Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kabid SMP Medan Dapat Sanksi Teguran Tertulis karena Arahkan Dukungan ke Prabowo-Gibran

Kompas.com - 06/02/2024, 13:47 WIB
Rahmat Utomo,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

MEDAN, KOMPAS.com-Inspektorat Kota Medan, Sumatera Utara, memberikan sanksi disiplin ringan berupa teguran tertulis kepada Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama (Kabid SMP) Dinas Pendidikan Medan Andy Yudistira. 

Sanksi diberikan karena Andy dianggap mengajak guru memilih pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Kepala Inspektorat Kota Medan Sulaiman mengatakan, keputusan ini diambil berdasarkan rekomendasi Bawaslu Medan yang menyebut Andy melanggar netralitas aparatur sipil negara  (ASN).

Keputusan ini diambil pada Jumat (2/2/2024).

"Kita menjatuhkan hukuman disiplin ringan sesuai dengan PP 94 tahun 2001 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil itu kan, tertera Pasal 3 huruf F bahwa ASN wajib menunjukkan integritas, keteladanan sikap dan perilaku ucapan dan tindakan kepada setiap orang, baik di dalam maupun di luar kedinasan," ujar Sulaiman saat dihubungi Kompas.com, Selasa (6/2/2024).

Baca juga: Video Kabid SMP Arahkan Dukungan ke Prabowo-Gibran Dipotong

Selain terhadap Andy, sanksi juga diberikan kepada lima ASN yang ikut mengobrol pada video tersebut.

Mereka yakni Ketua PGRI Kota Medan Sriyanta, Wakil Ketua PGRI Medan Ermansyah Lubis , Ketua PGRI Medan Tuntungan, Nardi Pasaribu, Ketua PGRI Medan, Johor Fennaldy Heryanto dan Ketua PGRI Medan Petisah Lambok Tamba

"Untuk Andy dengan Sriyanta diberi teguran tertulis, karena mereka yang dilaporkan, untuk yang empat orang lagi itu teguran lisan, mereka kan tidak dilaporkan, yang dilaporkan dua orang aja," tutup Sulaiman.

Sebelumnya diberitakan, beredar video di media sosial yang memperlihatkan Kabid SMP Disdik Kota Medan Andy Yudhistira mengarahkan kepala sekolah dan guru untuk memilih Prabowo-Gibran.

Dalam video itu Andy menyebut, Prabowo-Gibran akan menguntungkan kepentingan guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Baca juga: Bawaslu: Arahkan Guru Pilih Prabowo, Kabid SMP Disdik Medan Langgar UU

Selanjutnya Bawaslu menyelidiki video tersebut lalu menyebut Andy dan 5 orang guru PGRI yang berada di dalam video melanggar netralitas ASN.

"Tindak lanjut yang kemudian kita lakukan, bahwa video viral tersebut telah melanggar aturan dan perundang-undangan lainnya tentang netralitas ASN,"ujar Komisioner Bawaslu Medan, Bagian Data, Informasi dan Partisipasi Masyarakat, Fachril Syahputra, kepada wartawan di kantornya, Selasa (30/1/2024).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bobby Nasution Tunjuk Pamannya Jadi Plh Sekda Medan

Bobby Nasution Tunjuk Pamannya Jadi Plh Sekda Medan

Medan
Sederet Fakta Kasus Kepsek Aniaya Siswa SMK di Nias Selatan hingga Tewas

Sederet Fakta Kasus Kepsek Aniaya Siswa SMK di Nias Selatan hingga Tewas

Medan
Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Minggu 28 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Minggu 28 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Medan
Aksi Pria di Medan Ngaku TNI Berpangkat Mayjen, Palsukan Status Pekerjaan di KTP

Aksi Pria di Medan Ngaku TNI Berpangkat Mayjen, Palsukan Status Pekerjaan di KTP

Medan
Diduga Hendak Merampok Pengendara Mobil di Sumut, 6 Oknum 'Debt Collector' Ditangkap

Diduga Hendak Merampok Pengendara Mobil di Sumut, 6 Oknum "Debt Collector" Ditangkap

Medan
Soal Kansnya Lawan Edy Rahmayadi di Pilkada Sumut, Ijeck: Kita Bersaing secara Sehat

Soal Kansnya Lawan Edy Rahmayadi di Pilkada Sumut, Ijeck: Kita Bersaing secara Sehat

Medan
Kepsek di Nias yang Diduga Aniaya Siswa sampai Tewas Ditahan

Kepsek di Nias yang Diduga Aniaya Siswa sampai Tewas Ditahan

Medan
Soal Rekomendasi Golkar untuk Bobby di Pilkada Sumut, Ijeck: Saya Tegak Lurus atas Perintah Partai

Soal Rekomendasi Golkar untuk Bobby di Pilkada Sumut, Ijeck: Saya Tegak Lurus atas Perintah Partai

Medan
Kabel Gardu PLN di Siantar Dicuri, Pelaku Pakai Atribut Teknisi Saat Beraksi

Kabel Gardu PLN di Siantar Dicuri, Pelaku Pakai Atribut Teknisi Saat Beraksi

Medan
Maju pada Pilkada Sumut 2024, Ijeck: Bismillah...

Maju pada Pilkada Sumut 2024, Ijeck: Bismillah...

Medan
Kronologi Pria Aniaya Kekasih hingga Tewas di Medan, Berawal dari Konsumsi Sabu dan Cemburu

Kronologi Pria Aniaya Kekasih hingga Tewas di Medan, Berawal dari Konsumsi Sabu dan Cemburu

Medan
Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Sabtu 27 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Sabtu 27 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Medan
Cemburu, Pria di Medan Aniaya Kekasihnya hingga Tewas

Cemburu, Pria di Medan Aniaya Kekasihnya hingga Tewas

Medan
Ingin Masukkan Kerabat ke Taruna Akmil, Pria di Medan Nekat Jadi Mayjen TNI Gadungan

Ingin Masukkan Kerabat ke Taruna Akmil, Pria di Medan Nekat Jadi Mayjen TNI Gadungan

Medan
Pabrik Miras Ilegal di Medan Digerebek, 3 Orang Ditangkap

Pabrik Miras Ilegal di Medan Digerebek, 3 Orang Ditangkap

Medan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com