaskan, ketiga bangkai harimau ditemukan terpisah di dua lokasi. Di lokasi pertama, terdapat dua ekor bangkai harimau sumatera jantan dalam keadaan leher terjerat tali aring.

"Umur dari kedua ekor harimau tersebut sama/identik berkisar antara 2 sampai 2,5 tahun dan waktu kematian diperkirakan antara tiga sampai dengan empat hari," katanya.

Sedangkan di lokasi kedua, satu harimau betina ditemukan mati dalam keadaan leher terjerat tali aring. 

Umur harimau tersebut diperkirakan antara 5,5 tahun sampai 6 tahun dan waktu kematian diperkirakan lima hari.

Baca juga: Sopir Truk Kabur Usai Tabrak Pengendara Motor hingga Tewas di Jember

Dia menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal dari ahli BKSDA Aceh, penyebab kematian tiga ekor harimau sumatera diduga akibat terganggunya pernapasan dan peredaran darah.

“Diduga kehabisan oksigen dan adanya penekanan pada saluran napas dikarenakan bagian leher harimau terjerat tali aring (jerat kawat)," tutur Miftahuda.

Dari lokasi, pihaknya menemukan dua gulung tali aring yang menjerat ketiga harimau itu. 

Tim ini, sambung Kasat Reskrim, juga mengambil sempel isi lambung untuk diuji di labaoratorium.

Dia mengimbau masyarakat untuk menjaga satwa dilindungi. Pembunuh satwa itu akan dijerat pasal 40 Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Baca juga: 1 Lagi Harimau Sumatera Mati di Aceh Timur, Ini Penyebabnya

 

Bagi yang sengaja melakukan pelanggaran dapat dikenai sanksi pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta.

Sebelumnya diberitakan, dua hari berturut-turut ditemukan tiga ekor harimau Sumatera mati di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh. Kasus ini menjadi kasus terbesar kematian harimau pada waktu bersamaan di Aceh.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Edy Sudah Daftar Bacagub Sumut ke 9 Partai, Terbaru PPP

Edy Sudah Daftar Bacagub Sumut ke 9 Partai, Terbaru PPP

Medan
Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Medan
Kronologi 51 Pengungsi Rohingya Tiba di Langkat, Nahkoda Kabur, Sempat Berjalan di Hutan

Kronologi 51 Pengungsi Rohingya Tiba di Langkat, Nahkoda Kabur, Sempat Berjalan di Hutan

Medan
Selundupkan Ganja dalam Roti ke Rutan, Mahasiswa di Medan Ditangkap

Selundupkan Ganja dalam Roti ke Rutan, Mahasiswa di Medan Ditangkap

Medan
Pasangan Remaja di Simalungun Ditangkap Polisi Usai Membuang Bayi

Pasangan Remaja di Simalungun Ditangkap Polisi Usai Membuang Bayi

Medan
Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Lebat

Medan
Jurnalis di Pematangsiantar dan Medan Tolak Revisi UU Penyiaran

Jurnalis di Pematangsiantar dan Medan Tolak Revisi UU Penyiaran

Medan
Bobby Sudah Ambil Formulir Bacagub Sumut di 9 Partai, Terbaru PKS

Bobby Sudah Ambil Formulir Bacagub Sumut di 9 Partai, Terbaru PKS

Medan
Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Rabu 22 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Rabu 22 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Medan
8 Pelajar Siantar-Simalungun Menangi Kejurnas MMA, Siap ke Argentina

8 Pelajar Siantar-Simalungun Menangi Kejurnas MMA, Siap ke Argentina

Medan
Usai Daftar Bacagub ke Gerindra, Bobby Ambil Formulir di 6 Partai Lain

Usai Daftar Bacagub ke Gerindra, Bobby Ambil Formulir di 6 Partai Lain

Medan
Pemkot Medan Gagas Kebijakan Parkir Berlangganan Juga demi Juru Parkir

Pemkot Medan Gagas Kebijakan Parkir Berlangganan Juga demi Juru Parkir

Medan
Bobby Jadi Kader Gerindra, Jokowi: Tanya ke Dia, Orangtua Hanya Bisa Mendoakan

Bobby Jadi Kader Gerindra, Jokowi: Tanya ke Dia, Orangtua Hanya Bisa Mendoakan

Medan
Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Selasa 21 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Selasa 21 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Medan
Paman Bobby Bantah Ambil Formulir Bacalon Wali Kota Medan

Paman Bobby Bantah Ambil Formulir Bacalon Wali Kota Medan

Medan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com