Kompas.com - 24/05/2022, 16:23 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Lima oknum polri yang diduga terlibat dalam kasus kerangkeng manusia di rumah Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin-angin dijatuhi hukuman disiplin. Mulai dari penundaan kenaikan pangkat hingga mutasi dan demosi.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi melalui telepon, Selasa (24/5/2022).

Hadi mengatakan, Polda Sumut telah memeriksa kelima oknum polisi yang diduga terlibat kasus kerangkeng manusia itu.

Baca juga: Polda Sumut Akan Gelar Rekonstruksi Kasus Kerangkeng Manusia di Langkat

Dalam sidang disiplin, kata Hadi, kelima oknum polisi tersebut tidak terbukti secara langsung terlibat atau mengetahui peristiwa yang terjadi di dalam kerangkeng hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Mereka hanya tahu di situ ada kerangkeng. Oh iya itu ada kerangkeng, tapi aktivitas di kerangkeng mereka tak tahu. Ada yang tahu, tapi itu pun sebatas karena orang di lingkungan situ, tetangga," katanya.

Pelanggaran yang dilakukan adalah tidak melaporkan kepada pimpinan atau atasan sehingga mereka dijerat dengan pasal terkait disiplin.

"Ancaman hukuman, hasil sidang kemarin, ditunda kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala, sekolah, demosi dan mutasi," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja beberapa waktu lalu menjelaskan, dari lima oknum polisi itu, satu orang berpangkat perwira menengah. Oknum tersebut tidak pernah masuk atau menghampiri kerangkeng tersebut.

Kemudian, ada tiga orang lainnya yang diperbantukan sebagai liaison officer (LO) saat Terbit Rencana Perangin-angin mencalonkan diri dalam pemilihan kepala daerah.

Dari tiga orang itu, satu di antaranya pernah satu kali mencuci kendaraan di kolam di samping kerangkeng. Terakhir, merupakan warga yang jadi polisi, salah satu kerabat Terbit Rencana Perangin-angin.

Baca juga: Komnas HAM Harap 10 Prajurit TNI Tersangka Kasus Kerangkeng Manusia Langkat Diproses Transparan

Tatan mengatakan, warga itu pernah berada di lingkungan kerangkeng, bahkan sebelum menjadi polisi. Dalam kasus kerangkeng ini ada 9 tersangka dan ditahan, berinisial tersangka berinisial HS, JS, IS, TS, RG, SP DP, HG dan terakhir TRP.

Ke-8 orang pertama ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara pada 21 Maret 2022 ditahan di Rutan Polda Sumut.

Sedangkan TRP, ditahan oleh KPK dalam kasus operasi tangkap tangan beberapa waktu sebelumnya. Dalam kasus ini, ada 3 korban yang dilakukan ekshumasi oleh Polda Sumut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Infrastuktur Jalan di Nias Utara, Jokowi: Target Rampung Tahun Depan

Tinjau Infrastuktur Jalan di Nias Utara, Jokowi: Target Rampung Tahun Depan

Medan
Beredar Kabar 63 Sepeda Motor Hilang Saat Peringatan HUT Medan, Polisi: Hoaks

Beredar Kabar 63 Sepeda Motor Hilang Saat Peringatan HUT Medan, Polisi: Hoaks

Medan
Jokowi ke Sumatera Utara, Tinjau Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Nias Barat

Jokowi ke Sumatera Utara, Tinjau Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Nias Barat

Medan
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 6 Juli 2022: Pagi Cerah Berawan, Siang hingga Malam Hujan

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 6 Juli 2022: Pagi Cerah Berawan, Siang hingga Malam Hujan

Medan
Bobby Nasution: Pemprov Sumut Kalau Mau Cabut Izin Holywings, Silakan

Bobby Nasution: Pemprov Sumut Kalau Mau Cabut Izin Holywings, Silakan

Medan
Polisi Buru Penyebar Berita Hoaks 60 Motor Hilang Saat HUT Kota Medan

Polisi Buru Penyebar Berita Hoaks 60 Motor Hilang Saat HUT Kota Medan

Medan
60 Sepeda Motor Dikabarkan Hilang Saat Peringatan HUT Medan, Bobby hingga Polisi Buka Suara

60 Sepeda Motor Dikabarkan Hilang Saat Peringatan HUT Medan, Bobby hingga Polisi Buka Suara

Medan
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 5 Juli 2022: Pagi hingga Siang Cerah Berawan, Sore dan Malam Hujan

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 5 Juli 2022: Pagi hingga Siang Cerah Berawan, Sore dan Malam Hujan

Medan
Penyebab 2 Ormas di Binjai Bentrok hingga 1 Orang Terkena Sabetan Parang

Penyebab 2 Ormas di Binjai Bentrok hingga 1 Orang Terkena Sabetan Parang

Medan
Pelaku Penembak Pendeta di Deli Serdang Terancam 20 Tahun Penjara

Pelaku Penembak Pendeta di Deli Serdang Terancam 20 Tahun Penjara

Medan
Penembak Pendeta di Deliserdang Ditangkap, Ternyata karena Masalah Uang Rp 50.000

Penembak Pendeta di Deliserdang Ditangkap, Ternyata karena Masalah Uang Rp 50.000

Medan
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 4 Juli 2022: Pagi hingga Siang Cerah Berawan, Sore dan Malam Hujan

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 4 Juli 2022: Pagi hingga Siang Cerah Berawan, Sore dan Malam Hujan

Medan
Kebakaran di RS Putri Hijau Medan, Material Mudah Terbakar, Api Cepat Merembet

Kebakaran di RS Putri Hijau Medan, Material Mudah Terbakar, Api Cepat Merembet

Medan
Wahana Mikie Holiday Berastagi Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Wahana Mikie Holiday Berastagi Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Medan
RS Putri Hijau Medan Kebakaran

RS Putri Hijau Medan Kebakaran

Medan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.