Kembalikan Nilai Sejarah Kesawan, Bobby Nasution Mulai dari Supermarket Pertama di Medan

Kompas.com - 18/03/2021, 14:31 WIB
Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau gedung tua Warenhuis. Supermarket pertama di Kota Medan yang berada di Jalan Jalan Hindu, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Kamis (18/3/2021) Dok: Dinas Kominfo Kota MedanWali Kota Medan Bobby Nasution meninjau gedung tua Warenhuis. Supermarket pertama di Kota Medan yang berada di Jalan Jalan Hindu, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Kamis (18/3/2021)

MEDAN, KOMPAS.com - Gedung-gedung tua penuh sejarah di Medan, Sumatera Utara, banyak terkumpul di Kawasan Kesawan.

Selain sudah termakan usia, banyak yang telah berubah bentuk dan fungsi.

Bahkan ada yang tinggal puing, terbengkalai dan bersengketa.

Salah satunya adalah Warenhuis, supermarket pertama di Kota Medan.

Baca juga: Rencana Lanjutan Wali Kota Medan Bobby Nasution untuk Mengatasi Banjir

Dibangun pada masa kolonial Belanda, gedung berlantai dua ini berada di Jalan Jalan Hindu, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat.

Dari dinding yang catnya sudah terkelupas tertulis: mulai dibangun pada 1916 oleh arsitek berkebangsaan Jerman G Bos dan diresmikan pada 1919 oleh Wali Kota Medan Daniel Baron Mackay.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sekarang, bangunan berusia 105 tahun itu statusnya adalah aset dan cagar budaya milik Pemerintah Kota Medan.

Tak mau melihat Warenhuis yang penuh nilai sejarah (heritage) hancur begitu saja, Wali Kota Medan Bobby Nasution memerintahkan organsasi perangkat daerah terkait untuk mengurusnya.

Bobby ingin gedung tua itu ditata lagi, dikembalikan wujud aslinya dan dirawat dengan baik.

"Sejak lama saya katakan, kawasan Kesawan harus jadi kawasan heritage. Gedung-gedung bersejarah kita pugar. Kawasan Jalan Ahmad Yani, Perniagaan atau Pajak Ikan Lama sudah mulai direvitalisasi. Dananya pun sudah ada," kata Bobby dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (18/3/2021).

Baca juga: Melihat Aksi Wali Kota Medan Bobby Nasution Menangkal Banjir

Bobby sudah berkolaborasi dengan kementerian terkait, sehingga tinggal menjalankan saja program menggunakan Dana Insentif Daerah (DID).

Namun, saat ini masih ada permasalahan sosial yang harus dibereskan lebih dulu.

Camat sudah dua kali melakukan sosialiasi tentang kawasan heritage Kesawan.

Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan juga sudah diminta menata kawasan.

Bobby menilai, revitaliasi Warenhuis akan banyak manfaatnya.

Misalnya, memindahkan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di kawasan Lapangan Merdeka tanpa mengubah bentuk aslinya.

"Saya akan ikut sosialisasi dan yakinkan masyarakat bahwa revitalisasi kawasan heritage Kesawan untuk kepentingan masyarakat, bukan yang lain-lain," ucap Bobby.

Soal ada pihak yang mengaku sebagai pemilik gedung Warenhuis, Bobby mengatakan, Pemkot Medan punya Sertifikat Hak Pakai dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) sejak 2018 Nomor 1653.

Bobby malah mengajak pihak-pihak tersebut untuk bekerja sama.

"Kita kolaborasi lah, yang klaim punya ini mau diapakan, harus jelas. Untuk apa diklaim pun tak digunakan, tak dibangun. Kan kita berhak menegur, karena penataan kota tanggung jawab kita," kata Bobby.

Soal sengketa Warenhuis, Kepala Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Medan Sumiadi mengatakan, hak pakai yang dimiliki Pemkot Medan tanpa batas waktu selama untuk kepentingan dinas.

