Kompas.com - 25/01/2022, 21:25 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Dari 48 orang yang menghuni kerangkeng di rumah Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin-angin di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Langkat, hanya 7 orang yang hadir dalam assessment atau penilaian Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota (BNNK) Langkat pada Selasa (25/1/2022) di Kantor Camat Kuala.

Hal tersebut diungkapkan Plt. Kepala BNNK Langkat, Rusmiyati ketika dikonfirmasi melalui telepon pada Selasa (25/1/2022) malam.

"Tujuh orang (yang hadir), yang lain kita sarankan ke kepala desa yang merangkap pengawas panti itu untuk mau assessment, silakan lanjut lagi," katanya.

Baca juga: Soal Kerangkeng di Rumah Bupati Nonaktif Langkat, Kepala Desa Bantah Adanya Perbudakan Modern

Rusmiyati mengatakan, tidak ada batas waktu untuk pelaksanaan penilaian penghuni kerangkeng di rumah Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin-angin.

Pihaknya menunggu konfirmasi dari Suparman Perangin-angin selaku Kepala Desa Balai Kasih, Kecamatan Kuala, Langkat,

"Hasil assessment tadi, yang 2 orang harus rawat inap atau rehabilitasi inap di Medan. Lupa saya di mana. Itu rekomendasi dari Dir Narkoba Polda Sumut. Tetapi dari pihak keluarganya satu orang nggak mau. Yang lima lagi rawat jalan," kata Rusmiyati.

Sementara untuk 41 orang lain yang seharusnya datang ke Kantor Camat Kuala, Rusmiyati mengaku, tidak mengetahui keberadaan mereka.

"Saya tidak tau. Tapi semalam kami di situ (rumah bupati nonaktif), sore-sore mereka tidak di dalam lagi. Arahan dari bapak Dir Polda, bahwa hari ini kami harus laksanakan assesment bertempat di Kantor ini (Camat), dikumpulkan oleh bapak Camat," ujar Rusmiyati.

Baca juga: Tak Cuma Kerangkeng Manusia, BKSDA Temukan Berbagai Hewan Dilindungi di Rumah Bupati Nonaktif Langkat

Diberitakan sebelumnya, pada tahun 2017, Kasi Rehabilitasi BNNK Langkat pernah melakukan survei lokasi.

"Setelah melihat, memang tidak layaknya dalam arti kata mereka belum punya izin. Saat itu, Kasi Rehabilitasi sudah menyarankan kepada adik Bupati, karena pada saat itu keterangan pak Bupati bahwa panti rehabilitasi itu sendiri sudah dikelola oleh adiknya," katanya.

Kemudian di tahun 2017 Kasi Rehabilitasi BNNK Langkat menyarankan Bupati nonaktif Terbit agar melengkapi persyaratan berdirinya panti rehabilitasi.

"Kasi Rehabilitasi meninggalkan kontak person untuk koordinasi selanjutnya. Tapi tidak ada koordinasi sampai saat ini," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara

Daftar Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara

Medan
Aset Bos Judi Online Terbesar di Sumut Akhirnya DIsita Polisi

Aset Bos Judi Online Terbesar di Sumut Akhirnya DIsita Polisi

Medan
Tutup Panel Trafo Tegangan Tinggi di Medan Dicuri dan Membahayakan, PLN Angkat Bicara

Tutup Panel Trafo Tegangan Tinggi di Medan Dicuri dan Membahayakan, PLN Angkat Bicara

Medan
Buru Apin, Bos Judi Terbesar di Sumut, Polisi Ajukan Red Notice dan Gandeng PPATK

Buru Apin, Bos Judi Terbesar di Sumut, Polisi Ajukan Red Notice dan Gandeng PPATK

Medan
Duduk Perkara Edy Rahmayadi Vs Golkar, Berawal dari Kritik Proyek Rp 2,7 Triliun

Duduk Perkara Edy Rahmayadi Vs Golkar, Berawal dari Kritik Proyek Rp 2,7 Triliun

Medan
Memburu Apin, Bos Judi Terbesar di Sumut yang Kabur ke Singapura di Hari Penggerebekan

Memburu Apin, Bos Judi Terbesar di Sumut yang Kabur ke Singapura di Hari Penggerebekan

Medan
Warga Jarah Puluhan Karung Sepatu Bekas Impor Sitaan Bea Cukai, dari 26 Hanya Sisa 3

Warga Jarah Puluhan Karung Sepatu Bekas Impor Sitaan Bea Cukai, dari 26 Hanya Sisa 3

Medan
Sopir Truk dan Kernet Tewas Tersengat Listrik di Serdang Bedagai, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Sopir Truk dan Kernet Tewas Tersengat Listrik di Serdang Bedagai, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Medan
Anak TK Tewas Tenggelam, Terjatuh di Kolam Sedalam 1,4 Meter Saat Rekreasi Bersama Rombongan

Anak TK Tewas Tenggelam, Terjatuh di Kolam Sedalam 1,4 Meter Saat Rekreasi Bersama Rombongan

Medan
Dilaporkan Cemarkan Nama Orang, Anak Bupati di Sumut Jadi Tersangka

Dilaporkan Cemarkan Nama Orang, Anak Bupati di Sumut Jadi Tersangka

Medan
Anggota Polisi di Medan Dimaki Seorang Wanita, Diduga Terima Rp 5 Juta tapi Kasus 2016 Tak Selesai

Anggota Polisi di Medan Dimaki Seorang Wanita, Diduga Terima Rp 5 Juta tapi Kasus 2016 Tak Selesai

Medan
Polisi Ajukan Red Notice untuk Apin, Bos Judi Terbesar di Sumut yang Kabur ke Singapura

Polisi Ajukan Red Notice untuk Apin, Bos Judi Terbesar di Sumut yang Kabur ke Singapura

Medan
Kisah Hairullah, Polisi yang Selamat meski Kepalanya Ditembak Perampok dari Jarak Satu Meter

Kisah Hairullah, Polisi yang Selamat meski Kepalanya Ditembak Perampok dari Jarak Satu Meter

Medan
Video Viral 2 Siswi di Medan Berkelahi di Depan Sekolah, Bermula dari 'Bully'

Video Viral 2 Siswi di Medan Berkelahi di Depan Sekolah, Bermula dari "Bully"

Medan
Pembacokan Mantan Istri di Deli Serdang Direncakan, Pelaku Asah Parang Tiap Hari

Pembacokan Mantan Istri di Deli Serdang Direncakan, Pelaku Asah Parang Tiap Hari

Medan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.