Salin Artikel

Majikan Penganiaya Kurir Kosmetik Usia 15 Tahun di Medan Ditahan

MEDAN, KOMPAS.com - Kasus dugaan penganiayaan terhadap anak yang menjadi kurir kosmetik oleh majikannya menemui babak baru.

Polisi menetapkan sang majikan berinisial BS sebagai tersangka dan menahannya di Subdit 4 Renakta Ditreskrimum Polda Sumut.

"Jadi kasus itu sudah ditangani oleh Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Sumut," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi pada Senin (14/2/2022) siang.

Dijelaskannya, pemeriksaan terhadap tersangka BS atas dua laporan polisi yang masuk ke Polda Sumut, satu merupakan pelimpahan dari Polrestabes Medan dan satu lagi dari  mengatakan SPKT.

"Iya sudah dijadikan tersangka dan ditahan," katanya.  

Diberitakan sebelumnya, kasus penganiayaan ini terjadi pada korban berinisial F (15). Dia merupakan kurir kosmetik dari majikannya berinisial BS.

Pada 21 Desember 2021, F mengaku dirinya dianiaya oleh majikannya pada Senin (22/11/2022) karena dituduh mencuri uang Rp 9 juta.  

Dua hari kemudian dia dihubungi oleh BS untuk datang ke hotel di Medan untuk mengantarkan bedak jualannya. Saat mengemas bedak tersebut, korban dipukuli.

Dia kemudian dibawa ke rumah kakak pelaku di Jalan S. Parman dan kembali dipukuli, disaksikan oleh warga sekitar.  

Korban kemudian dibawa ke kos pelaku dan kembali mengalami penganiayaan. Dia dipukuli dari pukul 19.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB dengan jaminan sepeda motor dan handphone miliknya.

Kuasa hukum F, Rajindir Singh mengatakan, korban juga mengalami luka sayat 10 sentimeter di bagian paha kanan. 

https://medan.kompas.com/read/2022/02/14/155815778/majikan-penganiaya-kurir-kosmetik-usia-15-tahun-di-medan-ditahan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke