Melihat Aksi Wali Kota Medan Bobby Nasution Menangkal Banjir

Kompas.com - 15/03/2021, 14:02 WIB
Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution memimpin aksi bersih dan korek Parit Sulang-saling, serempak di lima kecamatan, Sabtu (13/3/2021) Dok: Dinas Kominfo Kota MedanWali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution memimpin aksi bersih dan korek Parit Sulang-saling, serempak di lima kecamatan, Sabtu (13/3/2021)

MEDAN, KOMPAS.com - Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution memimpin aksi pembersihan parit di Jalan Sulang-saling, Medan, Sumatera Utara.

Pembersihan ini dilakukan serempak di lima kecamatan yang dilintasi parit, yakni Medan Timur, Perjuangan, Denai, Area dan Amplas.

Aksi yang akan terus berlanjut ini bertujuan untuk mengatasi banjir akibat luapan air di parit.

Di Medan Timur, pembersihan dilakukan di Jalan Inspeksi di Pulo Brayan Bengkel Lama.

Baca juga: Wali Kota Bobby Bergerak Atasi Banjir, Perintahkan Normalisasi Parit di Medan

Tiba di lokasi, Bobby didampingi Camat Medan Timur Ody Batubara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Zulfansyah dan Kepala Dinas Kebersihan Muhammad Husni.

Mereka berjalan kaki menyusuri pinggiran parit.

Melintasi jalanan setapak, Bobby melihat langsung permukiman warga hingga ke Jalan 1-4 dan Jalan Perwira yang selalu kebanjiran saat hujan datang.

Wali Kota yang baru dilantik ini mendengar semua keluhan ibu-ibu.

Bobby menjawab bahwa Pemkot akan melakukan normalisasi parit dan meminta warga ikut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah ke parit.

Bobby sempat melihat sebuah kedai minuman di pinggir Jalan Gunung Krakatau yang berdiri di atas parit Sulang-saling.

Camat Medan Timur melaporkan bahwa pihaknya sudah berdialog dengan pemilik kedai.

Hasilnya, pemilik kedai bersedia pindah ke lokasi yang tidak menutup saluran air.

“Ada beberapa titik sendimentasinya sangat tinggi. Kedalaman parit harusnya 3 meter, akibat sendimentasi, berkurang 2 meter. Ini lah yang harus kita kembalikan lagi sampai tuntas,” kata Bobby dalam pernyataan tertulis, Senin (15/3/2021).

Baca juga: Cerita Wagub Sumut Mengunjungi Danau di Atas Danau Toba

Bobby mengatakan, perlu pembebasan lahan untuk kelancaran dan keberhasilan normalisasi parit.

Pembebasan lahan diperlukan agar alat berat bisa masuk ke lokasi normalisasi sepanjang 2,5 kilometer.

"Pembersihan ini akan berkesinambungan dan sengaja dilakukan saat memasuki musim kemarau. Bukan saat banjir baru kita sibuk membersihkan. Salah itu nanti,” kata Bobby.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gali Lubang Selokan, Pencuri di Lampung Bobol 5 Toko dan Curi Puluhan Juta

Gali Lubang Selokan, Pencuri di Lampung Bobol 5 Toko dan Curi Puluhan Juta

Medan
Kronologi Pencuri Gali Lubang Bawah Tanah untuk Bobol 5 Toko yang Bersebelahan

Kronologi Pencuri Gali Lubang Bawah Tanah untuk Bobol 5 Toko yang Bersebelahan

Medan
“Jadi Kalau dalam Kondisi Terbuka, Patut Dicurigai, Antigen Itu Bisa Saja Didaur Ulang”

“Jadi Kalau dalam Kondisi Terbuka, Patut Dicurigai, Antigen Itu Bisa Saja Didaur Ulang”

Medan
Ada Kasus Alat Tes Antigen Bekas di Bandara Kualanamu, Ini Kekhawatiran Satgas Covid-19 Sumut

Ada Kasus Alat Tes Antigen Bekas di Bandara Kualanamu, Ini Kekhawatiran Satgas Covid-19 Sumut

Medan
Satgas Covid-19: Stik Swab Antigen Daur Ulang Berbahaya, Jangan Mau Terima jika Kondisi Segel Terbuka

Satgas Covid-19: Stik Swab Antigen Daur Ulang Berbahaya, Jangan Mau Terima jika Kondisi Segel Terbuka

Medan
Petugasnya Diduga Pakai 'Rapid Test' Bekas di Bandara Kualanamu, Kimia Farma: Kalau Terbukti Salah Kami Beri Sanksi Berat

Petugasnya Diduga Pakai "Rapid Test" Bekas di Bandara Kualanamu, Kimia Farma: Kalau Terbukti Salah Kami Beri Sanksi Berat

Medan
6 Petugas Tes Antigen Daur Ulang di Kualanamu Diperiksa, Polisi Dalami Keterlibatan Perusahaan

6 Petugas Tes Antigen Daur Ulang di Kualanamu Diperiksa, Polisi Dalami Keterlibatan Perusahaan

Medan
Fakta Bobby Copot Lurah Sidorame Timur, Diduga Lakukan Pungli, Berawal dari Laporan Masyarakat

Fakta Bobby Copot Lurah Sidorame Timur, Diduga Lakukan Pungli, Berawal dari Laporan Masyarakat

Medan
Disebut Pungli di Atas Rp 50.000, Lurah yang Dicopot Bobby: Enggak Pernah sampai Segitu, Seikhlasnya

Disebut Pungli di Atas Rp 50.000, Lurah yang Dicopot Bobby: Enggak Pernah sampai Segitu, Seikhlasnya

Medan
Adu Mulut dengan Bobby, Lurah Sebut Uang yang Diterima Bukan Pungli, tetapi Keikhlasan Warga

Adu Mulut dengan Bobby, Lurah Sebut Uang yang Diterima Bukan Pungli, tetapi Keikhlasan Warga

Medan
Lurah yang Dicopot Bantah Lakukan Pungli, Bobby: Tidak Ngaku, Ini Saya Ada Rekamannya

Lurah yang Dicopot Bantah Lakukan Pungli, Bobby: Tidak Ngaku, Ini Saya Ada Rekamannya

Medan
Kata Lurah Sidorame Timur Sebelum Dicopot Bobby: Saya Tidak Minta, Mungkin Masyarakat Tidak Suka dengan Saya...

Kata Lurah Sidorame Timur Sebelum Dicopot Bobby: Saya Tidak Minta, Mungkin Masyarakat Tidak Suka dengan Saya...

Medan
Wali Kota Bobby Copot Kadis Kesehatan Medan gara-gara Lambat Tangani Covid-19, padahal Sudah Diingatkan Berkali-kali

Wali Kota Bobby Copot Kadis Kesehatan Medan gara-gara Lambat Tangani Covid-19, padahal Sudah Diingatkan Berkali-kali

Medan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Medan Hari Ini, 23 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Medan Hari Ini, 23 April 2021

Medan
Kerumunan di Kesawan City Walk Bikin Gubernur Sumut Berencana Panggil Wali Kota Bobby, Ini Penjelasan Pemkot Medan

Kerumunan di Kesawan City Walk Bikin Gubernur Sumut Berencana Panggil Wali Kota Bobby, Ini Penjelasan Pemkot Medan

Medan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X