Berharap Upah Rp 1,5 Juta, Penarik Becak di Medan Jadi Kurir Sabu 8,8 Kg, Kini Divonis 20 Tahun Penjara

Kompas.com - 13/08/2022, 12:42 WIB
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Penarik becak bermotor atau pabetor, Rizal Haris Daulay, warga Sei Babura, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan divonis 20 tahun penjara di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Ia divonis karena terbukti menjadi kurir narkoba jenis sabu seberat Rp 8,8 kilogram.

Sebagai penarik becak, Rizal mau menjadi kurir sabu karena tergiur upah Rp 1,5 juta yang dijanjikan pada dirinya.

"Menjatuhkan terdakwa Rizal Haris Daulay demgan pidana penjara selama 20 tahun, denda Rp1 miliar apabila denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana 6 bulan penjara," kata majelis hakim yang diketuai Sayed Tarmizi, Jumat (12/8/2022).

Baca juga: 4 Pria di Lombok Utara Ditangkap Saat Pesta Sabu, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

Hakim mengatakan hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak sejalan dengan program pemerintah dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika.

"Keadaan meringankan, terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya, belum pernah dihukum, serta sopan selama persidangan," kata hakim.

Diperintahkan oleh tersangka Embong melalui ponsel

Sementara itu, dalam dakwaan jaksa, bahwa Rizal Haris Daulay menerima pekerjaan mengantar sabu dari terdakwa lain bernama Embong.

Rizal Haris dihubungi Embong lewat sambungan WhatsApp (WA).

"Abang mau kerjaan gak? Bantu aku jual sabu, nanti abang antarkanlah sabunya ke pembeli. Upahnya Rp1,5 juta. Minggu depan tunggulah di dekat RS Bunda Thamrin, nanti ada yang ngasih handphone sama abang," kata Fauzan menirukan ucapan Embong.

Pada Minggu (13/3/2022) siang, Rizal pun menunggu di depan RS Bund Thamrin. Tak lama seorang pria menghampirinya dan memberikan ponsel.

Baca juga: Alasan Orangtua Laporkan Anaknya yang Sedang Pesta Narkoba ke Polisi, Kerap Melawan Saat Dinasihati

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tragis, Kakak Beradik Tewas Tabrak Mobil Saat Kejar Jambret, Tergeletak Pegang Rantai Tas

Tragis, Kakak Beradik Tewas Tabrak Mobil Saat Kejar Jambret, Tergeletak Pegang Rantai Tas

Medan
Kronologi Kakak Adik di Medan Tewas Tabrak Mobil Saat Kejar Jambret

Kronologi Kakak Adik di Medan Tewas Tabrak Mobil Saat Kejar Jambret

Medan
Tabrak Mobil Saat Kejar Jambret, Kakak Adik di Medan Tewas

Tabrak Mobil Saat Kejar Jambret, Kakak Adik di Medan Tewas

Medan
Bendahara Kantor Camat di Medan Ditembak OTK dengan Airsoft Gun

Bendahara Kantor Camat di Medan Ditembak OTK dengan Airsoft Gun

Medan
Bawa 1 Kg Daun Ganja Basah, 2 Pria Langkat Ditangkap

Bawa 1 Kg Daun Ganja Basah, 2 Pria Langkat Ditangkap

Medan
2 Penambang Emas di Sumut Tewas Tertimbun Longsor

2 Penambang Emas di Sumut Tewas Tertimbun Longsor

Medan
Kunjungi Lokasi Gempa Tapanuli Utara, Edy Rahmayadi: Prioritaskan Rehabilitasi Bangunan yang Rusak

Kunjungi Lokasi Gempa Tapanuli Utara, Edy Rahmayadi: Prioritaskan Rehabilitasi Bangunan yang Rusak

Medan
Anies Diusung Jadi Presiden, Nasdem Sumut: Kami Tegak Lurus dengan Keputusan Ketum

Anies Diusung Jadi Presiden, Nasdem Sumut: Kami Tegak Lurus dengan Keputusan Ketum

Medan
Dituduh Mencuri, Seorang Pria Tewas Gantung Diri di Sel Mapolsek Pancur Batu Deli Serdang

Dituduh Mencuri, Seorang Pria Tewas Gantung Diri di Sel Mapolsek Pancur Batu Deli Serdang

Medan
Bupati Taput Bertemu Gubernur Edy: Kami Butuh Bahan Bangunan, Sembako Cukup

Bupati Taput Bertemu Gubernur Edy: Kami Butuh Bahan Bangunan, Sembako Cukup

Medan
Edy Rahmayadi soal Seorang Korban Tewas Gempa Taput: Dia Sakit Jantung, Kaget...

Edy Rahmayadi soal Seorang Korban Tewas Gempa Taput: Dia Sakit Jantung, Kaget...

Medan
Aliran Sumber Air Panas di Tapanuli Utara Berubah Setelah Diguncang Gempa

Aliran Sumber Air Panas di Tapanuli Utara Berubah Setelah Diguncang Gempa

Medan
Pascagempa Magnitudo 6, Tapanuli Utara Diguncang 95 kali Gempa Susulan, 8 Gempa Dirasakan

Pascagempa Magnitudo 6, Tapanuli Utara Diguncang 95 kali Gempa Susulan, 8 Gempa Dirasakan

Medan
Dampak Gempa Tapanuli Utara, 1.146 Bangunan Rusak, 1 Warga Meninggal Dunia dan 24 Luka-luka

Dampak Gempa Tapanuli Utara, 1.146 Bangunan Rusak, 1 Warga Meninggal Dunia dan 24 Luka-luka

Medan
Video Viral Sejumlah Kucing Mati di Tempat Penampungan, Polisi di Pekanbaru Buru Pelaku

Video Viral Sejumlah Kucing Mati di Tempat Penampungan, Polisi di Pekanbaru Buru Pelaku

Medan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.