Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Gunung Sinabung, Gunung Api Aktif di Dataran Tinggi Karo

Kompas.com - 26/01/2023, 21:37 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Status ini terus bertahan hingga memasuki tahun 2014 dengan rentetan kegempaan, letusan, dan luncuran awan panas yang terjadi terus-menerus.

Dilansir dari Pemberitaan Kompas.com pada 10 Agustus 2020, sejak 8 April 2014 tingkat aktivitas Gunung Sinabung diturunkan dari level IV atau awas menjadi level III atau siaga.

Pada 2015, Gunung Sinabung kembali menunjukkan peningkatan aktivitas hingga terjadi letusan yang memakan korban jiwa pada 22 Mei 2016.

Selanjutnya di tahun 2017 terjadi letusan yang menghancurkan kubah lava sebesar 2,3 juta meter kubik dengan hanya menyisakan 23.700 meter kubik saja.

Letusan berikutnya terjadi berturut-turut pada tahun 2018, 2019, 2020, dan 2021.

Tingkat aktivitas atau status Gunung Sinabung baru diturunkan dari siaga (level III) menjadi waspada (level II) pada 20 Mei 2022.

Geologi dan Geomorfologi Gunung Sinabung

Dilansir dari laman Badan Geologi, Gunung Sinabung terbentuk pada tepian barat laut patahan cekungan Toba Tua.

Garis patahan strike slip mengiri sepanjang batas bagian barat Toba, yang bagian atasnya terbentuk Gunung Sinabung menerus ke timur laut hingga Gunung Sibayak merupakan sesar orde kedua.

Struktur sesar normal dijumpai di daerah Danau Kawar yang merupakan sesar orde ketiga.

Sesar tersebut kehilangan tekanan dan mengalami penurunan di bagian Selatan yang merupakan hanging wall-nya dan dicirikan oleh morfologi triangular facet yang menjadi salah satu penciri sesar normal.

Selain struktur sesar, struktur lainnya seperti struktur kelurusan topografi yang pada umumnya menunjukkan orientasi barat daya-timur laut serta struktur kawah juga ditemukan pada bagian puncak gunung api dengan orientasi barat laut-tenggara.

Sementara geomorfologi Gunung Sinabung terbagi menjadi 4 satuan morfologi berdasarkan morfografi dan morfogenesa, yaitu perbukitan sedimen, perbukitan vulkanik, kerucut gunungapi, dan puncak gunungapi.

Daya Tarik Gunung Sinabung

Gunung Sinabung memiliki berbagai daya tarik baik pesona alam maupun potensi sumber daya alam.

Ketika aktivitas Gunung Sinabung turun, banyak pendaki yang sengaja datang untuk menikmati keindahannya.

Di kaki Gunung Sinabung juga terdapat danau Lau Kawar yang tak kalah memesona.

Tak hanya itu, hasil dari endapan letusan sebelumnya membuat tanah di lereng Gunung Sinabung menjadi sangat subur.

Berbagai tanaman buah dan sayuran dapat tumbuh dengan bak dan menjadi komoditas utama dari Kabupaten Karo.

Sumber:
vsi.esdm.go.id  
esdm.go.id  
karokab.go.id  
kompas.com (Penulis: Mela Arnani, Editor: Rizal Setyo Nugroho, Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Nikson Nababan dan Strategi Membangun Sumut dari Desa

Nikson Nababan dan Strategi Membangun Sumut dari Desa

Medan
Medan Terapkan Parkir Berlangganan Mulai 1 Juli, Tarif Motor Rp 90.000 Per Tahun

Medan Terapkan Parkir Berlangganan Mulai 1 Juli, Tarif Motor Rp 90.000 Per Tahun

Medan
Korban Bus Tabrak Sepeda Motor di Batu Bara 2 Orang, Sopir Kabur

Korban Bus Tabrak Sepeda Motor di Batu Bara 2 Orang, Sopir Kabur

Medan
Penyebab Terbakarnya Kantor Kecamatan di Medan Diduga karena Korsleting

Penyebab Terbakarnya Kantor Kecamatan di Medan Diduga karena Korsleting

Medan
Kantor Kecamatan Medan Area di Kota Medan Terbakar, 8 Armada Damkar Diturunkan

Kantor Kecamatan Medan Area di Kota Medan Terbakar, 8 Armada Damkar Diturunkan

Medan
Kantor Kecamatan Medan Area di Kota Medan Terbakar

Kantor Kecamatan Medan Area di Kota Medan Terbakar

Medan
Bus Tabrak Pengendara Motor Saat Berbelok di Batu Bara Sumut, 1 Tewas 2 Luka

Bus Tabrak Pengendara Motor Saat Berbelok di Batu Bara Sumut, 1 Tewas 2 Luka

Medan
Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Sabtu 15 Juni 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Sabtu 15 Juni 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Lebat

Medan
Cerita Peternak di Binjai, Sapinya 2 Kali Dibeli Jokowi untuk Kurban

Cerita Peternak di Binjai, Sapinya 2 Kali Dibeli Jokowi untuk Kurban

Medan
Pabrik Ekstasi Medan Beroperasi di Ruko, Kamar Jadi 'Tempat Memasak'

Pabrik Ekstasi Medan Beroperasi di Ruko, Kamar Jadi "Tempat Memasak"

Medan
Pabrik Ekstasi di Medan Dikelola Pasutri, Sebulan Produksi 600 Butir

Pabrik Ekstasi di Medan Dikelola Pasutri, Sebulan Produksi 600 Butir

Medan
21 Bulan Sengketa Antar Kue Taksi Online, Giliran Sang Driver Bersuara

21 Bulan Sengketa Antar Kue Taksi Online, Giliran Sang Driver Bersuara

Medan
Bey Sebut Proyek Pembangunan Tol Getaci Mundur dari Target

Bey Sebut Proyek Pembangunan Tol Getaci Mundur dari Target

Medan
Siswi di Simalungun Gugurkan Kandungan di Toilet RS, Janin 6 Bulan Ditemukan Tewas

Siswi di Simalungun Gugurkan Kandungan di Toilet RS, Janin 6 Bulan Ditemukan Tewas

Medan
Nurlelani Saksikan Suaminya Dibunuh Secara Sadis oleh Puluhan Orang yang Serang Rumahnya di Deli Serdang

Nurlelani Saksikan Suaminya Dibunuh Secara Sadis oleh Puluhan Orang yang Serang Rumahnya di Deli Serdang

Medan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com