Fakta BNN Gerebek Kampus FIB USU, Amankan 508 Gram Ganja, 31 Positif Narkoba, 3 Pengedar Jadi Tersangka

Kompas.com - 12/10/2021, 09:33 WIB

KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional Porvinsi Sumuatera Utara (BNNP Sumut), menggerebek Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU), Sabtu (9/10/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.

Dalam penggerebekan itu, BNNP Sumut berhasil mengamankan 47 orang. 31 dari 47 orang yang diamankan positif menggunakan narkotika golongan I jenis ganja.

Jumlah itu terdiri dari 14 mahasiswa aktif USU, 6 orang alumni USU, dan sisanya warga biasa serta mahasiswa dari kampus lain yang sedang berada di FIB USU. Sedangkan 16 yang negatif dipulangkan ke rumah.

Selain itu, BNNP Sumut juga mengamankan barang bukti 118 paket ganja dengan berat total 508,6 gram ganja.

Sehari setelah penggerebekan itu, BNNP Sumut menangkap tiga pengedar ganja di Kampus USU, mereka yakni DM (23), FAY (21), dan JHS yang merupakan alumni FIB USU.

Saat ini, ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam 20 tahun penjara.

Berikut fakta selengkapnya yang Kompas.com rangkum:

1. Kronologi BNN gerebek Kampus FIB USU

Ilustrasi NarkobaKOMPAS.COM/HANDOUT Ilustrasi Narkoba

Kepala BNNP Sumut Brigjen Toga Habinsaran Panjaitan mengatakan, penggerebekan yang dilakukan pihaknya di FIB USU setelah mendapat laporan dari masyarakat.

Setelah mendapat informasi itu, sambungnya, pihaknya kemudian bekerja sama dengan pihak rektorat USU dan kemudian dilakukan razia pada Sabtu malam di FIB USU.

Hasilnya, dalam razia itu BNNP Sumut mengamankan 47 orang di tempat kejadian perkara.

"Kami lakukan tes urine 47 orang tersebut dan ternyata 31 orang positif menggunakan narkotika golongan 1 jenis ganja. Dari 31 orang nyatakan positif didata ternyata 20 orang adalah mahasiswa dari USU, terdiri dari 14 orang masih kuliah, rata-rata di atas semester 4, kemudian enam orang merupakan alumni, 11 orang adalah masyarakat biasa," kata Toga saat konferensi pers di di halaman kantor BNNP Sumut, Senin (11/10/2021) siang.

Baca juga: Kronologi BNN Gerebek FIB USU, 3 Pengedar Ganja Ditangkap, 31 Orang Positif Gunakan Narkoba Diamankan

 

2. BNNP Sumut amankan 508,6 gram di Kampus FIB USU

Ilustrasi ganja.Thinkstockphotos Ilustrasi ganja.

Selain mengamankan 47 orang di lokasi, dari hasil penggeledahan yang dilakukan, BNNP Sumut menemukan barang bukti 118 paket ganja dengan berat total 508,6 gram ganja.

Ganja itu diketahui milik JHS yang merupakan alumni dari FIB USU.

"Ditotal semuanya barang bukti yang ada sebanyak 508,6 gram. Di mana kami lakukan interogasi sebanyak 265 gram adalah milik salah satu tersangka yang diamankan dengan inisial JHS," ujarnya.

Dari hasil interogasi yang dilakukan BNNP Sumut kepada JHS. JHS mengaku mendapat barang itu dari seorang wanita berinisial DM.

Baca juga: BNN Gerebek FIB USU, 14 Mahasiswa dan 6 Alumni Positif Gunakan Narkotika, 508 Gram Ganja Diamankan

 

3. BNNP Sumut tangkap 3 pengedar ganja di Kampus FIB USU

Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) menggelar konferensi pers terkait penggerebekan di kawasan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU).KOMPAS.com/DEWANTORO Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) menggelar konferensi pers terkait penggerebekan di kawasan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU).

Setelah mendapat informasi dari JHS, BNNP Sumut kemudian melakukan penyelidikan dan penyidikan hingga akhirnya menangkap DM dan seorang teman laki-lakinya berinisial FAY.

Mereka diamankan di Jalan Cemara Ujung, Kelurahan Jati, Kecamatan Medan Kota, Minggu (10/10/2021) sekitar pukul 09.30 WIB.

"Barang bukti yang bisa kami lakukan di TKP yaitu ada barang bukti narkotika jenis ganja yang ada di isi tadi saudara JHS sebanyak 265 kemudian ada juga yang belum diakui (tak bertuan) sebanyak 243,6 gram. Selain itu ada juga kami amankan uang tunai sekitar Rp 300.000, ada KTP, kartu ATM, buku tabungan dan yang lainnya," ungkapnya.

Kata Toga, terhadap tiga orang tersangka berinisial JHS, DM dan FAY merupakan pengedar dan perantara.

