Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Anggota Dishub Medan Diduga Palak Pedagang Martabak lewat Jukir

Kompas.com - 15/05/2024, 21:23 WIB
Rahmat Utomo,
Reni Susanti

Tim Redaksi

MEDAN, KOMPAS.com - RA, juru parkir (jukir) di Jalan Gajah Mada, menjadi saksi viralnya anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan yang diduga memalak pedagang martabak.

Modusnya dengan memberikan surat larangan berdagang di atas trotoar, lantaran anggota Dishub tidak diberi martabak.

RA menceritakan, awalnya dia sedang menjaga parkir di seputaran warung pedagang martabak bernama Ponimen alias Amien (46), pada Senin (13/5/2024) malam.

Baca juga: Ledakan Tabung Gas di Kota Medan, 2 Luka-luka dan Dinding Rumah Rusak

Tiba-tiba sekelompok anggota Dishub datang untuk menertibkan kendaraan yang parkir di trotoar jalan.

Lalu seorang anggota Dishub datang dan menyuruhnya untuk meminta martabak ke Amien.

"Aku juga posisinya di situ, disuruh sama Dishub minta martabak ke pedagang itu," ujar RA saat diwawancarai wartawan di tempat penjual martabak tersebut.

Baca juga: Pegawai Dishub Medan Bantah Palak Pedagang, Laporkan Perekam Video ke Polisi

Kala itu, RA langsung menyampaikan ke istri Amien yang bernama Siska. Setelah itu salah seorang anggota Dishub menyuruh RA menyampaikan ke pedagang tersebut, kalau mereka meminta gratis.

"Datanglah aku ke tempat ibu (istri Amien) itu, gratis kata (Dishub itu) martabaknya. Nggak mau (aku) kalau gratis, minta berarti kata ibu itu," ujar RA.

Setelah itu, RA memberi tahu ke anggota Dishub bahwa Robert tidak mau memberikan martabak ke anggota Dishub.

"Udah di-cancel ku bilang, sama (anggota Dishub)," ujar RA.

15 menit kemudian, petugas Dishub menaruh kertas larangan parkir di atas trotoar di mobil Amien. Amien kemudian tidak senang dan terjadi cekcok.

"Kenapa tiap enggak dikasih martabak (dilakukan pelarangan)," beber dia.

Selanjutnya terjadilah keributan, hingga akhirnya menyebabkan peristiwa ini viral.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Medan, Iswar Lubis, memastikan tuduhan dalam video itu tidak benar.

Iswar mengatakan, apa yang disampaikan dalam video adalah fitnah, anggotanya pun telah melaporkan perekam video ke Polrestabes Medan.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Nikson Nababan dan Strategi Membangun Sumut dari Desa

Nikson Nababan dan Strategi Membangun Sumut dari Desa

Medan
Medan Terapkan Parkir Berlangganan Mulai 1 Juli, Tarif Motor Rp 90.000 Per Tahun

Medan Terapkan Parkir Berlangganan Mulai 1 Juli, Tarif Motor Rp 90.000 Per Tahun

Medan
Korban Bus Tabrak Sepeda Motor di Batu Bara 2 Orang, Sopir Kabur

Korban Bus Tabrak Sepeda Motor di Batu Bara 2 Orang, Sopir Kabur

Medan
Penyebab Terbakarnya Kantor Kecamatan di Medan Diduga karena Korsleting

Penyebab Terbakarnya Kantor Kecamatan di Medan Diduga karena Korsleting

Medan
Kantor Kecamatan Medan Area di Kota Medan Terbakar, 8 Armada Damkar Diturunkan

Kantor Kecamatan Medan Area di Kota Medan Terbakar, 8 Armada Damkar Diturunkan

Medan
Kantor Kecamatan Medan Area di Kota Medan Terbakar

Kantor Kecamatan Medan Area di Kota Medan Terbakar

Medan
Bus Tabrak Pengendara Motor Saat Berbelok di Batu Bara Sumut, 1 Tewas 2 Luka

Bus Tabrak Pengendara Motor Saat Berbelok di Batu Bara Sumut, 1 Tewas 2 Luka

Medan
Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Sabtu 15 Juni 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca Medan Hari Ini Sabtu 15 Juni 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Lebat

Medan
Cerita Peternak di Binjai, Sapinya 2 Kali Dibeli Jokowi untuk Kurban

Cerita Peternak di Binjai, Sapinya 2 Kali Dibeli Jokowi untuk Kurban

Medan
Pabrik Ekstasi Medan Beroperasi di Ruko, Kamar Jadi 'Tempat Memasak'

Pabrik Ekstasi Medan Beroperasi di Ruko, Kamar Jadi "Tempat Memasak"

Medan
Pabrik Ekstasi di Medan Dikelola Pasutri, Sebulan Produksi 600 Butir

Pabrik Ekstasi di Medan Dikelola Pasutri, Sebulan Produksi 600 Butir

Medan
21 Bulan Sengketa Antar Kue Taksi Online, Giliran Sang Driver Bersuara

21 Bulan Sengketa Antar Kue Taksi Online, Giliran Sang Driver Bersuara

Medan
Bey Sebut Proyek Pembangunan Tol Getaci Mundur dari Target

Bey Sebut Proyek Pembangunan Tol Getaci Mundur dari Target

Medan
Siswi di Simalungun Gugurkan Kandungan di Toilet RS, Janin 6 Bulan Ditemukan Tewas

Siswi di Simalungun Gugurkan Kandungan di Toilet RS, Janin 6 Bulan Ditemukan Tewas

Medan
Nurlelani Saksikan Suaminya Dibunuh Secara Sadis oleh Puluhan Orang yang Serang Rumahnya di Deli Serdang

Nurlelani Saksikan Suaminya Dibunuh Secara Sadis oleh Puluhan Orang yang Serang Rumahnya di Deli Serdang

Medan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com