Kronologi Siswi SMP Tewas Mengenaskan di Langkat, Polisi Sudah Tetapkan Tersangka

Kompas.com - 28/06/2022, 12:44 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Polisi menetapkan FS (19) sebagai tersangka dalam kasus temuan mayat siswi SMP di Langkat. Pelaku membuang pakaian, jilbab, dan tas korban ke dalam parit.

Dikonfirmasi melalui telepon pada Selasa (28/6/2022) pagi, Humas Polres Langkat AKP Joko Sumpeno membenarkan hal tersebut.

Joko mengatakan, pelaku merupakan seorang mekanik yang tinggal tak jauh dari lokasi temuan jasad korban.

Baca juga: Siswi SMP di Langkat Ditemukan Tewas Mengenaskan Setelah Hilang 6 Hari

Dari rekaman CCTV di sekitar TKP, terlihat pelaku dan korban berboncengan.

"Udah ketangkap. Dicek ke TKP, di situ ada CCTV, kemudian dicocokkan," katanya.

Penyelidikan ini dilakukan Unit Reskrim Polsek Pangkalan Brandan, Unit Pidum Satreskrim Polres Langkat, dan Subdit III Ditreskrimum Polda Sumut.

Penangkapan itu dilakukan Pada Senin (27/6/2022) sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah itu, dilanjutkan pencarian barang bukti ke rumahnya dan pra rekonstruksi.

"Iya dia mengakui perbuatannya, sudah ditahan, sudah mengaku. Saat ini memang masih dalam pemeriksaan. Sudah tersangka," katanya.

Saat itu yang diduga sebagai pelaku melintas di sekitar lokasi.

FS ditangkap saat sedang melintas di lokasi kejadian.

Peristiwa pembunuhan itu bermula saat pelaku bertemu dengan korban berinisial ASS pada Rabu (15/6/2022) siang.

Saat itu, pelaku yang melihat korban berjalan kaki menanyakan korban hendak kemana. Korban mengatakan sedang menuju ke lapangan golf, yang kemudian menjadi tempat kejadian perkara (TKP).

Pelaku kemudian memboncengkan korban ke lokasi lapangan golf. Di tempat itu, pelaku merayu korban tetapi ditolak.

Pelaku marah, lalu memukul korban hingga pingsan. Saat itulah, korban diperkosa pelaku.

Tak hanya itu, wajah dan leher korban dipukul dengan batu.

Saat korban pingsan, pelaku mengambil pakaian seragam, jilbab, dan tas korban lalu membuangnya ke parit. Pelaku sempat terjatuh yang membuat sandalnya putus.

Setelah itu, pelaku meninggalkan korban di tempat tersebut. Sementara itu, kaos yang dipakainya saat beraksi dibuangnya ke Sungai Babalan.

"Pelaku dikenakan pasal 338 KUHPidana Subs Pasal Pasal 351 Ayat (3) KUHPidana Jo Pasal 81 Ayat (1) UU RI No. 17/2016 tentang penetapan Perpu RI No. 1/2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23/2002 tentang perlindungan anak," katanya.

Diberitakan sebelumnya, jasad korban ditemukan seorang penggembala lembu bernama Rusli Komplek Sanggar Pramuka PT Pertamina di Kecamatan Sei Lepan pada Selasa (21/6/2022) pukul 18.30 WIB. Temuan itu lalu dilaporkan ke polisi.

Pada Kamis (23/6/2022) siang, Kapolsek Pangkalan Brandan, AKP Bram Chandra mengatakan, korban bernama Alda Septianda Sari (14), warga Desa Alur Dua, Kecamatan Sei Lepan, Langkat. Korban diketahui sudah enam hari tak pulang.

"(Saat ditemukan) korban masih mengenakan rok sekolah SMP dan sepatu warna hitam tanpa memakai baju" ujarnya.

Begitu pun, kondisi seluruh tubuh korban sudah berbelatung dan di sekitar kepala terdapat lima buah pecahan batu.

"Sudah ditangani. Kasus ini sedang kita selidiki," katanya.

Baca juga: Hilang Sepekan, Siswi SMP di Langkat Ditemukan Tewas Mengenaskan, Diduga Dibunuh dan Diperkosa

Pamit berangkat sekolah untuk ujian

Dikatakannya, pada Rabu (15/6/2022) pukul 07.00 WIB, siswi kelas VIII ini berangkat ke sekolah. Sejak itu korban tidak pulang ke rumah.

Pihak keluarga lalu melaporkan anak hilang dan ditindak lanjuti diberitakan di Medsos FB tentang berita anak hilang dengan mencantumkan photo serta alamat orang tua korban.

