Pembubaran Atraksi Jaran Kepang di Medan Berujung Ricuh, Ketua FUI Sumut Klarifikasi dan Minta Maaf

Kompas.com - 11/04/2021, 15:36 WIB
Ketua Forum Umat Islam Sumatera Utara (FUI Sumut), Indra Suheri (pakaian putih) menegaskan prinsip FUI dalam kebhinekaan tidak bisa ditawar-tawar. Framing-framing yang menyatakan FUI tidak menerima kebhinekaan adalah kontraproduktif. Dia juga menyebut bahwa budaya leluhur harus dipertahankan. IstimewaKetua Forum Umat Islam Sumatera Utara (FUI Sumut), Indra Suheri (pakaian putih) menegaskan prinsip FUI dalam kebhinekaan tidak bisa ditawar-tawar. Framing-framing yang menyatakan FUI tidak menerima kebhinekaan adalah kontraproduktif. Dia juga menyebut bahwa budaya leluhur harus dipertahankan.

MEDAN, KOMPAS.com - Ketua Forum Umat Islam Sumatera Utara (FUI Sumut) Indra Suheri akhirnya angkat bicara terkait kasus pembubaran atraksi senu budaya jaran kepang di Kecamatan Medan Sunggal, pada Jumat (2/4/2021) yang berujung ricuh dan viral di media sosial.

FUI Sumut pun menyelenggarakan konferensi pers untuk mengklarifikasi seputar kejadian itu pada Sabtu (10/4/2021) di Percut Sei Tuan, Deli Serdang.

Dalam klarifikasinya, Indra mengatakan jika FUI menjunjung tinggi kebhinekaan serta menyebut jika budaya leluhur harus dipertahankan. Ia juga meminta maaf lantaran aksi pembubaran tak ada dalam agenda FUI. 

Menurut dia, "framing" yang menyatakan FUI tidak menerima kebhinekaan dianggapnya kontraproduktif dengan semangat FUI yang mengedepankan semangat kebangsaan. 

Baca juga: Dianggap Musyrik, Pagelaran Budaya Jaran Kepang Dibubarkan Ormas, Kepala Lingkungan Jadi Tersangka

Awalnya mendapat info anggota FUI "digebukin"

 

Dikatakannya, saat peristiwa itu terjadi dirinya sedang beristihat di rumahnya sepulang dari Pekanbaru, Riau. Dia baru mengetahuinya kejadian itu pada malam hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mendapat informasi, ada seorang anggota FUI Kota Medan berinisial DR yang digebuki oleh sekitar 9 orang. Karena itu kemudian pihaknya membuat laporan atas penganiayaan itu ke Polsek Sunggal pada Senin (5/4/2021).

Selanjutnya, pada hari Rabu (7/4/2021) dia mendapat informasi ada laporan dari pihak seberang (warga) dan berujung pada diamankannya seorang anggota FUI pada Kamis (8/4/2021) malam.

Mengenai diamankannya anggota FUI terkait dengan pembubaran atraksi jaran kepang, dia sudah mendapat klarifikasi dari Ketua FUI Kota Medan dan juga kepala lingkungan di lokasi kejadian yang kini menjadi tersangka. 

Baca juga: Fakta Pembubaran Jaran Kepang di Deli Serdang, Dianggap Musyrik hingga Berakhir Ricuh


Saat itu dia mempertanyakan mengenai adanya wancana-wacana FUI membubarkan seni jaran kepang. 

Padahal, metode perjuangan dan visi misinya mengedepankan semangat kebangsaan, berjuang dan melihat semua masalah yang ada di masyarakat dari sisi manapun harus dari bingkai PBNU yaitu Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UU 1945. 

"Artinya FUI sebagai ormas Islam harus mengedepankan 4 pilar kebangsaan itu dalam menyikapi semua masalah yang ada di masyarakat jadi sangat bertentangan dengan prinsip FUI jika ada seni budaya ini diganggu," katanya. 

Baca juga: Pembubaran Jaran Kepang Berujung Ricuh, Kepala Lingkungan Jadi Tersangka

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Pelanggan Ludahi Petugas Perempuan PLN, Viral di Medsos, Pelaku Ditangkap

Fakta Pelanggan Ludahi Petugas Perempuan PLN, Viral di Medsos, Pelaku Ditangkap

Medan
Pelanggan yang Ludahi Petugas PLN Perempuan Terancam 1 Tahun Penjara

Pelanggan yang Ludahi Petugas PLN Perempuan Terancam 1 Tahun Penjara

Medan
Kronologi Petugas PLN Diludahi Pelanggan Saat Tagih Tunggakan Listrik, Viral di Medsos

Kronologi Petugas PLN Diludahi Pelanggan Saat Tagih Tunggakan Listrik, Viral di Medsos

Medan
Daftar 3 Tempat Isolasi Mandiri di Medan, Ada Bekas Hotel

Daftar 3 Tempat Isolasi Mandiri di Medan, Ada Bekas Hotel

Medan
Duduk Perkara Balita Diberi Infus Kedaluwarsa, Keluarga: Perawat Ditegur, Bilangnya gara-gara Apotek Bukanya Lama

Duduk Perkara Balita Diberi Infus Kedaluwarsa, Keluarga: Perawat Ditegur, Bilangnya gara-gara Apotek Bukanya Lama

Medan
Kronologi Pembunuhan Wartawan yang Melibatkan 4 Oknum Prajurit TNI

Kronologi Pembunuhan Wartawan yang Melibatkan 4 Oknum Prajurit TNI

Medan
Ditemukan 19 Kasus Covid-19 Varian Delta di Sumut, Semuanya Sembuh, Dijamin Tak Menyebar

Ditemukan 19 Kasus Covid-19 Varian Delta di Sumut, Semuanya Sembuh, Dijamin Tak Menyebar

Medan
PPKM Level 4 di Medan Diperpanjang hingga 2 Agustus

PPKM Level 4 di Medan Diperpanjang hingga 2 Agustus

Medan
Wali Kota Medan Bobby Nasution Dikabarkan Kena Covid-19 gara-gara Sepekan Tak ke Kantor

Wali Kota Medan Bobby Nasution Dikabarkan Kena Covid-19 gara-gara Sepekan Tak ke Kantor

Medan
Oknum Polisi Rampas Motor Warga, Ini Faktanya

Oknum Polisi Rampas Motor Warga, Ini Faktanya

Medan
Kronologi Bripka JA Babak Belur Dihajar Massa karena Begal Motor Warga Bersama 7 Rekannya

Kronologi Bripka JA Babak Belur Dihajar Massa karena Begal Motor Warga Bersama 7 Rekannya

Medan
Perampok yang Dihajar hingga Tak Sadar Ternyata Polisi

Perampok yang Dihajar hingga Tak Sadar Ternyata Polisi

Medan
Para Pekerja di Medan Akan Dapat Subsidi Gaji, Segini Besarannya

Para Pekerja di Medan Akan Dapat Subsidi Gaji, Segini Besarannya

Medan
Pecah Rekor Lagi, Positif Covid-19 di Sumut Bertambah 896 Kasus, Medan Penyumbang Terbesar

Pecah Rekor Lagi, Positif Covid-19 di Sumut Bertambah 896 Kasus, Medan Penyumbang Terbesar

Medan
Kasus Covid-19 di Sumut Malah Tembus Rekor Saat PPKM, Sehari Bertambah 811 Pasien Positif

Kasus Covid-19 di Sumut Malah Tembus Rekor Saat PPKM, Sehari Bertambah 811 Pasien Positif

Medan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X