KOMPAS.com - Tersebar berita hoaks 60 motor dikabarkan hilang saat upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Medan, Sumatera Utara, yang digelar di Lapangan Merdeka, beberapa waktu lalu.
Polisi setempat menyebut berita itu tidak benar. Pasalnya, saat ini polisi belum menerima laporan kehilangan motor dari warga.
Baca juga: 60 Sepeda Motor Dikabarkan Hilang Saat Peringatan HUT Medan, Bobby hingga Polisi Buka Suara
Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Medan Kombes Valentino Alfa Tareda pun mengaku akan memburu penyebar berita hoaks itu.
"Untuk akun medsos yang meng-upload-nya, akan kita telusuri, jangan buat isu dengan sumber yang tak jelas,” ucap dia.
Baca juga: HUT Kota Medan ke-432, Bobby Nasution Bilang Stunting dan Banjir Menjadi PR Bersama
Wali Kota Medan Bobby Nasution juga turut menanggapi beredarnya berita tersebut.
Dirinya pun meminta warga yang merasa kehilangan sepeda motornya untuk segera melapor.
"Kalau ada warga kehilangan, saya imbau segera lapor. Polisi saya minta untuk menerima laporan dan menindak secepatnya. Tangkap pencurinya, kalau bisa motornya yang hilang dicari juga dan dikembalikan kepada pemiliknya," kata Bobby.
Sementara itu, Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumut Ade Jona Prestyo menyayangkan adanya berita hoaks tersebut.
Menurutnya, informasi bohong tersebut sangat kejam dan meresahkan warga Kota Medan di tengah kegembiraan warga.
"Malah ada pihak yang menyebar berita palsu, aneh. Saya apresiasi Pak Wali yang sudah menyuguhkan hiburan bagi kita semua," kata Ade.
(Penulis : Kontributor Medan, Mei Leandha | Editor : Teuku Muhammad Valdy Arief)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.