"Memang saat ini sudah masuk tahap kasasi di MA. Kami yakin Pemkot Medan yang menang gugatan," kata Sumiadi.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Suami Antar Anak ke Sekolah, Rumahnya Didatangi Pencuri, Istri Diperkosa dan Dibunuh

Saat Suami Antar Anak ke Sekolah, Rumahnya Didatangi Pencuri, Istri Diperkosa dan Dibunuh

Medan
Daftar 22 Lokasi E-Parking di Kota Medan dan Tarifnya

Daftar 22 Lokasi E-Parking di Kota Medan dan Tarifnya

Medan
Kapolsek Percut Sei Tuan Menangis Saat Pamit dan Bilang ke Anak Buah 'Maaf Sering Marah, tapi agar Kita Berhasil'

Kapolsek Percut Sei Tuan Menangis Saat Pamit dan Bilang ke Anak Buah "Maaf Sering Marah, tapi agar Kita Berhasil"

Medan
Usai Dicopot, Eks Kapolsek Percut Sei Tuan Dimutasi ke Yanma Polda Sumut

Usai Dicopot, Eks Kapolsek Percut Sei Tuan Dimutasi ke Yanma Polda Sumut

Medan
Dicopot Usai Jadikan Pedagang Tersangka, Kapolsek Percut Sei Tuan Janpiter Menangis Saat Tinggalkan Kantornya

Dicopot Usai Jadikan Pedagang Tersangka, Kapolsek Percut Sei Tuan Janpiter Menangis Saat Tinggalkan Kantornya

Medan
Pedagang Pasar dan Penganiaya Sama-sama Jadi Tersangka, Ini Duduk Perkaranya

Pedagang Pasar dan Penganiaya Sama-sama Jadi Tersangka, Ini Duduk Perkaranya

Medan
Aipda Roni Syahputra Perkosa dan Bunuh Remaja 13 Tahun, Ibu Korban: Makan Masih Disulangi, Rambutnya Ku Sisiri

Aipda Roni Syahputra Perkosa dan Bunuh Remaja 13 Tahun, Ibu Korban: Makan Masih Disulangi, Rambutnya Ku Sisiri

Medan
BNN Sebut Peredaran Narkoba di Kampus FIB USU Sudah Berlangsung 4 Bulan

BNN Sebut Peredaran Narkoba di Kampus FIB USU Sudah Berlangsung 4 Bulan

Medan
Fakta BNN Gerebek Kampus FIB USU, Amankan 508 Gram Ganja, 31 Positif Narkoba, 3 Pengedar Jadi Tersangka

Fakta BNN Gerebek Kampus FIB USU, Amankan 508 Gram Ganja, 31 Positif Narkoba, 3 Pengedar Jadi Tersangka

Medan
BNN Gerebek FIB USU, 14 Mahasiswa dan 6 Alumni Positif Gunakan Narkotika, 508 Gram Ganja Diamankan

BNN Gerebek FIB USU, 14 Mahasiswa dan 6 Alumni Positif Gunakan Narkotika, 508 Gram Ganja Diamankan

Medan
BNN Gerebek FIB USU, Belasan Mahasiswa Ditangkap, Rektor Angkat Bicara

BNN Gerebek FIB USU, Belasan Mahasiswa Ditangkap, Rektor Angkat Bicara

Medan
'Inilah Hukum di Indonesia, Aku Korban yang Dianiaya Preman, Aku Pula Jadi Tersangka...'

"Inilah Hukum di Indonesia, Aku Korban yang Dianiaya Preman, Aku Pula Jadi Tersangka..."

Medan
Satu Pegawai Lapas Tanjung Gusta Terbukti Aniaya Napi yang Videonya Viral, Kemenkumham: Kita Bina

Satu Pegawai Lapas Tanjung Gusta Terbukti Aniaya Napi yang Videonya Viral, Kemenkumham: Kita Bina

Medan
Pedagang Sudah Memelas, tapi Ketua Ormas Tetap Memaksa Minta Uang dan Bilang 'Enggak Kau Hargai Aku'

Pedagang Sudah Memelas, tapi Ketua Ormas Tetap Memaksa Minta Uang dan Bilang "Enggak Kau Hargai Aku"

Medan
Kronologi Seorang Pria di Medan Tembak Paha Temannya dengan Airsoft Gun, Pelaku Ditangkap

Kronologi Seorang Pria di Medan Tembak Paha Temannya dengan Airsoft Gun, Pelaku Ditangkap

Medan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.