Kompas.com - 02/07/2022, 08:16 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Menghargai karya seni dan kreativitas para seniman, Wali Kota Medan Bobby Nasution melakukan gebrakan dan inovasi dengan membiarkan mobilnya dicorat-coret.

Tidak hanya dia, mobil dinas wakilnya Aulia Rachman dan Sekda Wiriya Al Rahman juga ikut dicorat-coret komunitas mural Kota Medan. Informasinya, ini pertama kali di Indonesia.

Launching mobil dinas mural dilakukan pada Kamis (30/6/2022) malam, dihadiri para wali kota yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Komisariat Wilayah 1 Sumatera di halaman kantor wali kota Medan.

Rasa penasaran para wali kota terlihat sangat tinggi, mereka ingin melihat langsung ketiga mobil, apakah mural yang ada hanya stiker atau dilukis langsung.

Baca juga: Bobby Nasution Temui Wali Kota Semarang, Ini yang Dibahas

 

Setelah kain penutup ketiga mobil dibuka, mereka langsung mendekati. Wali Kota Medan Bobby Nasution mempersilakan untuk melihat dan menyentuh.

"Silahkan Bapak-bapak, dilihat dari dekat dan boleh disentuh," kata Bobby, tersenyum.

Heran dan takjub, begitulah ekpresi para wali kota.

Wali Kota Tanjungpinang Rahma tertarik dan ingin mobil dinasnya juga dimural.

Dia berencana segera mengirimkan mobil dinasnya ke Kota Medan.

"Tidak usah repot-repot, nanti kami kirimkan saja mereka ini ke Tanjungpinang," ujar Bobby.

Mobil dilukis dengan ikon Kota Medan seperti Masjid Raya Al Maksum, Istana Maimun, kain tenun dan ulos Medan.

Mural di ketiga mobil dinas yang terdiri dari dua unit Toyota Land Cruiser dan Nissan Xtrail merupakan karya cartoonist dan illustrator komik Digidoy Medan yang berkolaborasi dengan Medan Art Family dan Mural Medan.

Arif mewakili Digidoy Medan mengungkapkan, proses pengerjaan sekitar tiga minggu.

Dia mengaku, belum pernah membuat mural di mobil. Selama ini, media muralnya di atas kertas.

 

"Makanya, ini menjadi tantangan sama kami, sekaligus kebanggan. Apalagi, ini mobil Wali Kota Medan," tutur dia.

Arif menambahkan, setelah berdiskusi dengan Bobby Nasution, diputuskan lukisan mural berisi ciri khas Kota Medan, heritage, UMKM, branding produk lokal dan pesan-pesan komunikatif yang membangkitkan rasa cinta pada Medan yang dikreasikan dengan komik.

"Kami puas dan berharap tidak berhenti sampai di sini, terus berlanjut agar para cartoonist, pelukis mural mendapat tempat di Kota Medan," kata dia.

Fedricho Salomo Purba dari Komunitas Mural Medan gembira atas keterbukaan dan perhatian Bobby Nasution terhadap seniman di Medan.

Baca juga: Sambangi SMAN 9 Bandar Lampung, Bobby Nasution Langsung Kunjungi Ruang BK: Kenangan Dikejar Kepsek

"Kami tak menyangka, wali kota Medan menyerahkan mobil dinasnya untuk kami coret-coret. Kami belum pernah melukis mural di mobil dinas, apalagi mobil dinas seorang Bobby Nasution," ujar dia.

Dirinya berharap, Pemkot Medan tetap menyediakan ruang ekspresi dan menghelat festival seni berskala dunia.

Menurutnya, seniman-seniman Medan tidak kalah dengan seniman dari daerah maupun negara lain. 

"Sangat layak kita punya festival berskala dunia," sebut Federico.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencandu Narkoba di Sumut 10 Persen dari Populasi, Hanya dalam 4 Bulan Sabu Senilai Rp 253 M Diamankan

Pencandu Narkoba di Sumut 10 Persen dari Populasi, Hanya dalam 4 Bulan Sabu Senilai Rp 253 M Diamankan

Medan
Dituding Edy Rahmayadi Tak Dukung Pembangunan, Golkar: Kami Diajarkan Sopan Santun, Tahu Diri jika Diusung...

