Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Anggota Polres Labuhanbatu Dipaksa Turun dari Mobil, Diduga Penadah Fortuner Curian

Kompas.com - 28/02/2024, 10:15 WIB
David Oliver Purba

Editor

KOMPAS.com - Viral di media sosial video yang memperlihatkan sejumlah warga menghentikan mobil Toyota Fortuner BK 1891 ADC yang dinaiki anggota polisi di Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Narasi di video yang beredar menyebut anggota polisi berpangkat Aiptu berinsial A itu merupakan penadah mobil curian milik salah satu warga yang ikut menghentikan kendaraan tersebut.

Baca juga: Polisi Buru Pengemudi Civic Hitam yang Ugal-ugalan di Probolinggo, Videonya Viral

Baca juga: Viral Video Tetangga Lempar Kotoran Hewan di Asahan, Berakhir Saling Lapor ke Polisi

Polisi berseragam lengkap tersebut tampak berada di dalam mobil sambil menelepon saat dikerumuni warga.

Terlihat juga Aiptu A ditunjuk-tunjuk dan ditarik oleh beberapa orang yang memintanya keluar dari dalam mobil.

"Bersih keras tidak mau kasih mobil. Ini bapak ini. Kita viralkan," ucap seorang pria di dalam video.

Penjelasan Kapolres

Terkait video itu, Kapolres Labuhanbatu AKBP Bernard Malau mengatakan, kejadian ini bermula ketika anggotanya menerima gadai mobil dari seseorang dengan harga Rp 150 juta.

Namun belakangan, ternyata mobil itu diketahui diduga hasil pencurian.

"Mobil ini digadaikan oleh si X kepada anggota saya. Ternyata si X menggelapkan mobil, yang di dalam video mengambil mobil kepada anggota saya. Anggota saya membayar Rp 150 juta," kata Bernard, Senin (26/2/2024).

Bernard menjelaskan, Aiptu A sedang dimintai keterangan oleh Propam Polres Labuhanbatu.

Pihaknya juga tengah mengusut dugaan penggelapan mobil yang dilakukan seseorang dan digadaikan kepada anggotanya.

"Sudah diperiksa oleh Propam kami," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul: Dituding Jadi Penadah Mobil Curian, Anggota Polisi di Labuhanbatu Dipaksa Turun dari Mobil Fortuner

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com