Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wabah Flu Babi di Sumut, Dinas Ketahanan Pangan Sergai Lakukan Uji Sampel

Kompas.com - 02/12/2022, 16:01 WIB

SERGAI, KOMPAS.com - Ribuan ternak babi di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang mendadak mati dan sudah dipastikan karena wabah flu babi yang juga pernah terjadi di tahun 2019.

Untuk mengantisipasi wabah flu babi dan mendeteksi sejauh mana penyebarannya, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) melakukan uji sampel terhadap ternak babi. Uji sampel ini dilakukan oleh tim dari Balai Veteriner Sumut.

"Karena wilayah yang berdekatan dengan daerah yang sudah terpapar virus tersebut, jadi tim dari Balai Veteriner sedang melakukan uji sampel di Kabupaten Sergai. Ini untuk dapat melihat sejauh mana penyebarannya apakah sudah sampai ke sini," kata Andarias dikutip Tribun, Jumat (2/12/2022).

Baca juga: Tak Miliki Sertifikat Kesehatan Hewan, 26 Ekor Babi Ditolak Masuk ke Balikpapan

Meski belum ada laporan mengenai ternak babi yang mati, kuat dugaan virus tersebut sudah menyerang ternak warga.

Meski begitu lanjut Andrias, pemerintah masih melakukan tracing dan penelusuran untuk mematangkan data tersebut.

"Kalau laporan ternak mati belum ada. Kita masih terus telusuri dan teliti soal adanya kemungkinan ternak babi yang sudah terdampak virus di Sergai," kata dia.

Wabah flu babi disebabkan oleh virus H1N1. Virus ini sebelumnya pernah melanda sejumlah daerah di Indonesia.

Saat ini diperkirakan ada sekitar 2.000 ternak babi di Medan dan Deli Serdang yang mati karena virus tersebut.

Untuk mencegah penyebarannya pemerintah sebut Andrias, akan melakukan penyuluhan dan membatasi lalu lintas penjualan ternak babi dari luar daerah.

Baca juga: Di Medan dan Deli Serdang, Ada 2000 Ekor Babi Mati Mendadak, Diduga karena Virus

Selain itu, dia juga meminta agar peternak memperhatikan kebersihan dan melakukan penyemprotan kandang menggunakan disinfektan.

"Kita akan melakukan pnyuluhan agar peternak memperhatikan kebersihan kandang dan mencegah lalu lintas ternak dan juga biosecurity. Selain itu akan dilakukan penyemprotan desinfektan," tutupnya.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Ribuan Babi Mati, Dinas Ketapang Sergai Mulai Lakukan Pendataan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 8 Februari 2023: Pagi Hujan Ringan Malam Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 8 Februari 2023: Pagi Hujan Ringan Malam Hujan Sedang

Medan
Dijambret Pria Dikenal dari Aplikasi Kencan, Siswi SMA di Medan Sempat Terseret Sepeda Motor

Dijambret Pria Dikenal dari Aplikasi Kencan, Siswi SMA di Medan Sempat Terseret Sepeda Motor

Medan
Oknum Polisi dan Prajurit TNI Lakukan Pencurian Rel Kereta Api Terbesar, Diangkut dengan Truk

Oknum Polisi dan Prajurit TNI Lakukan Pencurian Rel Kereta Api Terbesar, Diangkut dengan Truk

Medan
TSO Dianggap Belum Sehat, Padang Lawas Tetap Dipimpin Plt Bupati

TSO Dianggap Belum Sehat, Padang Lawas Tetap Dipimpin Plt Bupati

Medan
Oknum Polisi dan Anggota TNI Ditangkap Saat Curi Rel Kereta di Asahan Sumut

Oknum Polisi dan Anggota TNI Ditangkap Saat Curi Rel Kereta di Asahan Sumut

Medan
Fakta Baru Kasus Jari Bayi Terpotong di Palembang: Perawat Terancam 5 Tahun Penjara, Ibu Korban Lapor Hotman Paris

Fakta Baru Kasus Jari Bayi Terpotong di Palembang: Perawat Terancam 5 Tahun Penjara, Ibu Korban Lapor Hotman Paris

Medan
Pengusaha Barang Bekas Jadi Tersangka Penampung Barang Curian Kursi Taman Milik Pemkot Pematang Siantar

Pengusaha Barang Bekas Jadi Tersangka Penampung Barang Curian Kursi Taman Milik Pemkot Pematang Siantar

Medan
Gubernur Edy Rahmayadi Ngamuk, Bentak dan Usir Massa Pendukung Bupati Padang Lawas

Gubernur Edy Rahmayadi Ngamuk, Bentak dan Usir Massa Pendukung Bupati Padang Lawas

Medan
Penuhi Kantor Gubernur Sumut, Massa Pendukung TSO Diusir Edy Rahmayadi

Penuhi Kantor Gubernur Sumut, Massa Pendukung TSO Diusir Edy Rahmayadi

Medan
6 Pelajar Anggota Geng Motor di Medan Ditangkap, Polisi Amankan Sajam, Tongkat Baseball, hingga Petasan

6 Pelajar Anggota Geng Motor di Medan Ditangkap, Polisi Amankan Sajam, Tongkat Baseball, hingga Petasan

Medan
Arti Kosakata Bahasa Medan Sehari-hari, Jangan Kaget jika Kereta Berarti Sepeda Motor

Arti Kosakata Bahasa Medan Sehari-hari, Jangan Kaget jika Kereta Berarti Sepeda Motor

Medan
Kesaksian Orangtua Korban Pelecehan Seksual di Jambi: Anak Perempuan Disuruh Intip Pelaku Berhubungan Badan

Kesaksian Orangtua Korban Pelecehan Seksual di Jambi: Anak Perempuan Disuruh Intip Pelaku Berhubungan Badan

Medan
Mahasiswa KKN Unbara Ditembak Saat Tidur, Diduga Buntut Keributan dengan Pemuda Lokal

Mahasiswa KKN Unbara Ditembak Saat Tidur, Diduga Buntut Keributan dengan Pemuda Lokal

Medan
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 5 Februari 2023: Pagi Cerah Berawan Malam Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 5 Februari 2023: Pagi Cerah Berawan Malam Hujan Sedang

Medan
Kronologi Pedagang Martabak Dihajar PNS Dinkes di Lampung, Pelaku Marah karena Diminta Tak Parkir di Depan Gerobak

Kronologi Pedagang Martabak Dihajar PNS Dinkes di Lampung, Pelaku Marah karena Diminta Tak Parkir di Depan Gerobak

Medan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.