Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nakes di Simalungun Diperkosa di RS, 3 Pelaku Dibekuk Selang 5 Bulan

Kompas.com - 19/04/2024, 14:04 WIB
Teguh Pribadi,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

SIMALUNGUN, KOMPAS.com - Seorang tenaga kesehatan (nakes) di salah satu rumah sakit umum daerah (RSUD) di Kecamatan Bandar,  Simalungun,  Sumatera Utara menjadi korban pemerkosaan oleh tiga orang pria.

Peristiwa itu menimpa korban inisial R (25) pada Sabtu 11 November 2023 malam sekitar pukul 19.00 WIB. Namun, Polisi baru mampu menangkap semua pelaku pada Rabu (17/4/2024) lalu.

Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Ghulam Yanuar Lufti mengatakan, para pelaku adalah MF, DL dan AP.

DL dan AP diringkus pada Rabu (17/4/2024) malam sekitar pukul 21.00 WIB, dari wilayah Perdagangan III, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.

Baca juga: Pemerkosa Mahasiswi di Toraja Utara Ditangkap

Sementara pelaku lainnya inisial MF telah diamankan dua hari sebelumnya, dibantu oleh pihak keluarga korban.

“Ketiga tersangka kini ditahan untuk proses lebih lanjut dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar Ghulam, Jumat (19/4/2024).

Dalam siaran pers Humas Polres Simalungun, AKP Ghulam mengatakan, saat kejadian korban sedang berada di tempat kerjanya.

Dia lalu didatangi oleh ketiga pelaku. Salah satu pelaku yakni MF kenal dengan korban R. Korban pun tidak merasa curiga.

Ketiga pelaku lalu menyerang dan menggiring R ke salah satu ruangan kosong, dan melakukan perkosaan di sana. Setelah itu, para pelaku meninggalkan korban sendirian.

Baca juga: Oknum Polisi Pemerkosa Mahasiswi di Mataram Ditetapkan Tersangka

Terpisah, MG, salah seorang keluarga korban mengatakan, pasca kejadian R telah melaporkan kejadian itu ke Mako Polres Simalungun pada tanggal 18 November 2023.

Meski kasus ini sudah berjalan lima bulan dan para pelaku telah diamankan, ia mengatakan kondisi korban sampai saat ini masih trauma.

"Masih trauma korban atas kejadian itu, walaupun sudah ditangkap ketiga pelaku. Orangtuanya masih terus menenangkan korban sampai saat ini," kata MG.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com