Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kunjungan Anies Disambut 200.000 Warga, Nasdem Sumut: Kami Minta Maaf bagi Masyarakat yang Belum Bisa Lihat Pak Anies

Kompas.com - 11/11/2022, 10:09 WIB
Kontributor Medan, Mei Leandha,
Reni Susanti

Tim Redaksi

MEDAN, KOMPAS.com - Lima hari setelah kedatangan Anies Baswedan ke Sumatera Utara, Partai Nasdem bertemu kelompok relawan, pengurus partai, dan panitia acara.

Ketua DPW Partai Nasdem Sumut, Iskandar ST mengatakan, pertemuan yang mereka lakukan untuk evaluasi dan menyampaikankan terima kasih Anies Baswedan karena semua rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sukses.

"Pak Anies berterima kasih kepada masyarakat dan ribuan relawan yang telah bekerja siang-malam, mengorbankan materi, waktu, pikiran, dan tenaga tanpa dibayar. Hadir dengan keinginan dan keikhlasannya, apresiasi luar biasa untuk ini," kata Iskandar di Auditorium Kantor DWP Partai Nasdem Sumut, Kamis (10/11/2022). 

Baca juga: Diusulkan Jadi Cawapres Anies Baswedan, Gibran: Terima Kasih Bang Rocky untuk Motivasinya

Ke depannya, partai dan kelompok relawan sepakat tetap kompak, bersatu, dan bekerja sama untuk memenangkan Anies Baswedan pada Pilpres 2024.

Ditanya berapa total massa yang menyambut kedatangan Anies kemarin, Iskandar bilang cukup banyak, di luar estimasi dan ekspektasi. 

"Banyak, luar biasa... Totalnya kurang lebih ada 200.000-an," ucapnya.

Jumlah tersebut dihitung dari dalam bandara yang ditaksir mencapai 7.000 sampai 8.000-an orang. Kemudian, mulai pintu tol sampai pintu keluar bandara, ada 50.000 lebih orang.

Baca juga: Mengenal Anoy Roz, Binaragawati yang Ditendang Driver Ojol, Pernah Juarai Kontes Asia Tenggara

 

Selanjutnya di pintu tol bandara, masih banyak lagi masyarakat yang menunggu. Sebagian masyarakat menganggap Anies tidak melalui tol, melainkan melewati jalan umum. Makanya massa masih menunggu di 1,5 kilometer sekitar bandara. 

"Kami minta maaf kepada masyarakat yang belum bisa melihat Pak Anies, walaupun sudah menunggu dari pagi. Juga kepada relawan yang tidak dapat sampai ke Istana Maimun karena jalanan macet," ucap dia. 

Baca juga: Bupati Solok Ngamuk di Kantor Aqua, Manajemen Danone Indonesia: Kita Fokus ke Persoalan Tenaga Kerja

Begitu pun bagi masyarakat Sumatera Utara, ia minta maaf karena kegiatan Anies di Medan dan Langkat mungkin menimbulkan ketidaknyamanan.

"Sekali lagi kami meminta maaf..." kata Iskandar.

Dirinya menyadari suksesnya agenda kunjungan Anies Baswedan tidak lepas dari beberapa kekurangan.

Berulang kali dia meminta maaf, apalagi untuk relawan yang tidak sempat berfoto bersama Anies. 

"Saya atas nama Nasdem Sumut memohon maaf," imbuhnya.

Kunjungan Anies di Sumut menjadi momentum besar dalam perjuangan menuju Pilpres 2024. Animo masyarakat yang sangat tinggi membangkitkan optimisme untuk menang, mengantarkan Anies ke kursi presiden.

"Sumatera Utara telah menorehkan sejarah menjadi tempat awal perjuangan Pak Anies menuju kemenangan Pilpres 2024. Jaga terus solidaritas sebab prosesnya masih panjang, sama dengan pesan Pak Anies supaya kita menjaga stamina, kekompakan, dan tetap menunjukkan kebaikan kepada semua," tutur Iskandar. 

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

10 Lurah di Medan Ketahuan Naikkan Harga Sembako Saat Program Pasar Murah

10 Lurah di Medan Ketahuan Naikkan Harga Sembako Saat Program Pasar Murah

Medan
Kronologi Siswa SMK di Nias Tewas Diduga Dianiaya Kepsek, Kening Dipukuli Saat Berbaris

Kronologi Siswa SMK di Nias Tewas Diduga Dianiaya Kepsek, Kening Dipukuli Saat Berbaris

Medan
Kronologi Siswa SMK di Nias Meninggal Diduga Usai Dianiaya Kepala Sekolah

Kronologi Siswa SMK di Nias Meninggal Diduga Usai Dianiaya Kepala Sekolah

Medan
Sebelum Meninggal, Siswa SMK di Nias Disebut Dibariskan dan Dipukul Kepala Sekolah

Sebelum Meninggal, Siswa SMK di Nias Disebut Dibariskan dan Dipukul Kepala Sekolah

Medan
Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Medan
Bobby 2 Kali Tak Tepati Janji Tutup Medan Zoo, Kali Ketiga Akankah Dipenuhi?

Bobby 2 Kali Tak Tepati Janji Tutup Medan Zoo, Kali Ketiga Akankah Dipenuhi?

Medan
Jokowi Lebaran di Medan demi Menantu Maju Pilgub, Apa Kata Bobby?

Jokowi Lebaran di Medan demi Menantu Maju Pilgub, Apa Kata Bobby?

Medan
Meski Tak Didukung, Bobby Akan Ambil Formulir Pilkada Sumut dari PDI-P

Meski Tak Didukung, Bobby Akan Ambil Formulir Pilkada Sumut dari PDI-P

Medan
Usai Ditangkap, Anggota Polrestabes Medan Pemilik Ribuan Pil Ekstasi Meninggal

Usai Ditangkap, Anggota Polrestabes Medan Pemilik Ribuan Pil Ekstasi Meninggal

Medan
Kronologi WN Perancis Dirampok di Karo Sumut, Korban Dipukul dan Dibuang Saat Berwisata

Kronologi WN Perancis Dirampok di Karo Sumut, Korban Dipukul dan Dibuang Saat Berwisata

Medan
Penutupan Ditunda karena Diprediksi Ramai saat Lebaran, Nyatanya Pengunjung Medan Zoo Sedikit

Penutupan Ditunda karena Diprediksi Ramai saat Lebaran, Nyatanya Pengunjung Medan Zoo Sedikit

Medan
Puncak Arus Balik di Terminal Amplas Medan Kemarin dan Hari Ini

Puncak Arus Balik di Terminal Amplas Medan Kemarin dan Hari Ini

Medan
Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Medan
Wisatawan Perancis Dirampok di Sipiso-piso, Korban Dibuang ke Sungai

Wisatawan Perancis Dirampok di Sipiso-piso, Korban Dibuang ke Sungai

Medan
Jokowi Kunjungi Berastagi, Beli Buah dan bagi-bagi Kaus Oblong

Jokowi Kunjungi Berastagi, Beli Buah dan bagi-bagi Kaus Oblong

Medan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com