PPKM di Sumut Diperpanjang sampai 14 Maret gara-gara Angka Kematian Covid-19 Tinggi

Kompas.com - 05/03/2021, 15:05 WIB
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi tertawa saat ditanya Kompas.com apakah Edy takut jarum suntik, di Aula Tengku Rizal Nurdin, rumah dinas gubernur, Kamis (14/1/2021) KOMPAS.COM/MEI LEANDHA ROSYANTIGubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi tertawa saat ditanya Kompas.com apakah Edy takut jarum suntik, di Aula Tengku Rizal Nurdin, rumah dinas gubernur, Kamis (14/1/2021)

MEDAN, KOMPAS.com – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi kembali memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai 1 sampai 14 Maret 2021. Perpanjangan PPKM ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang belum berakhir.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Irman Oemar yang juga Koordinator Informasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sumut mengatakan, perpanjangan berdasarkan Instruksi Gubernur Sumut Nomor 188.54/5/INST/2021 tentang Perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Provinsi Sumut.

Irman bilang, hingga 28 Februari 2021, Case Fatality Rate (CFR) atau angka rerata kematian di Sumut masih di atas rata-rata nasional yaitu 3,41 persen, recovery rate 86,5 dan positivity rate 7,2 persen.

Baca juga: Setahun Dirawat di RSUP Medan, Bayi Kembar Siam Adam dan Aris Akhirnya Pulang ke Labuhanbatu

Dengan demikian, masih diperlukan langkah sistematis, strategis, cepat, tepat, fokus dan terpadu untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

Salah satunya dengan memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) secara tepat dan terukur.

“Berdasarkan penularan yang masih terjadi, Gubernur Sumut kembali memperpanjang PPKM. Langkah ini masih kita perlukan hingga Covid-19 di Sumut terkendali,” kata Irman di Posko Satgas Penanganan Covid-19, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: 11 Kelurahan di Salatiga Jadi Sasaran PPKM Mikro, Sosialisasi 5M Digelar Door to Door

PPKM Sumut: kapasitas resto dibatasi 50 persen, tutup pukul 21.00

Instruksi gubernur, lanjutnya, membatasi tempat kerja dengan menerapkan kerja dari rumah dan kantor masing-masing sebesar 50 persen dengan memberlakukan protokol kesehatan yang ketat.

Sektor penting terkait kebutuhan pokok masyarakat bisa tetap beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional, kapasitas dan penerapan protokol kesehatan.

"Pengaturan kegiatan restoran masih diberlakukan, kapasitas dibatasi sebesar 50 persen, jam operasional juga dibatasi hanya sampai pukul 21.00 WIB saja," ucap Irman.

Baca juga: Wali Kota Medan Bobby Nasution: Jangan Main-main dengan Anggaran...

Hiburan malam beroperasi sampai jam 22.00 saat PPKM

Pembatasan jam operasional untuk tempat hiburan malam hanya bisa beroperasi hingga pukul 22.00 WIB.

Meski begitu, tim monitoring Satgas Penanganan Covid-19 Sumut masih menemukan pelanggaran jam operasional yang ditentukan sesuai Instruksi Gubernur.

Saat dirazia, ada beberapa pelaku usaha yang masih membuka usahanya hingga melewati batas diizinkan yakni pukul 22.00.

“Kita harapkan para pelaku usaha mematuhi instruksi gubernur dan peraturan kepala daerah di masing-masing tempat, ini dilakukan untuk kepentingan bersama yakni mengendalikan Covid-19,” tuturnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembubaran Atraksi Jaran Kepang di Medan Berujung Ricuh, Ketua FUI Sumut Klarifikasi dan Minta Maaf

Pembubaran Atraksi Jaran Kepang di Medan Berujung Ricuh, Ketua FUI Sumut Klarifikasi dan Minta Maaf

Medan
Fakta Pembubaran Jaran Kepang di Deli Serdang, Dianggap Musyrik hingga Berakhir Ricuh