Sedangkan, lanjutnya, untuk pemasok ganja merupakan orang Aceh dan saat ini masih dalam penyelidikan.

"Ini pengedar dan perantara, masuk jaringan (narkoba). Sedangkan untuk 31 orang ini, sementara interogasi kami, meraka ini korban penyalahgunaan," katanya.

atas perbuatan para pelaku, mereka dikenakan pasal 114 ayat 1, pasal 111 ayat 1 jo pasal 132 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang tindak pidana narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun.

Baca juga: 3 Pengedar Ganja di Kampus USU Ditangkap, Polisi: Mereka Sudah Empat Bulan Kirim Barang

 

4. Pengakuan mahasiswi yang jadi pengedar ganja di Kampus FIB USU

Mahasiswi asal Kecamatan Blangkejerenberinisial DM (23) mengaku menjual ganja karena kebutuhan dan membayar kuliah. Dia mendapatkan ganja dari seseorang di Aceh. Dia ditangkap bersama tersangka FAY (20) yang merupakan teman sekampusnya di Medan.KOMPAS.COM/DEWANTORO Mahasiswi asal Kecamatan Blangkejerenberinisial DM (23) mengaku menjual ganja karena kebutuhan dan membayar kuliah. Dia mendapatkan ganja dari seseorang di Aceh. Dia ditangkap bersama tersangka FAY (20) yang merupakan teman sekampusnya di Medan.

DM (23), warga asal Kecamatan Blangkejeren, Kabupten Gayo Lues, Aceh yang ditangkap BNNP Sumut pada Minggu, mengaku nekat mengedarkan ganja di FIB USU karena kebutuhan hidup dan untuk menutupi biaya kuliahnya.

"Saya butuh uang untuk bayar uang kuliah, terus ada yang nawarin gitu. Lalu aku tanya teman, ada enggak yang mau barang ini (ganja), katanya ada, ya sudah, habis itu dikirim barangnya kemari, aku kasih jual," kata DM saat dihadirkan dalam konferensi pres di BNNP Sumut, Senin.

Dari hasil mengedarkan ganja tersebut, DM mengajku mendapat keuntungan Rp 1,5 juta setiap penjualan 1,5 kilogram ganja.

Kata DM, ia mengedarkan ganja ke FIB USU setelah diberitahu oleh JHS, yang merupakan alumni FIB USU.

"Dikasih tahu sama temannya, kenal juga. Katanya di situ, Kampus USU itu aman untuk edarkan ganja. Enggak pernah pakai (ganja), cuma (jual) di USU, yang kasih barang dari Aceh," ujarnya.

Baca juga: Pengakuan Mahasiswi Pemasok Ganja di Kampus USU


 

5. Tanggapan pihak kampus terkait penggerebak di FIB USU

Ilustrasi KampusShutterstock.com Ilustrasi Kampus

Sementara itu, Rektor USU Muryanto Amin mengakui telah berkoodirnasi dengan BNNP Sumut untuk memberantas narkoba di wilayah kampus.

"Ya, memang kita sudah berkoordinasi dengan BNN untuk memberantas narkoba di kampus," kata Muryanto, Senin, dikutip dari TribunMedan.com.

Bahkan, Muryanto pun menegaskan tidak akan membiarkan mahasiswa bermain-main dengan narkoba.

"Kalau ada akan kita berikan sanksi berat," tegasnya.

Terkait dengan mahasiswa yang ditangkap, kata Muryanto, jika ada yang dikenakan sanksi berat, maka pihak kampus juga akan ikut memberikan sanksi berat pula.

"Kita lihat prosesnya di BNN, kalau nanti bisa dibina dan diperbaiki akan kita kasih toleransi lah. Tapi kalau engga bisa, ya kita berikan sanksi berat sampai ke tahap drop out," ungkapnya.

Baca juga: BNN Gerebek FIB USU, 14 Mahasiswa dan 6 Alumni Positif Gunakan Narkotika, 508 Gram Ganja Diamankan

Hal senada dikatakan Wakil Rektor I USU Edy Ikhsan yang mengatakan, untuk sanksi sesuai aturan di USU, mereka yang terlibat apabila dihukum dengan minimal 2 tahun penjara, sanksinya adalah dipecat atau dikeluarkan.

"Tadi dikatakan Pak Toga bahwa mereka adalah korban, kita lihat saja prosesnya. Proses hukum kita akan ikuti. Tapi, USU akan tegas dalam konteks ini. Kami tak akan intervensi sama sekali berkaitan dengan proses hukum," kata Edi saat hadir dalam konferensi pers di BNNP Sumut, Senin siang.

Razia ini, sambungnya, merupakan bagian pencegahan yang harus dilakukan supaya tidak ada mahasiswa yang ikut terlibat dalam tindakan penyalahgunaan narkoba.

