Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

19 Siswa Diamankan saat Nongkrong di Jam Pelajaran, Hasil Tes Covid-19 Negatif

Kompas.com - 16/02/2022, 21:07 WIB
Teguh Pribadi,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

PEMATANGSIANTAR, KOMPAS.com - Patroli Sekolah Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar mengamankan belasan siswa yang berkeliaran saat jam belajar sekolah, Rabu (16/2/2022).

Setelah diamankan, para pelajar dilakukan test swab Covid-19 di Kantor Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar.

Ketua Tim Patroli Sekolah Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar Abdul Rasyid mengatakan, pihaknya melakukan sweeping dari pukul 7.30 WIB hingga sebelum jam belajar berakhir.

Dari hasil sweeping, sebanyak 19 pelajar dari berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) yang nongkrong di kafe, tempat bilyard, dan ruang terbuka publik lain diamankan.

Baca juga: 27 Pelajar SMP Positif Covid-19 di Pekanbaru, Dinkes Sebut Terpapar dari Keluarga

"Kita lakukan sweeping pertama di Taman Bunga, ada 5 orang berkeliaran saat jam belajar. Sehingga kita lakukan swab, hasilnya negatif," kata Rasyid ditemui di Kantor Dinkes Pematangsiantar, Jalan Sutomo.

"Selanjutnya kita dapat informasi ada siswa di tempat bilyard dan kita sweeping, kita bawa ke Dinkes. Untuk swab hasilnya negatif," katanya menambahkan.

Masih kata Rasyid, pihaknya akan terus melakukan patroli pada jam belajar ke tempat-tempat yang sering disinggahi para pelajar, tak terkecuali pelajar SMP maupun SMA.

Ia mengatakan, Dinas Pendidikan Provinsi Sumut Cabang Kota Pematangsiantar sudah mengeluarkan surat pemberitahuan untuk sekolah SMA sederajat, agar memberlakukan pembelajaran Daring 100 persen mulai hari Rabu (16/2/2022) hingga pekan depan (23/2/2022).

Pemberitahuan itu dibuat melalui surat edaran No 421.3/0260/Cabdis Siantar/11/2022 ditujukan kepada SMA/SMK/SLB Negeri & Swasta Se- Kota Pematangsiantar.

Namun justru pihaknya menemukan masih banyak pelajar berseragam sekolah yang justru berkeluyuran di tempat tempat tongkrongan.

Pihaknya juga membuat surat rekomendasi ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumut Cabang Kota Pematangsiantar agar kembali memberikan sosialisasi ke sekolah sekolah SMA sederajat.

"Kalau SMA memang mulai hari ini sudah melaksanakan Daring seratus persen. Kalau SMP dan SD tatap muka 50 persen," ungkapnya.

Di tempat yang sama, pelajar berinisial IAD mengaku datang ke sekolah untuk mengikuti ujian Mid Semester, lalu pulang, dan singgah di salah satu cafe.

"Sebenarnya kami sudah tahu kabar itu (sekolah daring) dari grup WA sekolah. Tapi kami tetap disuruh masuk karena ujian Mid Semester, makanya kami sekolah. Dan ini kami sudah pulang sebenarnya," katanya.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Pematangsiantar Meningkat, Satu Sampel Probable Omicron

Sementara itu, sekolah SD dan SMP dan sederajat yang di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pematangsiantar mulai 15-28 Februari 2022 memberlakukan PTM 50 persen dan Daring dan 50 persen Luring dengan 4 jam pelajaran.

Adanya perubahan pembelajaran di sekolah-sekolah tersebut menyusul Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 Kota Pematangsiantar yang diberlakukan mulai Selasa (15/2/2022) hingga Senin (28/2/2022).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bobby 2 Kali Tak Tepati Janji Tutup Medan Zoo, Kali Ketiga Akankah Dipenuhi?

Bobby 2 Kali Tak Tepati Janji Tutup Medan Zoo, Kali Ketiga Akankah Dipenuhi?

Medan
Jokowi Lebaran di Medan demi Menantu Maju Pilgub, Apa Kata Bobby?

Jokowi Lebaran di Medan demi Menantu Maju Pilgub, Apa Kata Bobby?

Medan
Meski Tak Didukung, Bobby Akan Ambil Formulir Pilkada Sumut dari PDI-P

Meski Tak Didukung, Bobby Akan Ambil Formulir Pilkada Sumut dari PDI-P

Medan
Usai Ditangkap, Anggota Polrestabes Medan Pemilik Ribuan Pil Ekstasi Meninggal

Usai Ditangkap, Anggota Polrestabes Medan Pemilik Ribuan Pil Ekstasi Meninggal

Medan
Kronologi WN Perancis Dirampok di Karo Sumut, Korban Dipukul dan Dibuang Saat Berwisata

Kronologi WN Perancis Dirampok di Karo Sumut, Korban Dipukul dan Dibuang Saat Berwisata

Medan
Penutupan Ditunda karena Diprediksi Ramai saat Lebaran, Nyatanya Pengunjung Medan Zoo Sedikit

Penutupan Ditunda karena Diprediksi Ramai saat Lebaran, Nyatanya Pengunjung Medan Zoo Sedikit

Medan
Puncak Arus Balik di Terminal Amplas Medan Kemarin dan Hari Ini

Puncak Arus Balik di Terminal Amplas Medan Kemarin dan Hari Ini

Medan
Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Medan
Wisatawan Perancis Dirampok di Sipiso-piso, Korban Dibuang ke Sungai

Wisatawan Perancis Dirampok di Sipiso-piso, Korban Dibuang ke Sungai

Medan
Jokowi Kunjungi Berastagi, Beli Buah dan bagi-bagi Kaus Oblong

Jokowi Kunjungi Berastagi, Beli Buah dan bagi-bagi Kaus Oblong

Medan
Puncak Arus Balik di Bandara Kualanamu Diprediksi Besok

Puncak Arus Balik di Bandara Kualanamu Diprediksi Besok

Medan
Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Medan
Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Medan
Ditinggal Penghuni, 3 Rumah Warga di Simalungun Ludes Terbakar

Ditinggal Penghuni, 3 Rumah Warga di Simalungun Ludes Terbakar

Medan
Viral, Video Ayah di Medan Bekap Anak Balitanya Pakai Bantal Gara-gara Dimarahi Istri

Viral, Video Ayah di Medan Bekap Anak Balitanya Pakai Bantal Gara-gara Dimarahi Istri

Medan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com