Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Buron 4 Bulan karena Terlibat Korupsi, Eks Rektor UINSU Akhirnya Ditangkap

Kompas.com - 28/11/2023, 14:29 WIB
Rahmat Utomo,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

MEDAN, KOMPAS.com-Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan akhirnya menangkap eks Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Saidurrahman pada Senin (27/11/2023).

Dia sebelumnya sempat buron selama empat bulan, setelah ditetapkan menjadi tersangka korupsi program wajib kuliah Ma'had, senilai Rp 956 juta, pada Jumat (21/7/2023).

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Mochammad Ali Rizza mengatakan, Saidurrahman diringksus di salah satu tempat di Kota Medan.

"(Jadi) Penangkapan ini berdasarkan pada adanya Surat Penangkapan DPO No 1543 tanggal 3 Agustus 2023 di mana yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka, dalam kasus pungutan Ma'had,'' ujar Ali Rizza dalam keterangan persnya di Kejari Medan, Senin (27/11/2023).

Baca juga: Kejati NTB Tangkap Buronan Kasus Korupsi Kolam Labuh 

Kata Ali selama buron, Saidurrahman kerap bepergian ke wilayah Jabodetabek, namun aksinya baru bisa terendus pihak kejaksaan, saat dia berada di Medan.

"Kalau kegiatan yang bersangkutan infonya bolak-balik ke daerah Jabodetabek, ke kampungnya di Labuhanbatu Selatan, Kemudian juga ke Deli Serdang," ujar Ali

Setelah penangkapan ini, Saidurrahman ditahan di Lapas Kelas 1 Tanjung Gusta Medan, guna proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya dia disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 Jo. Pasal 18 UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebelumnya Ali Rizza menjelaskan korupsi program wajib kuliah Ma'had yang dilakukan Saidurrahman terjadi pada tahun ajaran 2020-2021.

 Baca juga: Pungli Biaya Penerbitan SKT dan SPPT, Oknum Kades di Luwu Jadi Tersangka Korupsi

Modusnya dengan meminta biaya iuran program Ma'had kepada para mahasiswa, tapi program itu ternyata tidak berjalan.

"Kan ada program Ma'had, di mana pada saat itu ada Covid, jadi programnya tidak jalan, mereka (mahasiswa) sudah setor, setiap mahasiswa (wajib) bayar Rp 3,6 juta, kalau nggak salah. Tapi program enggak jalan, lalu dihitung sama BPK ada dugaan korupsi Rp 965 juta," ujar Ali Rizza saat dihubungi Kompas.com, Jumat (28/7/2023).

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Nikson Nababan dan Strategi Membangun Sumut dari Desa

Nikson Nababan dan Strategi Membangun Sumut dari Desa

Medan
Medan Terapkan Parkir Berlangganan Mulai 1 Juli, Tarif Motor Rp 90.000 Per Tahun

Medan Terapkan Parkir Berlangganan Mulai 1 Juli, Tarif Motor Rp 90.000 Per Tahun

Medan
Korban Bus Tabrak Sepeda Motor di Batu Bara 2 Orang, Sopir Kabur

Korban Bus Tabrak Sepeda Motor di Batu Bara 2 Orang, Sopir Kabur

Medan
Penyebab Terbakarnya Kantor Kecamatan di Medan Diduga karena Korsleting

Penyebab Terbakarnya Kantor Kecamatan di Medan Diduga karena Korsleting

Medan
Kantor Kecamatan Medan Area di Kota Medan Terbakar, 8 Armada Damkar Diturunkan

Kantor Kecamatan Medan Area di Kota Medan Terbakar, 8 Armada Damkar Diturunkan

Medan
Kantor Kecamatan Medan Area di Kota Medan Terbakar

Kantor Kecamatan Medan Area di Kota Medan Terbakar

Medan
Bus Tabrak Pengendara Motor Saat Berbelok di Batu Bara Sumut, 1 Tewas 2 Luka

Bus Tabrak Pengendara Motor Saat Berbelok di Batu Bara Sumut, 1 Tewas 2 Luka

Medan
Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Sabtu 15 Juni 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Sabtu 15 Juni 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Lebat

Medan
Cerita Peternak di Binjai, Sapinya 2 Kali Dibeli Jokowi untuk Kurban

Cerita Peternak di Binjai, Sapinya 2 Kali Dibeli Jokowi untuk Kurban

Medan
Pabrik Ekstasi Medan Beroperasi di Ruko, Kamar Jadi 'Tempat Memasak'

Pabrik Ekstasi Medan Beroperasi di Ruko, Kamar Jadi "Tempat Memasak"

Medan
Pabrik Ekstasi di Medan Dikelola Pasutri, Sebulan Produksi 600 Butir

Pabrik Ekstasi di Medan Dikelola Pasutri, Sebulan Produksi 600 Butir

Medan
21 Bulan Sengketa Antar Kue Taksi Online, Giliran Sang Driver Bersuara

21 Bulan Sengketa Antar Kue Taksi Online, Giliran Sang Driver Bersuara

Medan
Bey Sebut Proyek Pembangunan Tol Getaci Mundur dari Target

Bey Sebut Proyek Pembangunan Tol Getaci Mundur dari Target

Medan
Siswi di Simalungun Gugurkan Kandungan di Toilet RS, Janin 6 Bulan Ditemukan Tewas

Siswi di Simalungun Gugurkan Kandungan di Toilet RS, Janin 6 Bulan Ditemukan Tewas

Medan
Nurlelani Saksikan Suaminya Dibunuh Secara Sadis oleh Puluhan Orang yang Serang Rumahnya di Deli Serdang

Nurlelani Saksikan Suaminya Dibunuh Secara Sadis oleh Puluhan Orang yang Serang Rumahnya di Deli Serdang

Medan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com