4 Tahun Jadi Buronan, Tersangka Korupsi Jalan di Dinas PU Asahan Hidup Nomaden, Terakhir Jadi Driver Ojol di Medan

Kompas.com - 08/01/2022, 06:46 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Tim Tangkap Buronan (Tabur) Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang dipimpin langsung Asintel Dwi Setyo Budi Utomo berhasil mengamankan tersangka DPO berinisial FSN, di rumah sewanya di Kota Medan, Kamis (6/1/2022) malam.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut IBN Wiswantanu melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum Yos Arnold Tarigan dalam keterangan tertulisnya mengatakan, tim Tabur melakukan pemantauan selama seminggu untuk memastikan keberadaan tersangka.

Rumah yang disewa tersangka berada di Komplek Perumahan Villa Karida Indah, di sini, dia tinggal bersama keluarganya.

Baca juga: Buron Sejak 2018 dan Nyamar Jadi Driver Ojol, Tersangka Korupsi Ditangkap Kejati Sumut

"Saat diamankan tidak ada perlawanan, langsung dibawa ke kantor Kejati Sumut untuk kelengkapan administrasi. Selanjutnya diserahkan ke Kejari Asahan," kata Yos, Jumat (7/1/2022).

Dwi menambahkan, tersangka diamankan terkait perkara tindak pidana korupsi Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Asahan.

Dia melaksanakan kegiatan jasa konstruksi berupa peningkatan dengan hotmix ruas Jalan Pasar 5-6 Ruas Nomor.002 di Kecamatan Kisaran Timur. Sumber dananya dari DAK TA 2013 dengan pagu anggaran Rp 690 juta lebih, pelaksanaannya dikerjakan CV Dewi Karya. 

"FSN adalah direktur di perusahaan ini. Berdasarkan audit BPKP Perwakilan Sumut, kerugian keuangan negara sebesar Rp 232 miliar lebih dalam pekerjaan ini," kata dia.

Tim Penyidik Pidsus Kejari Asahan menetapkan FSN sebagai tersangka. Begitu ditetapkan tersangka, FSN melarikan diri.

Setelah dilakukan pemanggilan sebanyak tiga kali dan tidak pernah hadir memenuhi panggilan, Kejari Asahan menetapkan FSN sebagai DPO berdasarkan surat Kejari Asahan tanggal 4 Juli 2018 No: TAR-R-116/N.2.23/Dsp.1/07/2018.

Terkait perkara ini, Kejari Asahan menetapkan empat tersangka, dua tersangka sudah menjalani hukuman, satu tersangka meninggal dunia dan FSN sebagai DPO yang akhirnya berhasil diamankan.

"Selama melarikan diri, FSN berpindah-pindah tempat mulai dari Kalimantan Barat, kemudian ke Tangerang. Dua tahun terakhir, dia bekerja sebagai driver ojol di Medan," kata mantan Kajari Medan ini.

Tersangka FSN melanggar Pasal 2 ayat 1, Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Nomor 3 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 KUHPidana.

"Tersangka selanjutnya diserahkan langsung kepada Kajari Asahan Aluwi didampingi Tim Penyidik Pidsus Kejari Asahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," tuntas Dwi.

Baca juga: Kasus Korupsi Benih Jagung, Mantan Kadis Pertanian dan Perkebunan NTB Divonis 13 Tahun Penjara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Infrastuktur Jalan di Nias Utara, Jokowi: Target Rampung Tahun Depan

Tinjau Infrastuktur Jalan di Nias Utara, Jokowi: Target Rampung Tahun Depan

Medan
Beredar Kabar 63 Sepeda Motor Hilang Saat Peringatan HUT Medan, Polisi: Hoaks

Beredar Kabar 63 Sepeda Motor Hilang Saat Peringatan HUT Medan, Polisi: Hoaks

Medan
Jokowi ke Sumatera Utara, Tinjau Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Nias Barat

Jokowi ke Sumatera Utara, Tinjau Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Nias Barat

Medan
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 6 Juli 2022: Pagi Cerah Berawan, Siang hingga Malam Hujan

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 6 Juli 2022: Pagi Cerah Berawan, Siang hingga Malam Hujan

Medan
Bobby Nasution: Pemprov Sumut Kalau Mau Cabut Izin Holywings, Silakan

Bobby Nasution: Pemprov Sumut Kalau Mau Cabut Izin Holywings, Silakan

Medan
Polisi Buru Penyebar Berita Hoaks 60 Motor Hilang Saat HUT Kota Medan

Polisi Buru Penyebar Berita Hoaks 60 Motor Hilang Saat HUT Kota Medan

Medan
60 Sepeda Motor Dikabarkan Hilang Saat Peringatan HUT Medan, Bobby hingga Polisi Buka Suara

60 Sepeda Motor Dikabarkan Hilang Saat Peringatan HUT Medan, Bobby hingga Polisi Buka Suara

Medan
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 5 Juli 2022: Pagi hingga Siang Cerah Berawan, Sore dan Malam Hujan

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 5 Juli 2022: Pagi hingga Siang Cerah Berawan, Sore dan Malam Hujan

Medan
Penyebab 2 Ormas di Binjai Bentrok hingga 1 Orang Terkena Sabetan Parang

Penyebab 2 Ormas di Binjai Bentrok hingga 1 Orang Terkena Sabetan Parang

Medan
Pelaku Penembak Pendeta di Deli Serdang Terancam 20 Tahun Penjara

Pelaku Penembak Pendeta di Deli Serdang Terancam 20 Tahun Penjara

Medan
Penembak Pendeta di Deliserdang Ditangkap, Ternyata karena Masalah Uang Rp 50.000

Penembak Pendeta di Deliserdang Ditangkap, Ternyata karena Masalah Uang Rp 50.000

Medan
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 4 Juli 2022: Pagi hingga Siang Cerah Berawan, Sore dan Malam Hujan

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 4 Juli 2022: Pagi hingga Siang Cerah Berawan, Sore dan Malam Hujan

Medan
Kebakaran di RS Putri Hijau Medan, Material Mudah Terbakar, Api Cepat Merembet

Kebakaran di RS Putri Hijau Medan, Material Mudah Terbakar, Api Cepat Merembet

Medan
Wahana Mikie Holiday Berastagi Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Wahana Mikie Holiday Berastagi Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Medan
RS Putri Hijau Medan Kebakaran

RS Putri Hijau Medan Kebakaran

Medan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.