Fakta Pembubaran Jaran Kepang di Deli Serdang, Dianggap Musyrik hingga Berakhir Ricuh

Medan
Diterjang Puting Beliung, Rumah Buruh Bangunan Hancur, Perabotan Rusak, Hanya Sisakan 1 HP

Diterjang Puting Beliung, Rumah Buruh Bangunan Hancur, Perabotan Rusak, Hanya Sisakan 1 HP

Medan
Kata Wali Kota Bobby Soal UMKM: Kita Ingin Usaha Mikro Naik Jadi Kecil, yang Kecil Jadi Menengah

Kata Wali Kota Bobby Soal UMKM: Kita Ingin Usaha Mikro Naik Jadi Kecil, yang Kecil Jadi Menengah

Medan
Nasib Pilu Anak Korban Tabrak Lari di Medan, Jadi Yatim Piatu, Si Sulung Jualan Cabai untuk Biayai 3 Adiknya

Nasib Pilu Anak Korban Tabrak Lari di Medan, Jadi Yatim Piatu, Si Sulung Jualan Cabai untuk Biayai 3 Adiknya

Medan
Tenaga Pendidik di Medan Ini Punya Cara Sendiri Menenangkan Diri Saat Vaksinasi

Tenaga Pendidik di Medan Ini Punya Cara Sendiri Menenangkan Diri Saat Vaksinasi

Medan
Genjot Vaksinasi, Wali Kota Medan Bobby Nasution Siapkan Layanan Drive-thru

Genjot Vaksinasi, Wali Kota Medan Bobby Nasution Siapkan Layanan Drive-thru

Medan
Putri Edy Rahmayadi Dipersunting Anak Pengusaha, Pernikahan Digelar di Aceh dengan Undangan Terbatas

Putri Edy Rahmayadi Dipersunting Anak Pengusaha, Pernikahan Digelar di Aceh dengan Undangan Terbatas

Medan
Hadiri Acara PKK, Wali Kota Bobby Beli Kaktus Rp 4 Jutaan, Kahiyang Pilih Borong Makanan

Hadiri Acara PKK, Wali Kota Bobby Beli Kaktus Rp 4 Jutaan, Kahiyang Pilih Borong Makanan

Medan
Cerita Bocah 13 Tahun Temukan Mayat Ibunya di Bak Mandi, Curiga Toko Tutup, Diduga Dibunuh Ayah Tiri

Cerita Bocah 13 Tahun Temukan Mayat Ibunya di Bak Mandi, Curiga Toko Tutup, Diduga Dibunuh Ayah Tiri

Medan
Pemuda Cabuli Bocah di Ladang, Terungkap Saat Kakak Korban Lihat Video di Facebook

Pemuda Cabuli Bocah di Ladang, Terungkap Saat Kakak Korban Lihat Video di Facebook

Medan
Mengenal 3 Bangunan Tua yang Disinggahi Sandiaga Uno dan Bobby di Kesawan City Walk

Mengenal 3 Bangunan Tua yang Disinggahi Sandiaga Uno dan Bobby di Kesawan City Walk

Medan
Misteri Kematian Ridho dan Tangisan Sang Istri, Diduga Ditembak di Kepala Saat Balap Liar di Medan

Misteri Kematian Ridho dan Tangisan Sang Istri, Diduga Ditembak di Kepala Saat Balap Liar di Medan

Medan
Pebalap Liar Tewas Ditembak OTK di Kepala, Saksi Dengar Letusan 2 Kali, lalu Korban Jatuh

Pebalap Liar Tewas Ditembak OTK di Kepala, Saksi Dengar Letusan 2 Kali, lalu Korban Jatuh

Medan
Terdengar Dua Kali Tembakan, Pembalap Liar Itu Langsung Tersungkur…

Terdengar Dua Kali Tembakan, Pembalap Liar Itu Langsung Tersungkur…

Medan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X