Polisi Geledah dan Bawa Sejumlah Barang dari Layanan Rapid Test Drive Thru di Medan, Ada Apa?

Kompas.com - 25/05/2021, 20:30 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Belasan anggota Polrestabes Medan tiba-tiba menggeledah tempat layanan rapid test drive thru di Jalan Pulau Pinang, Lapangan Merdeka, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (25/5/2021) petang.

Pantauan di lokasi, polisi yang mengenakan seragam Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) menggeledah seluruh titik di lokasi itu, sekitar pukul 17.00 WIB hingga pukul 18.22 WIB.

Baca juga: Kasus Penjualan Vaksin, Apakah Warga yang Telah Membayar Akan Mendapat Vaksinasi Kedua?

Satu per satu pegawai di sana ditanyai petugas, termasuk satu orang yang diduga merupakan pemilik layanan tes cepat itu.

Baca juga: Dokter ASN Pemprov Sumut Bawa dan Jual Vaksin dari Medan ke Jakarta

Polisi juga memeriksa data-data yang ada dalam komputer, termasuk berkas-berkas yang ada di sana.

Mereka juga mengumpulkan limbah bekas layanan rapid test, yang kemudian diangkut menggunakan mobil boks.

Sekitar satu setengah jam menggeledah tempat itu, polisi terlihat membawa sejumlah barang bukti, berupa sejumlah unit komputer, berkas-berkas, alat rapid test dan limbah medis ke Mapolrestabes Medan.

Tiga orang, di mana satu di antaranya diduga pengusaha layanan itu juga diboyong ke markas polisi.

Kanit Tipidsus Satreskrim Polrestabes Medan AKP Arya Nusa Hindrawan yang berada di lokasi mengatakan, tempat itu digeledah terkait legalitas layanan tes cepat.

 

"Ini terkait dengan legalitas yang dilaksanakan oleh pihak yang mengadakan swab drive thru," katanya.

Dia menyebut, dugaan sementara dalam kasus ini adalah pelanggaran protokol kesehatan serta  juga terkait dengan pengelolaan limbah medis yang dihasilkan dari layanan rapid test di sana.

"Saat ini kami masih dalam proses penyidikan. Lebih lanjut nanti akan kami sampaikan," katanya.

Untuk sementara, operasional layanan rapid test drive thru tersebut dihentikan hingga ada pemberitahuan lebih lanjut dari polisi.

Diketahui layanan itu dioperasikan oleh sebuah perseroan terbatas (PT).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paman yang Bunuh Siswa SD Saat Belajar di Kelas Ditangkap, Polisi: Dilatarbelakangi Dendam

Paman yang Bunuh Siswa SD Saat Belajar di Kelas Ditangkap, Polisi: Dilatarbelakangi Dendam

Medan
Sakit Hati Ditegur karena Ambil Daun Pisang, Doman Bakar Rumah Kades di Deli Serdang

Sakit Hati Ditegur karena Ambil Daun Pisang, Doman Bakar Rumah Kades di Deli Serdang

Medan
Jimmy Dipenjarakan Adik Kandungnya, Kerap Curi Barang Keluarga hingga Lempar Ponakan Pakai Batu

Jimmy Dipenjarakan Adik Kandungnya, Kerap Curi Barang Keluarga hingga Lempar Ponakan Pakai Batu

Medan
Akhirnya Polisi Tangkap Paman yang Tikam Bocah SD hingga Tewas di Dalam Kelas, Diduga ODGJ

Akhirnya Polisi Tangkap Paman yang Tikam Bocah SD hingga Tewas di Dalam Kelas, Diduga ODGJ

Medan
Hendak ke Kamboja, 212 Calon Pekerja Migran Ilegal Diamankan, Mengaku Akan Melancong ke Luar Negeri

Hendak ke Kamboja, 212 Calon Pekerja Migran Ilegal Diamankan, Mengaku Akan Melancong ke Luar Negeri

Medan
Berharap Upah Rp 1,5 Juta, Penarik Becak di Medan Jadi Kurir Sabu 8,8 Kg, Kini Divonis 20 Tahun Penjara

Berharap Upah Rp 1,5 Juta, Penarik Becak di Medan Jadi Kurir Sabu 8,8 Kg, Kini Divonis 20 Tahun Penjara

Medan
Siswa SD di Deli Serdang Tewas Ditikam Paman di Kelas, Korban Pernah Diancam Akan Dicelakai

Siswa SD di Deli Serdang Tewas Ditikam Paman di Kelas, Korban Pernah Diancam Akan Dicelakai

Medan
Fenomena Dukungan Marga Hutabarat dan Simanjuntak dalam Kasus Brigadir J, Sejarawan: Asosiasi Klan yang Kuat

Fenomena Dukungan Marga Hutabarat dan Simanjuntak dalam Kasus Brigadir J, Sejarawan: Asosiasi Klan yang Kuat

Medan
Kalimat Terakhir Bocah SD Sebelum Tewas Ditusuk Paman di Ruang Kelas: Tolong Aku Bu...

Kalimat Terakhir Bocah SD Sebelum Tewas Ditusuk Paman di Ruang Kelas: Tolong Aku Bu...

Medan
Pembunuh Siswa SD di Kelas Masih Diburu, Sekolah Tempat Kejadian Diliburkan Sepekan

Pembunuh Siswa SD di Kelas Masih Diburu, Sekolah Tempat Kejadian Diliburkan Sepekan

Medan
Banyak PHK Sepihak, 16 Serikat Buruh di Sumut Demo Minta Presiden Cabut UU Cipta Kerja

Banyak PHK Sepihak, 16 Serikat Buruh di Sumut Demo Minta Presiden Cabut UU Cipta Kerja

Medan
Kronologi Siswa SD Dibunuh Pamannya di Deli Serdang, Korban Ditikam di Kelas, Murid dan Guru Teriak Histeris

Kronologi Siswa SD Dibunuh Pamannya di Deli Serdang, Korban Ditikam di Kelas, Murid dan Guru Teriak Histeris

Medan
Siswa SD di Deli Serdang Dibunuh Pamannya Saat Belajar di Kelas, Disaksikan Guru dan Murid Lain

Siswa SD di Deli Serdang Dibunuh Pamannya Saat Belajar di Kelas, Disaksikan Guru dan Murid Lain

Medan
Hendak Jual Sisik Trenggiling dan Paruh Burung Rangkong Senilai Rp 2 Miliar, 2 Pria di Tapanuli Utara Ditangkap

Hendak Jual Sisik Trenggiling dan Paruh Burung Rangkong Senilai Rp 2 Miliar, 2 Pria di Tapanuli Utara Ditangkap

Medan
Konvoi Bawa Senjata Tajam dan Merampok di Binjai, 2 Orang Ditangkap

Konvoi Bawa Senjata Tajam dan Merampok di Binjai, 2 Orang Ditangkap

Medan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.