"Pada Selasa sore, penggembala lembu berinisial RS dan JE mencium bau tidak sedap. Keduanya mencari asal usul bau tak sedap itu dan betapa kagetnya, karena yang dilihatnya adalah sosok mayat," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencandu Narkoba di Sumut 10 Persen dari Populasi, Hanya dalam 4 Bulan Sabu Senilai Rp 253 M Diamankan

Pencandu Narkoba di Sumut 10 Persen dari Populasi, Hanya dalam 4 Bulan Sabu Senilai Rp 253 M Diamankan

Medan
Dituding Edy Rahmayadi Tak Dukung Pembangunan, Golkar: Kami Diajarkan Sopan Santun, Tahu Diri jika Diusung...

Dituding Edy Rahmayadi Tak Dukung Pembangunan, Golkar: Kami Diajarkan Sopan Santun, Tahu Diri jika Diusung...

Medan
Gempa M 5,5 di Nias Barat, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 di Nias Barat, Tak Berpotensi Tsunami

Medan
Tolong Keponakan yang Terseret Arus Sungai Kasindir Simalungun, Paman Ikut Terbawa Arus

Tolong Keponakan yang Terseret Arus Sungai Kasindir Simalungun, Paman Ikut Terbawa Arus

Medan
Paman yang Bunuh Siswa SD Saat Belajar di Kelas Ditangkap, Polisi: Dilatarbelakangi Dendam

Paman yang Bunuh Siswa SD Saat Belajar di Kelas Ditangkap, Polisi: Dilatarbelakangi Dendam

Medan
Sakit Hati Ditegur karena Ambil Daun Pisang, Doman Bakar Rumah Kades di Deli Serdang

Sakit Hati Ditegur karena Ambil Daun Pisang, Doman Bakar Rumah Kades di Deli Serdang

Medan
Jimmy Dipenjarakan Adik Kandungnya, Kerap Curi Barang Keluarga hingga Lempar Ponakan Pakai Batu

Jimmy Dipenjarakan Adik Kandungnya, Kerap Curi Barang Keluarga hingga Lempar Ponakan Pakai Batu

Medan
Akhirnya Polisi Tangkap Paman yang Tikam Bocah SD hingga Tewas di Dalam Kelas, Diduga ODGJ

Akhirnya Polisi Tangkap Paman yang Tikam Bocah SD hingga Tewas di Dalam Kelas, Diduga ODGJ

Medan
Hendak ke Kamboja, 212 Calon Pekerja Migran Ilegal Diamankan, Mengaku Akan Melancong ke Luar Negeri

Hendak ke Kamboja, 212 Calon Pekerja Migran Ilegal Diamankan, Mengaku Akan Melancong ke Luar Negeri

Medan
Berharap Upah Rp 1,5 Juta, Penarik Becak di Medan Jadi Kurir Sabu 8,8 Kg, Kini Divonis 20 Tahun Penjara

Berharap Upah Rp 1,5 Juta, Penarik Becak di Medan Jadi Kurir Sabu 8,8 Kg, Kini Divonis 20 Tahun Penjara

Medan
Siswa SD di Deli Serdang Tewas Ditikam Paman di Kelas, Korban Pernah Diancam Akan Dicelakai

Siswa SD di Deli Serdang Tewas Ditikam Paman di Kelas, Korban Pernah Diancam Akan Dicelakai

Medan
Fenomena Dukungan Marga Hutabarat dan Simanjuntak dalam Kasus Brigadir J, Sejarawan: Asosiasi Klan yang Kuat

Fenomena Dukungan Marga Hutabarat dan Simanjuntak dalam Kasus Brigadir J, Sejarawan: Asosiasi Klan yang Kuat

Medan
Kalimat Terakhir Bocah SD Sebelum Tewas Ditusuk Paman di Ruang Kelas: Tolong Aku Bu...

Kalimat Terakhir Bocah SD Sebelum Tewas Ditusuk Paman di Ruang Kelas: Tolong Aku Bu...

Medan
Pembunuh Siswa SD di Kelas Masih Diburu, Sekolah Tempat Kejadian Diliburkan Sepekan

Pembunuh Siswa SD di Kelas Masih Diburu, Sekolah Tempat Kejadian Diliburkan Sepekan

Medan
Banyak PHK Sepihak, 16 Serikat Buruh di Sumut Demo Minta Presiden Cabut UU Cipta Kerja

Banyak PHK Sepihak, 16 Serikat Buruh di Sumut Demo Minta Presiden Cabut UU Cipta Kerja

Medan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.