Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Gunung Sinabung, Gunung Api Aktif di Dataran Tinggi Karo

Kompas.com - 26/01/2023, 21:37 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Gunung Sinabung adalah sebuah gunung api aktif yang berada di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.

Puncak Gunung Sinabung berada di ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Baca juga: Gunung Sinabung Turun Status ke Level Waspada, Masih Berpotensi Erupsi

Gunung Sinabung bersama Gunung Sibayak berada di Dataran Tinggi Karo yang sama-sama menjadi gunung api aktif di provinsi Sumatera Utara.

Gunung Sinabung adalah gunung api strato berbentuk kerucut dan termasuk dalam Tipe-A, yaitu kelompok gunung api yang pernah mengalami erupsi magmatik sekurang-kurangnya satu kali sesudah tahun 1600 Masehi.

Baca juga: Getaran Gempa Pasaman Barat Sumbar Terasa Hingga Karo, Tak Berdampak ke Aktivitas Gunung Sinabung

Sejarah Letusan Gunung Sinabung

Dilansir dari laman Badan Geologi, semula Gunung Sinabung merupakan gunung api dengan Tipe-B, yaitu yang pernah meletus, tetapi sesudah tahun 1600 Masehi belum lagi mengadakan erupsi magmatik, namun masih memperlihatkan gejala kegiatan seperti kegiatan solfatara.

Baca juga: Siwaluh Jabu, Rumah Adat Batak Karo yang Unik dan Megah

Sejarah aktivitas Gunung Sinabung khususnya yang berupa letusan memang tidak banyak diketahui dan tidak terdapat dalam catatan sejarah dan literatur.

Adapun sebelum tahun 1600 aktivitas terakhir yang ditimbulkan oleh gunungapi ini berupa muntahan batuan piroklastik serta aliran lahar yang mengalir ke arah selatan.

Sementara pada 1912 terlihat aktivitas solfatara di puncak dan lereng atas.

Gunung Sinabung kemudian berubah status menjadi Tipe-A setelah letusan freatik pada tahun 2010.

Sementara dilansir dari laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Gunung Sinabung diketahui pertama kali meletus sekitar tahun 800 M.

Letusan berupa erupsi freatik berikutnya baru terjadi pada 27 Agustus 2010 dengan mengeluarkan asap dan abu vulkanis.

Aktivitas tersebut berlanjut pada 29 Agustus 2010 dini hari, Gunung Sinabung terlihat mengeluarkan lava.

Pada tanggal 7 September 2010 kembali terjadi erupsi dengan suara letusan terdengar sampai jarak 8 kilometer dan debu vulkanis yang tersembur hingga 5.000 meter ke udara.

Pada tanggal 20 November 2013 terjadi letusan, diikuti letusan berikutnya pada 23 November 2013 yang menyebabkan Kota Medan yang berjarak 80 km di sebelah timur terkena hujan abu vulkanik

Saat itu status Gunung Sinabung dinaikkan menjadi awas (level IV) dan ribuan warga di 21 desa dan 2 dusun di lerengnya terpaksa harus mengungsi.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com