"Ini adalah titik balik upaya untuk menghabisi semua jaringan narkoba yang ada, kalau memang ada. Kita berharap BNN dapat memproses sesuai norma hukum. Kami tak akan intervensi," ungkapnya.

Baca juga: BNN Gerebek FIB USU, Belasan Mahasiswa Ditangkap, Rektor Angkat Bicara

 

Sumber: KOMPAS.com (Penulis: Dewantoro | Editor: I Kadek Wira Aditya, David Oliver Purba, Abba Gabrlillin)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paman yang Bunuh Siswa SD Saat Belajar di Kelas Ditangkap, Polisi: Dilatarbelakangi Dendam

Paman yang Bunuh Siswa SD Saat Belajar di Kelas Ditangkap, Polisi: Dilatarbelakangi Dendam

Medan
Sakit Hati Ditegur karena Ambil Daun Pisang, Doman Bakar Rumah Kades di Deli Serdang

Sakit Hati Ditegur karena Ambil Daun Pisang, Doman Bakar Rumah Kades di Deli Serdang

Medan
Jimmy Dipenjarakan Adik Kandungnya, Kerap Curi Barang Keluarga hingga Lempar Ponakan Pakai Batu

Jimmy Dipenjarakan Adik Kandungnya, Kerap Curi Barang Keluarga hingga Lempar Ponakan Pakai Batu

Medan
Akhirnya Polisi Tangkap Paman yang Tikam Bocah SD hingga Tewas di Dalam Kelas, Diduga ODGJ

Akhirnya Polisi Tangkap Paman yang Tikam Bocah SD hingga Tewas di Dalam Kelas, Diduga ODGJ

Medan
Hendak ke Kamboja, 212 Calon Pekerja Migran Ilegal Diamankan, Mengaku Akan Melancong ke Luar Negeri

Hendak ke Kamboja, 212 Calon Pekerja Migran Ilegal Diamankan, Mengaku Akan Melancong ke Luar Negeri

Medan
Berharap Upah Rp 1,5 Juta, Penarik Becak di Medan Jadi Kurir Sabu 8,8 Kg, Kini Divonis 20 Tahun Penjara

Berharap Upah Rp 1,5 Juta, Penarik Becak di Medan Jadi Kurir Sabu 8,8 Kg, Kini Divonis 20 Tahun Penjara

Medan
Siswa SD di Deli Serdang Tewas Ditikam Paman di Kelas, Korban Pernah Diancam Akan Dicelakai

Siswa SD di Deli Serdang Tewas Ditikam Paman di Kelas, Korban Pernah Diancam Akan Dicelakai

Medan
Fenomena Dukungan Marga Hutabarat dan Simanjuntak dalam Kasus Brigadir J, Sejarawan: Asosiasi Klan yang Kuat

Fenomena Dukungan Marga Hutabarat dan Simanjuntak dalam Kasus Brigadir J, Sejarawan: Asosiasi Klan yang Kuat

Medan
Kalimat Terakhir Bocah SD Sebelum Tewas Ditusuk Paman di Ruang Kelas: Tolong Aku Bu...

Kalimat Terakhir Bocah SD Sebelum Tewas Ditusuk Paman di Ruang Kelas: Tolong Aku Bu...

Medan
Pembunuh Siswa SD di Kelas Masih Diburu, Sekolah Tempat Kejadian Diliburkan Sepekan

Pembunuh Siswa SD di Kelas Masih Diburu, Sekolah Tempat Kejadian Diliburkan Sepekan

Medan
Banyak PHK Sepihak, 16 Serikat Buruh di Sumut Demo Minta Presiden Cabut UU Cipta Kerja

Banyak PHK Sepihak, 16 Serikat Buruh di Sumut Demo Minta Presiden Cabut UU Cipta Kerja

Medan
Kronologi Siswa SD Dibunuh Pamannya di Deli Serdang, Korban Ditikam di Kelas, Murid dan Guru Teriak Histeris

Kronologi Siswa SD Dibunuh Pamannya di Deli Serdang, Korban Ditikam di Kelas, Murid dan Guru Teriak Histeris

Medan
Siswa SD di Deli Serdang Dibunuh Pamannya Saat Belajar di Kelas, Disaksikan Guru dan Murid Lain

Siswa SD di Deli Serdang Dibunuh Pamannya Saat Belajar di Kelas, Disaksikan Guru dan Murid Lain

Medan
Hendak Jual Sisik Trenggiling dan Paruh Burung Rangkong Senilai Rp 2 Miliar, 2 Pria di Tapanuli Utara Ditangkap

Hendak Jual Sisik Trenggiling dan Paruh Burung Rangkong Senilai Rp 2 Miliar, 2 Pria di Tapanuli Utara Ditangkap

Medan
Konvoi Bawa Senjata Tajam dan Merampok di Binjai, 2 Orang Ditangkap

Konvoi Bawa Senjata Tajam dan Merampok di Binjai, 2 Orang Ditangkap

Medan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.