Dituding Edy Rahmayadi Tak Dukung Pembangunan, Golkar: Kami Diajarkan Sopan Santun, Tahu Diri jika Diusung...

Medan
Gempa M 5,5 di Nias Barat, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 di Nias Barat, Tak Berpotensi Tsunami

Medan
Tolong Keponakan yang Terseret Arus Sungai Kasindir Simalungun, Paman Ikut Terbawa Arus

Tolong Keponakan yang Terseret Arus Sungai Kasindir Simalungun, Paman Ikut Terbawa Arus

Medan
Paman yang Bunuh Siswa SD Saat Belajar di Kelas Ditangkap, Polisi: Dilatarbelakangi Dendam

Paman yang Bunuh Siswa SD Saat Belajar di Kelas Ditangkap, Polisi: Dilatarbelakangi Dendam

Medan
Sakit Hati Ditegur karena Ambil Daun Pisang, Doman Bakar Rumah Kades di Deli Serdang

Sakit Hati Ditegur karena Ambil Daun Pisang, Doman Bakar Rumah Kades di Deli Serdang

Medan
Jimmy Dipenjarakan Adik Kandungnya, Kerap Curi Barang Keluarga hingga Lempar Ponakan Pakai Batu

Jimmy Dipenjarakan Adik Kandungnya, Kerap Curi Barang Keluarga hingga Lempar Ponakan Pakai Batu

Medan
Akhirnya Polisi Tangkap Paman yang Tikam Bocah SD hingga Tewas di Dalam Kelas, Diduga ODGJ

Akhirnya Polisi Tangkap Paman yang Tikam Bocah SD hingga Tewas di Dalam Kelas, Diduga ODGJ

Medan
Hendak ke Kamboja, 212 Calon Pekerja Migran Ilegal Diamankan, Mengaku Akan Melancong ke Luar Negeri

Hendak ke Kamboja, 212 Calon Pekerja Migran Ilegal Diamankan, Mengaku Akan Melancong ke Luar Negeri

Medan
Berharap Upah Rp 1,5 Juta, Penarik Becak di Medan Jadi Kurir Sabu 8,8 Kg, Kini Divonis 20 Tahun Penjara

Berharap Upah Rp 1,5 Juta, Penarik Becak di Medan Jadi Kurir Sabu 8,8 Kg, Kini Divonis 20 Tahun Penjara

Medan
Siswa SD di Deli Serdang Tewas Ditikam Paman di Kelas, Korban Pernah Diancam Akan Dicelakai

Siswa SD di Deli Serdang Tewas Ditikam Paman di Kelas, Korban Pernah Diancam Akan Dicelakai

Medan
Fenomena Dukungan Marga Hutabarat dan Simanjuntak dalam Kasus Brigadir J, Sejarawan: Asosiasi Klan yang Kuat

Fenomena Dukungan Marga Hutabarat dan Simanjuntak dalam Kasus Brigadir J, Sejarawan: Asosiasi Klan yang Kuat

Medan
Kalimat Terakhir Bocah SD Sebelum Tewas Ditusuk Paman di Ruang Kelas: Tolong Aku Bu...

Kalimat Terakhir Bocah SD Sebelum Tewas Ditusuk Paman di Ruang Kelas: Tolong Aku Bu...

Medan
Pembunuh Siswa SD di Kelas Masih Diburu, Sekolah Tempat Kejadian Diliburkan Sepekan

Pembunuh Siswa SD di Kelas Masih Diburu, Sekolah Tempat Kejadian Diliburkan Sepekan

Medan
Banyak PHK Sepihak, 16 Serikat Buruh di Sumut Demo Minta Presiden Cabut UU Cipta Kerja

Banyak PHK Sepihak, 16 Serikat Buruh di Sumut Demo Minta Presiden Cabut UU Cipta Kerja

Medan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.